← Kembali ke Blog
Ae SunjeongnangWhen Life Gives You TangerinesJeju

Salfok Sama Pagar Kayu di When Life Gives You Tangerines? Ini Maknanya di Budaya Jeju!

Risma Evrylianti · April 9, 2025
Salfok Sama Pagar Kayu di When Life Gives You Tangerines? Ini Maknanya di Budaya Jeju!

Salfok dengan pagar kayu di rumah Ae Sun? Ternyata itu jeongnang, simbol kepercayaan dan budaya unik masyarakat Jeju!


KPOPCHART.NET - Kalau kamu menonton drama When Life Gives You Tangerines di Netflix, mungkin kamu sempat salfok dengan tiga batang kayu yang berdiri horizontal di depan rumah Ae Sun.

Bukan pagar tinggi atau pintu gerbang megah, yang terlihat justru susunan kayu sederhana yang tampaknya mudah dilewati.

Tapi ternyata, benda ini bukan sekadar hiasan lho, melainkan simbol budaya khas Jeju yang sarat makna!

Baca Juga: Daftar Lengkap Nominasi Baeksang Arts Awards 2025, When Life Gives You Tangerines Pimpin Nominasi Terbanyak

Dalam budaya Jeju, pagar unik ini disebut jeongnang (정낭). Jeongnang terdiri dari dua tiang batu dan tiga batang kayu yang bisa dilepas-pasang secara horizontal.

Meskipun secara fisik terlihat sederhana dan bahkan mudah dilompati, jeongnang punya fungsi penting bukan untuk menghalangi manusia, tapi lebih ke arah komunikasi simbolis dan perlindungan dari hewan ternak seperti sapi atau kuda yang dibiarkan bebas berkeliaran.

Yang bikin menarik, posisi kayu di jeongnang bisa menjadi penanda keberadaan penghuni rumah.

Baca Juga: Viral Berkat IU! Gereja Tua Tempat Syuting When Life Gives You Tangerines Kini Diserbu Wisatawan dan Jadi Destinasi Hits

Jika semua kayu terpasang, itu tandanya pemilik rumah sedang pergi jauh. Kalau hanya satu batang yang dilepas, berarti pemilik rumah sedang keluar sebentar.

Dan jika semua kayu dilepas dari satu sisi, artinya pemilik rumah ada di rumah. Jadi, tanpa teknologi atau catatan, masyarakat Jeju bisa saling memberi tahu hanya lewat susunan kayu!

Di drama ini, rumah Ae Sun yang memakai jeongnang memperlihatkan bagaimana nilai-nilai tradisional Jeju masih hidup di tengah cerita modern.

Baca Juga: Untuk Pertama Kalinya Sejak The Glory, When Life Gives You Tangerines Berhasil Pecahkan Rekor Netflix dalam Sekejap!

Keberadaan pagar kayu tersebut bukan cuma sebagai latar, tapi juga simbol dari gaya hidup terbuka dan penuh kepercayaan yang dipegang masyarakat Jeju sejak dulu.

Tidak ada pagar tinggi karena tidak ada rasa curiga sebuah filosofi hidup yang hangat dan penuh rasa saling percaya.

Jeju sendiri dikenal dengan istilah Sammudo, yang berarti pulau tanpa tiga hal: tak ada gerbang, tak ada pengemis, dan tak ada pencuri.

Baca Juga: Manisnya! IU Beri Hadiah Kejutan Ini Untuk Lawan Mainnya di Drama When Life Gives You Tangerines

Ungkapan ini menggambarkan betapa damainya kehidupan masyarakat tradisional Jeju, yang tidak merasa perlu menutup diri atau mencurigai orang lain.

Hal ini tercermin jelas dalam desain rumah dan pemanfaatan jeongnang sebagai ‘gerbang’ simbolis.

Lewat When Life Gives You Tangerines, jeongnang bukan hanya jadi detail visual, tapi juga bagian dari narasi yang menyentuh.

Baca Juga: Ternyata Nyata! Park Bo Gum Ungkap Pengalaman Seru di Adegan Laut Drama When Life Gives You Tangerines

Ia merepresentasikan keterikatan antara masa lalu dan masa kini, antara tradisi dan perubahan zaman.

Meski dunia berubah, nilai-nilai tentang kepercayaan, keterbukaan, dan kebersamaan tetap hidup dalam bentuk-bentuk sederhana seperti tiga batang kayu di depan rumah.

Jadi, kalau kamu nonton drama ini dan melihat pagar kayu itu lagi, coba perhatikan susunannya.

Baca Juga: Jadwal Padat IU Menggugah Kekaguman Setelah Selesai Tayang When Life Gives You Tangerines

Siapa tahu, kamu bisa menebak apakah Ae Sun sedang ada di rumah atau sedang pergi.

Lebih dari itu, kamu sedang menyaksikan bagaimana satu elemen kecil bisa menyimpan cerita besar tentang budaya dan cara hidup masyarakat Jeju yang luar biasa.

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan