← Kembali ke Blog
YeriWendyRed Velvet

Dua Anggotanya Memilih Tidak Memperpanjang Kontrak, apakah Ini Pertanda Berakhirnya Masa Kejayaan Red Velvet?

Wisye Ananda Patma Ariani · April 9, 2025
Dua Anggotanya Memilih Tidak Memperpanjang Kontrak, apakah Ini Pertanda Berakhirnya Masa Kejayaan Red Velvet?

Yeri dan Wendy untuk Tidak Memperpenjang Kontrak dengan SM, Apakah Ini Akan Menjadi Akhir Dari Era Red Velvet, Si Ratu Konsep?


KPOPCHART.NET - Pada 4 April 2025, akun official Red Velvet yaitu x @RVsmtown mengumumkan atas 2 anggotanya, yaitu Wendy dan Yeri, memutuskan tidak memperpanjang kontrak kegiatan pribadi dengan SM Entertainment. 

Hal ini tentunya menimbulkan keterkejutan fans dan menduga bahwa ini merupakan bagian dari April mop. Namun, fans kemudian menyadari bahwasanya, kedua anggota tersebut sudah memberi clue beberapa hari sebelum pengumuman keputusan keduanya. 

Terlepasnya 2 anggota Red Velvet yang telah debut selama 10 tahun, terpicu kekhawatiran atas masa depan Red Velvet meskipun grup tersebut tidak ada kata ‘bubar’.

Setelah menjalani masa yang penuh dengan kesuksesan, penghargaan dan pengaruh global, kini Red Velvet berada dalam masa yang penuh kekhawatiran. 

Baca Juga: Raksasa Hiburan Korea Kakao Entertainment Dijual, Siapa Calon Pembelinya?

Meskipun kedua anggota tersebut tidak memperpanjang kontrak dengan SM Entertainment, mereka akan tetap kembali aktif dalam satu nama Red Velvet, walaupun kepergiannya juga menjadi titik balik akan penutupan sebuah era. 

Memulai debutnya di tahun 2014 dengan lagu debut "Happiness", Red Velvet menjadi girl group yang melanjutkan kesuksesan Girls Generation dan f(x) milik SM Entertainment. 

Berawal dengan 4 orang anggota, kemudian menjadi 5 orang di tahun 2015 dengan Yeri sebagai anggota terakhir yang bergabung saat comeback lagu “Ice Cream Cake”. 

Baca Juga: Kakao Entertainment Dikabarkan Akan Dijual, Masa Depan SM, IU, dan Yoo Jae Suk Ikut Dipertanyakan

Dikenal sebagai ratu konsep K-Pop, Red Velvet selalu menyuguhkan genre yang berbeda, visual berkonsep dan juga berani bermain dengan konsep berbeda-beda. 

Dari “Dumb Dumb” hingga  "Psycho”, diskografi yang selalu berinovasi secara konsisten dengan melampaui batas artistik, mendorong Irene cs mendapatkan pujian baik dari kritikus maupun komersial.

Selain dengan keunikan konsep, grup ini juga mengukir sejarah sebagai salah satu group K-Pop yang tampil di Korea Utara, mewakili budaya pop Korea dalam konser diplomatik 2018. 

Di tahun yang sama group pelantun “Bad Boy” ini, juga menerima penghargaan nasional bersama BTS di Penghargaan Seni dan Budaya Populer Korea.

Baca Juga: Jin BTS Tampil dengan Visual Bersinar dan Buktikan Tetap Stay Cool dalam Episode Terbaru Run Jin Bersama YouTuber Mimiminu

Meskipun dengan pangkuan global dan kemampuan mereka yang dipertimbangkan, hal itu tetap tidak bisa membuat SM mampu mempromosikan Red Velvet secara maksimal. 

Reveluvs, nama fans Red Velvet, sering menyuarakan protes terhadap penanganan project-project Red Velvet, salah satunya upaya promosi untuk album Chill Kill dan Cosmic yang dinilai kurang bersemangat. 

Penundaan perilisan MV “Cosmic” pada Juni 2024,yang dimaksudkan untuk memperingati ulang tahun ke-10 mereka, menjadi titik puncak Reveluv memprotes keras akan payahnya promosi agensi SM Entertainment.

Selain fans, Joy dan Yeri pun berpendapat sama. Keduanya mengkritik dengan terbuka melalui media sosial atas kurangnya komunikasi SM dan tidak mempedulikan masukan para anggota. 

Kontroversi tersebut kemudian memicu kekhawatiran fans akan Red Velvet yang bisa bernasib sama seperti f(x), girl group SM lainnya yang perlahan memudar tanpa ada pembubaran resmi. 

Baca Juga: NCT WISH Perkenalkan chat poppop, Pusat Konseling yang Siap Guncang Penggemar Menuju Era Baru Mini Album poppop!

Saat ini, Red Velvet mulai disibukkan dengan proyek solo anggotanya. Irene yang debut dengan album solo Like a Flower, Seulgi dengan mini album "Accidentally On Purpose”, dan Joy yang diharapkan kembali ke dunia akting. 

Sedangkan Yeri kini dikabarkan sedang dalam perbincangan akan masuk ke agensi untuk mengasah kemampuan aktingnya. Wendy sendiri belum ada tanda untuk memilih agensi mana yang akan menjadi tempatnya beraktifitas. 

Dengan terpecahnya agensi group tersebut, fans bersiap menghadapi jeda panjang atau peralihan promosi berbasis unit dan solo. Serta adanya keterbatasan cakupan aktivitas anggota ke depannya.  

Baca Juga: Ketika Mark Mengajak Fans Untuk Menggalau Bersama pada Lagu Loser. Yuk Intip Lirik dan Terjemahannya!

Hal ini mengingatkan pada Girls Generation, yang membutuhkan waktu lima tahun untuk comeback full team setelah beberapa anggota meninggalkan perusahaan. 

Kini, Red Velvet sudah bergabung di dalam daftar group SM yang mengalami turbulensi pasca kontrak, seperti halnya EXO dan f(x). 

Meskipun fans sudah siap akan datangnya era ini, hal ini tetap menjadi momen yang menyakitkan. Setiap anggota akan memulai perjalanan pribadi, dan meskipun nama ‘Red Velvet’ mungkin tetap ada, namun esensinya tidak akan pernah sama. 

Bagi banyak Reveluvs, ini bukan selamat tinggal, melainkan ucapan terima kasih atas era penuh kebahagiaan yang telah dilalui bersama.

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan