Bantah Rumor Ibu Haerin Sebagai Pihak Lawan, Kini Ayah Hyein Menjadi Penentang Pemutusan Kontrak NewJeans

Membantah rumor penentangan Ibu Haerin, Kini Ayah Hyein Menjadi Satu-satunya orang tua yang menentang Pemutusan Kontrak NewJeans
KPOPCHART.NET - Panasnya perselisihan antara NewJeans dan ADOR mulai sampai pada tahap perselisihan antar keluarga anggota mengenai keputusan anggota.
Pada awalnya, adanya pelaporan gugatan yang berlangsung terkait keabsahan kontrak NewJeans dengan ADOR. Sidang pertama mencakup pertanyaan pelaksanaan hak orang tua dalam konteks gugatan tersebut.
Khususnya menanyakan atas tindakan tersebut telah disetujui oleh orang tua anggota, mengingat adanya 2 anggota NewJeans yang masih dibawah umur, Hyein dan Haerin.
Baca Juga: 3 Hari Lagi! KISS OF LIFE Siap Panaskan Jakarta Lewat Tur Dunia KISS ROAD
Dalam proses hukum berikutnya, pengadilan menyuarakan kekhawatiran atas kurangnya komunikasi antara kedua orang tua mengenai pemutusan kontrak, ditunjukkan dengan adanya masalah hak atas anggota yang masih dibawah umur.
Pada awalnya, Ibu Haerin diungkapkan sebagai pihak yang tidak setuju dengan pemutusan kontrak kerja anaknya.
Namun, setelah diteliti lebih jauh oleh New Daily, terungkap bahwa ayah dari Hyein adalah orang yang tidak setuju dengan pemutusan kontrak tersebut.
Permasalahan tersebut kemudian berujung pada gugatan perdata antara kedua orang tua Hyein terkait masalah perwalian hukum bagi dirinya.
Baca Juga: G-Dragon Bakal Ngajar di KAIST, Ini Topik yang Akan Dibahas oleh Profesor Kwon!
Ayah Hyein awalnya tampak mendukung keputusan tersebut, namun semakin kesini, sang ayah mengubah pendiriannya dan memulai tindakan hukum terhadap istrinya, yang mendukung keputusan pemutusan kontrak NewJeans.
Pada 14 Maret 2025, putusan pengadilan keluarga dimenangkan oleh Ibu Hyein dalam perselisihan atas hak orang tua, dan memberikannya kewenangan tunggal untuk bertindak sebagai wali sah Hyein dalam kasus tersebut.
Keputusan tersebut nantinya akan berdampak bahwa Ibu Hyein akan dicantumkan sebagai perwakilan hukum atas nama anaknya dalam gugatan terhadap ADOR.
Menanggapi banyaknya spekulasi yang beredar, pada 4 April, para orang tua mengklarifikasi bahwa anggota telah membuat keputusan kolektif untuk berpisah dengan ADOR. Menegaskan juga bahwa tidak ada tindakan hukum yang akan diambil apabila tidak ada persetujuan dari keseluruhan anggota termasuk orang tua.
Keluarga juga dengan tegas membantah spekulasi apapun mengenai Ibu Haerin yang menentang gugatan tersebut.
Mereka meminta agar publik tidak memunculkan spekulasi tidak berdasar tentang masalah keluarga, dengan menekankan bahwa pertikaian orang tua tidak berkaitan dengan gugatan hukum ADOR.
Selain itu, mereka meminta agar masalah keluarga pribadi tidak boleh digunakan untuk memicu rumor jahat terkait dengan panasnya situasi hukum saat ini.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.