← Kembali ke Blog
KISSYKISS OF LIFES2 Entertainment

Anggota KISS OF LIFE Tulis Tangan Surat Permohonan Maaf Atas Kontroversi Konten Live Streaming Mereka

Andi Asril KCN · April 6, 2025
Anggota KISS OF LIFE Tulis Tangan Surat Permohonan Maaf Atas Kontroversi Konten Live Streaming Mereka

Akhirnya anggota KISS OF LIFE turuti kemauan penggemar dan publik, mereka menulis surat permohonan maaf di secarik kertas dengan tulus


KPOPCHART.NET - Baru-baru ini, grup Kpop Kiss Of Life menjadi pusat kontroversi setelah konten live streaming mereka menuai kritik tajam dari warganet, terutama penggemar internasional.

Kontroversi ini bermula dari siaran langsung di kanal YouTube resmi grup tersebut dalam rangka perayaan ulang tahun salah satu anggotanya, Julie.

Dalam siaran langsung tersebut, beberapa anggota terlihat mengenakan pakaian dan gaya rambut yang diasosiasikan dengan budaya Hip Hop dan komunitas kulit hitam.

Baca Juga: Kiss of Life Kehilangan Hampir 200.000 Followers Akibat Kontroversi Livestream Ulang Tahun Julie

Penampilan para anggota, termasuk gaya rambut seperti bantu knots yang merupakan gaya rambut tradisional Afrika, serta gaya berpakaian dan tarian yang dinilai meniru stereotip budaya kulit hitam, dengan cepat memicu reaksi negatif dari para penonton.

Banyak yang menilai bahwa tindakan tersebut merupakan bentuk penghinaan dan apropriasi budaya, bahkan disamakan dengan blackface modern, sebuah praktik yang sangat sensitif dan rasis dalam sejarah.

Kritik dan kecaman membanjiri media sosial, dengan banyak penggemar dan warganet mengungkapkan kekecewaan dan kemarahan mereka.

Baca Juga: Konten Ultah Julie KISS OF LIFE Picu Kontroversi, Fans Masih Tunggu Klarifikasi Langsung dari Para Member

Mereka menilai bahwa para anggota dan agensi gagal menunjukkan pemahaman dan kepekaan terhadap isu-isu rasial dan budaya.

Tagar-tagar terkait kontroversi ini pun menjadi trending di berbagai platform media sosial, menunjukkan betapa luasnya perhatian dan kekecewaan publik terhadap insiden ini.

Menanggapi gelombang kritik yang semakin besar, agensi yang menaungi Kiss Of Life, S2 Entertainment, akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi.

Baca Juga: Kena Kritik Soal Rasisme, Kiss of Life Hapus Konten Pesta Ulang Tahun Bertema Black

Dalam pernyataan tersebut, agensi menyampaikan permintaan maaf yang tulus atas ketidaknyamanan yang disebabkan oleh konten siaran langsung tersebut.

Mereka mengakui adanya kekurangan dalam mengenali implikasi budaya negatif yang mungkin timbul dari konten yang mereka produksi.

Agensi juga menjelaskan bahwa tujuan awal dari konten tersebut adalah untuk merayakan budaya Hip Hop, yang menjadi salah satu sumber inspirasi musik bagi Kiss Of Life.

Namun, mereka menyadari bahwa pendekatan mereka telah gagal dan justru menimbulkan kesalahpahaman serta menyakiti perasaan banyak orang.

Baca Juga: TWICE Jadi Headline Lollapalooza Chicago 2025, Netizen Antusias Menantikan Penampilan Mereka di Festival Musik Tahunan Tersebut

Sebagai bentuk pertanggungjawaban, S2 Entertainment menyatakan telah menghapus semua konten terkait yang dianggap ofensif dari kanal mereka.

Lebih lanjut, agensi berjanji untuk lebih berhati-hati dan cermat dalam mendekati referensi budaya di masa mendatang.

Mereka berkomitmen untuk meningkatkan pemahaman anggota dan staf mengenai isu-isu sensitif terkait ras dan budaya, serta memastikan bahwa konten yang mereka produksi selanjutnya akan lebih menghormati dan tidak menyinggung pihak manapun.

Meski telah mengeluarkan pernyataan resmi sebagai permohonan maaf, publik tetap saja mendesak S2 Entertainment untuk membiarkan para anggota Kiss Of Life yang turun tangan langsung untuk meminta maaf.

Baca Juga: KNetz Ramai Perdebatkan Kelakuan Girl Group KISS OF LIFE untuk Para Fansnya di China

Alhasil pada pukul 00:30 WIB (06/04), akun sosial media Kiss Of Life kembali merilis surat permintaan maaf yang kali ini ditulis tangan langsung oleh para member.

Berikut isi surat tersebut:

"Kepada semua penggemar,

Kami sungguh-sungguh ingin meminta maaf atas konten yang diunggah yang menyebabkan begitu banyak kekecewaan bagi penggemar kami. Kami harus terlihat tenang di luar, tetapi waktu menjelang surat ini sungguh sulit. Meskipun kami ingin dan seharusnya mengatasinya lebih awal, kami akan mengambil kesempatan pertama untuk mengatasinya sekarang.

Kami khawatir.

Tujuan kami adalah untuk menunjukkan betapa kami mencintai kategori hip hop jadul karena sangat memengaruhi musik kami. Saat merekam konten, kami akhirnya membawa konsep itu terlalu jauh. Kami menyadari sekarang bahwa konten kami tidak peka terhadap budaya dan bertanggung jawab penuh atas tindakan kami dan hanya dapat berjanji untuk melakukan yang lebih baik.

Kami telah menghabiskan beberapa hari terakhir untuk belajar dan merenungkan bagaimana tindakan kami telah mengecewakan banyak dari Anda. Kami tahu bahwa tidak ada yang dapat kami katakan atau lakukan yang akan secara ajaib memperbaiki kesalahan yang kami buat. Satu-satunya hal yang dapat kami janjikan adalah bahwa kami akan terus mendidik diri sendiri dan menunjukkan ketulusan kami melalui tindakan kami, bukan kata-kata.

Misi kami adalah menyebarkan rasa percaya diri dan cinta melalui musik kami. Kami sungguh menyesali pilihan atas segala rasa sakit yang kami buat dan sungguh-sungguh menyesal dan sedih yang telah kami sebabkan kepada penggemar kami. Situasi ini telah menjadi pengalaman belajar yang berharga bagi kami. Dukungan kissy kami sangat berarti bagi kami dan kami akan terus menghormati kalian semua dengan segala cara yang memungkinkan."

Baca Juga: Kontrak Eksklusif TWICE Akan Berakhir Tahun Ini, Penggemar Merasa Bimbang Dan Penuh Harap

Kontroversi ini menjadi pengingat penting bagi industri hiburan, khususnya Kpop yang memiliki penggemar global dengan latar belakang budaya yang beragam, mengenai pentingnya kepekaan dan pemahaman lintas budaya.

Kasus Kiss Of Life ini diharapkan dapat menjadi pelajaran berharga bagi para idola dan agensi untuk lebih berhati-hati dalam mengeksplorasi dan merepresentasikan budaya lain, serta menghindari tindakan yang dapat dianggap sebagai penghinaan atau apropriasi budaya.

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan