Makin Memuncak! Orang Tua Member NJZ Membantah Ada Perpecahan Antar Anggota Keluarga, Tuduh HYBE Gunakan Masalah Keluarga untuk Manipulasi Media

Orang tua NJZ bersama bantah dan tepis rumor perpecahan antara keluarga dan pertahankan pendirian tidak kembalikan anak mereka ke ADOR
KPOPCHART.NET - Masih berlanjut, ketegangan hukum makin meningkat antara NJZ dan agensi ADOR, orang tua dari kelima member yaitu Minji, Hanni, Danielle, Haerin, dan Hyein telah mengeluarkan pernyataan bersama dengan tegas membantah laporan adanya konflik internal yang merujuk pada masalah keluarga dan perpecahan di antara mereka.
Pada Jumat (04/04), para orang tua merilis pernyataan pernyataan resmi melalui perwakilan hukum mereka, Shin & Kim LLC, dan akun Instagram grup tersebut. Pernyataan tersebut menanggapi laporan media baru-baru ini yang menyatakan bahwa terjadi keretakan telah terbentuk di antara keluarga para member selama gugatan hukum yang sedang berlangsung dengan HYBE dan ADOR.
Pernyataan dari kuasa hukum orang tua member NJZ menjelaskan, "Klaim bahwa ada pernyataan di antara orang tua para member sepenuhnya salah," ujar mereka. "Kelima member memiliki pendirian tegas bahwa mereka tidak dapat kembali ke HYBE. Keputusan ini dibuat setelah diskusi yang cermat dalam setiap keluarga, dan sejak awal, member berjanji bahwa mereka hanya akan mengambil tindakan hukum jika kelima anggota setuju."
Pernyataan tersebut secara langsung menekankan bahwa grup tersebut tetap bersatu baik secara emosional maupun hukum. "Meskipun menghadapi tantangan saat ini, kelima anggota terus bertemu secara rutin dan menjaga persahabatan yang kuat. Sebagai orang tua, situasi ini juga membuat kami semakin dekat," tulis mereka. "Kami menganggap rumor tak berdasar tentang perselisihan keluarga dan penarikan diri anggota tidak hanya salah tetapi juga sangat disesalkan."
Spekulasi bertambah kuat setelah proses pengadilan menyebutkan adanya perubahan hak asuh orang tua untuk salah satu anggota yang masih di bawah umur. Banyak netizen dari forum online memberikan asumsi bahwa ibu Haerin menentang gugatan tersebut, terutama
setelah terungkap bahwa ia tidak hadir dalam tim hukum yang mewakili putrinya. Namun, orang tua tersebut menepis hal tersebut dengan menyatakan bahwa asumsi itu sama sekali tidak benar. Haerin dan keluarganya sepenuhnya sejalan, dan rumor tentang masalah pribadi mereka juga salah.
Pernyataan tersebut mengklarifikasi bahwa setiap keputusan terkait hak asuh menyangkut anggota di bawah umur lainnya karena diduga Hyein lahir tahun 2008, dan meminta publik untuk menahan diri dari spekulasi yang menyatakan, "Masalah hak asuh melibatkan keluarga terpisah dan dilakukan untuk menghormati keinginan anak di bawah umur. Itu tidak boleh dikaitkan dengan sengketa hukum dengan ADOR."
Menuduh HYBE dan ADOR melakukan manipulasi media, para orang tua tersebut menambahkan, "Kami merasa tidak dapat diterima bahwa sebuah perusahaan yang seharusnya didirikan atas dasar kepercayaan justru menggunakan masalah keluarga pribadi sebagai senjata untuk memengaruhi opini publik. Sebagai orang tua, kami tidak dapat mengirim anak-anak kembali ke tempat seperti itu."
Pernyataan dari Orang Tua Member NJZ sebagai berikut:
Halo, kami adalah orang tua para anggota.
Laporan yang beredar di beberapa media bahwa ada "perpecahan di antara orang tua para anggota" sepenuhnya salah. Kami mengeluarkan pernyataan ini untuk mengoreksi kesalahpahaman tersebut.
Kelima anggota memiliki pendirian tegas bahwa mereka tidak dapat kembali ke HYBE. Keputusan ini dibuat setelah berdiskusi secara mendalam dengan keluarga masing-masing. Sejak awal, para anggota berjanji bahwa mereka hanya akan menempuh jalur hukum jika kelima anggota setuju. Dengan demikian, mereka saling percaya dan tetap bersatu.
Bahkan sekarang, para anggota tetap mempertahankan pendirian yang sama, dan kami sebagai orang tua mereka sepenuhnya menghormati dan mendukung keinginan anak-anak kami.
Meskipun dalam situasi yang sulit, kelima anggota tetap sering bertemu dan menjaga persahabatan mereka yang kuat. Kami, orang tua mereka, juga semakin dekat melalui komunikasi rutin di tengah tantangan ini.
Oleh karena itu, kami merasa kecewa dan menyesal melihat rumor yang tidak berdasar seperti konflik keluarga atau pengunduran diri anggota dilaporkan sebagai berita.
Awalnya, kami merasa tidak ada gunanya menanggapi karena menduga cerita-cerita ini sengaja disebarkan untuk menimbulkan perpecahan. Namun, karena situasi telah meningkat hingga ke titik dimana nama-nama anggota tertentu disebutkan, kami sekarang mengeluarkan pernyataan resmi ini.
Rumor tentang Haerin sama sekali tidak benar. Haerin dan orang tuanya memiliki pendirian yang jelas. Spekulasi tentang masalah keluarga pribadi mereka juga sama sekali tidak benar.
Asumsi yang tidak berdasar dan sepihak ini telah menyebabkan tekanan mental yang parah bagi anggota dan keluarganya.
Penyesuaian kewenangan orang tua yang dilakukan terhadap keinginan anggota di bawah umur menyangkut anggota lainnya.
Dalam rumah tangga tersebut, anak dan ibu memiliki pendirian yang tegas dan bersatu. Kami dengan hormat meminta agar masyarakat menahan diri untuk tidak membuat komentar spekulatif tentang masalah keluarga ini juga.
Kami ingin membuatnya benar-benar jelas: Setiap keluarga sepenuhnya menghormati dan mendukung anak mereka sendiri. Pasal 10 Undang-Undang Litigasi Keluarga menyatakan bahwa "sehubungan dengan kasus yang sedang atau telah ditangani oleh pengadilan
keluarga, tidak boleh dipublikasikan di surat kabar, majalah, atau publikasi lain, atau disiarkan fakta atau foto yang dapat mengidentifikasi individu tersebut seperti nama, usia, pekerjaan, atau penampilan."
Lebih lanjut, pasal 72 menetapkan hukuman pidana bagi pelanggaran larangan pelaporan ini. Kami meminta agar setiap orang menahan diri dari membuat atau menyebarkan spekulasi sembrono tentang informasi pribadi.
Hak asuh orang tua adalah masalah keluarga yang bersifat pribadi. Kami sangat berharap agar masalah ini tidak dieksploitasi secara jahat dengan mengaitkannya dengan sengketa hukum dengan ADOR.
Perusahaan yang seharusnya dibangun atas dasar kepercayaan, kini menggunakan masalah peribadi anggota untuk manipulasi media. Sebagai orang tua, kita tidak bisa mengembalikan anak-anak kita ke tempat seperti itu.
ADOR dan HYBE di bawah kepempimpinan mereka saat ini, tidak pernah sekalipun menunjukkan tanda-tanda kepercayaan kepada kami, dan hal itu tetap tidak berubah hingga hari ini.
Perselisihan ini telah memicu minat nasional dan internasional, dengan penggemar dan pengamat industri turut memantau dengan seksama dan cermat hal yang mungkin menjadi salah satu pertempuran hukum artis-agensi K-Pop yang paling penting.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.