← Kembali ke Blog
nctvideo recordingMarkThe Firstfruit

It is a Storyboard! Mark NCT Ekspresikan Dirinya Dalam Album The Firstfruit Hingga Rencana Kolaborasi dengan Sang Ibu Melalui Video Recording

Berlianda Satuadi Marteau · April 4, 2025
It is a Storyboard! Mark NCT Ekspresikan Dirinya Dalam Album The Firstfruit Hingga Rencana Kolaborasi dengan Sang Ibu Melalui Video Recording

Mark NCT bagikan cerita persiapan album pertama dan ungkap rasa bimbang hingga kekhawatiran mengenai penentuan judul album dan title track


KPOPCHART.NET - Dalam rangka perilisan album baru pertama, Mark NCT akhirnya buka channel YouTube pribadi dengan akun @tiurftsrifehtkram, jika dibaca dari belakang ke depan terbaca "mark the first fruit" yang telah dibuat sejak 7 Februari 2025.

Namun, baru diumumkan oleh Mark di akun Instagram kedua miliknya yaitu @r_e__m___ melalui Instagram story sejak 25 Maret 2025 yang saat ini memiliki 429.000 subscribers dan telah memposting 8 video berisi aktivitas sehari-hari idol kelahiran 1999 ini dimana video-videonya memiliki vibes santai dan ala anak kuliah yang belajar dan tinggal di luar negeri.

Tak hanya itu, channel YouTube NCT juga merilis vlog Mark yang berhubungan dengan persiapan album pertamanya. Dimulai dengan video diary untuk merekam segala aktivitas persiapan album Mark mendatang yang mulai diupload pada Jumat (14/03) dengan video pertama berjudul MARK LEE | REcording MARK EP.0.

Baca Juga: Dream Concert World Tour 2025 Dibuka di China, Gelaran Hallyu Global Siap Guncang Panggung Internasional

Pada EP.0 dimulai dengan Mark melakukan unboxing handy cam yang dibelinya dan berujar sempat kebingungan memilih merk untuk handy cam tersebut. Lalu Mark menambahkan, "Hari ini aku akan sering merekam dengan kamera vintage ini seperti vlog atau video diary. Aku juga akan banyak membicarakan tentang album. Aku akan menyalakannya saat bosan. Seperti itu. Aku akan banyak mengabadikan diriku."

Melalui vlog tersebut, Mark membuat sebuah folder berjudul 'Miracle mer' karena ia terpikirkan untuk menggunakan nama tersebut untuk judul albumnya. Saat rapat pertama, Mark bermaksud mengubahnya dengan judul 'Man of the mer' yang artinya pria laut.

Idol dengan julukan Pro-debuter tersebut mengungkapkan bahwa dengan menggunakan judul itu bisa menjadi lebih bermakna, "Kesannya, pada awalnya--album ini akan menjadi seperti sebuah kapal bagiku. Aku ingin menyeberangi lautan. Aku membutuhkan kapal. 'Album ini akan menjadi kapalku'. Album ini dibuat dengan niat seperti itu".

Sebenarnya, nuansa 'Man of the mer' sudah diperlihatkan pada video cookie di akhir video "200" dimana kesannya Mark duduk sendiri didalam dek kapal yang membuat tulisan dengan membayangkan cara membuat kapal, lalu muncul gambar yang berhubungan dengan kapal dan laut. Di sisi lain, kata 'mer' berasal dari Bahasa Prancis yang memiliki arti laut, dan jika dibalik kata itu menjadi 'REM'. Namun, setelah rapat bersama tim A&R dan mendapat umpan balik yang jujur, Mark memutuskan harus memulai semuanya lagi dari awal dan bisa mengisi bagian-bagian yang menurutnya selalu hilang.

Baca Juga: Aktor Squid Game Oh Young Soo Dituntut 1 Tahun Penjara dalam Persidangan Kedua atas Tuduhan Serangan Seksual

Setelah menggali lebih dalam untuk penentuan judul album, vlog diary kedua dengan judul PROLOGUE | REcording MARK EP.1 dirilis dimana Mark rapat dengan tim A&R mengenai konsep album. Salah satu staff tim A&R memberi masukan, "Menurutku daya tarik dari lagu-lagu yang dibuat Mark sekarang adalah karena lagu-lagu tersebut memperlihatkan sisi kreatif dan sisi From Mark dan Made by Mark. Tapi bagaimanapun ini adalah kau. Sepertinya ini akan sedikit berbeda dari album solo yang dirilis sebelumnya, karena jumlah lagunya belum ditentukan".

Perjalanan vlog masih berlanjut, kali ini Mark didampingi manager dan staff tim A&R pergi jalan-jalan santai pada jam 23:37 KST dan makan malam di depan mini market yang terdapat di Sungai Han sambil berbincang mengenai konsep album hingga cerita dibalik kolaborasi lagu "+82 Pressin" dengan Haechan.

"Dari segi suara, itu sudah pasti ada yang menyukainya dan tidak menyukainya. Tentu saja aku tahu itu," ujar Mark. Ketika merilis full album atau single album, pastinya ada orang yang menyukai dan tidak menyukai lagu-lagu dalam album tersebut, lalu Mark menambahkan, "Sebenarnya aku punya satu hal yang akan aku lakukan bersama ibuku. Aku akan merekam diam-diam saat ibuku memainkan musik. Ah, ini mungkin aneh. Tapi ibuku belum tahu".

 

Lalu kolaborasi tersebut berhasil dilakukan Mark melalui video 'The Firstfruit' Air : 13 Travel Guidelines terdapat suara melodi piano yang dimainkan oleh ibu Mark berjudul "Mom's Interlude", setelah itu muncul secarik kertas berisi foto kecil Mark dan kord piano dimana telah diketahui bahwa idol bermarga Lee tersebut sudah diajarkan ibunya bermain piano sejak kecil.

Saat Mark sedang mengerjakan sesuatu di luar negeri, ada lagu yang menurutnya bagus sehingga ada banyak lagu yang akhirnya tidak terpilih. Misalnya lagu featuring Haechan. Kemudian staff tim A&R bertanya, "Bagaimana kau memutuskan menyanyikannya dengan Haechan?". Rapper asal Toronto tersebut menjawab, "Aku benar-benar terpikir untuk memakai featuring di albumku. Tentu saja, itu pasti Haechan karena dia satu-satunya yang ada di kedua timku. Aku hanya berpikir, 'Benar kalau itu Haechan'. Chemistry kami juga sudah pasti. Sejak trainee, kolaborasi pertama kali adalah "Billionaire", pada akhirnya aku yang mengajaknya melakukan itu". Haechan menanggapi dengan kesan amazed, "Wah, kau menjadi featuring pertamaku?". Mark melanjutkan, "Dia belum pernah melakukan featuring. Aku tidak tahu, ini pertama kalinya baginya. Jadi kesannya, ini juga bermakna".

Video diary berikutnya kali ini Mark berada di Kolombia untuk melakukan konser world tour NCT DREAM: The Dream Show 3 dengan judul vlog Finding | REcording MARK EP.2, video dibuka ketika Mark pergi jalan-jalan ditemani salah satu manager sambil mengobrol santai mengenai kekhawatirannya soal title track yang belum diputuskan, tapi minggu pertama bulan September harus sudah diputuskan.

Baca Juga: Gokil! Cover Video dari Grup K-Pop Gen 5 Ini Trending 1 dan 2! Salah Satunya Bawakan Lagu DAY6?

Topik beralih ketika Mark menanyakan pendapat sang manager bagaimana jika judul lagu utamanya adalah "1999". Manager kembali bertanya, "Oh, tahun lahirmu?," Lalu Mark sempat ragu dengan bertanya, "Klise?". Lantas, sang manager kembali menyuarakan pendapatnya bahwa memiliki unsur klise diperbolehkan.

Latar tempat berubah ke negara Santiago, Mark kembali berdiskusi mengenai komposisi lagu yang terkesan albumnya adalah sebuah buku dan memiliki empat bab yaitu Toronto, New York, Vancouver, Seoul dimana nantinya ada beberapa lagu bertema masing-masing dari empat kota yang disebutkan Mark dan menggunakan Interlude sebagai pembatas buku. Keempat kota itu adalah kota yang pernah ia tinggali. Mark berujar bahwa ia sudah ada gambaran dan konsep 'Man of the mer' sudah tidak digunakan.

 

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan