Fans Hearts2Hearts Banjiri Bandara, Penumpang Keluhkan Keterlambatan: Kami Mau Terbang, Bukan Terjebak Konser!

Kontroversi keberangkatan Hearts2Hearts di bandara untuk jadwal kegiatan di luar negeri, memicu kemarahan penumpang lain karena banyak fans.
KPOPCHART.NET - Pada 29 Maret, Hearts2Hearts berangkat dari Bandara Internasional Gimpo untuk jadwal kegiatan di luar negeri.
Namun, penampilan mereka justru memicu kontroversi lagi soal kekacauan di bandara. Ratusan fans dan reporter berbondong-bondong memenuhi bandara hanya untuk sekilas melihat grup ini.
Keamanan ekstra dikerahkan demi melindungi para member dari kerumunan yang semakin menggila.
Saat Hearts2Hearts menuju gerbang keberangkatan, sekelompok besar fans mengikuti mereka dengan antusias, sambil terus mengabadikan momen lewat foto dan video.
Di tengah kekacauan itu, seorang warga bahkan berteriak panik, mengklaim bahwa anaknya hampir terluka.
Dalam salah satu video yang beredar, seorang petugas keamanan terdengar berteriak, “Beri jalan,” sementara seorang pria yang sudah hilang kesabaran berteriak dengan amarah, “Kami juga mau naik pesawat, kalian tahu!”
Meskipun situasinya jelas penuh tekanan, Hearts2Hearts tetap berusaha mempertahankan ketenangan di depan sorotan kamera yang terus memburu.
Di platform X (sebelumnya Twitter), beredar pula rekaman serupa yang memperlihatkan fans mengikuti member NCT, Wish Sion, sampai ke zona bebas pajak di Bandara Incheon.
Baca Juga: Ajak S2U Rayakan Bersama, SM Entertainment Jual Merchandise Khusus Ulang Tahun Carmen Hearts2Hearts
Seorang petugas keamanan yang sudah jelas kesal meminta orang-orang untuk bergerak.
Namun, respons dari salah satu orang di sana cukup mengejutkan, “Siapa kamu berani-beraninya berteriak ke penumpang? Siapa pun bisa berteriak, tahu!”
Reaksi publik pun tak kalah keras. Bandara memang sudah lama dianggap sebagai tempat strategis untuk pameran fashion brand.
Agensi dan sponsor sering kali mengatur momen ini agar produk yang dikenakan oleh duta mereka bisa mendapatkan liputan maksimal.
Sementara itu, para selebriti pun merencanakan outfit bandara mereka dengan cermat demi foto-foto yang siap viral.
Namun, hal ini justru mendorong perilaku fans yang semakin tidak terkontrol.
Beberapa bahkan membeli atau menjual informasi pribadi untuk melacak jadwal selebriti favorit mereka.
Dan ketika para fans menghalangi jalan atau mengepung idolanya, situasi bisa dengan mudah berubah menjadi berbahaya.
Bukan sekali ini saja bandara berubah jadi medan perang. Tahun lalu, seorang aktor dikritik habis-habisan karena keamanan yang dianggap berlebihan ala VIP.
Bahkan, pernah ada kasus seorang fans mengalami gegar otak setelah didorong oleh bodyguard dari sebuah grup idol.
Jadi, apakah sudah waktunya menghentikan “fashion show bandara” ini? Atau setidaknya memperketat aturan keamanan agar tak ada lagi kekacauan yang membahayakan?.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.