Yuqi GIDLE Pingsan Saat Syuting Reality Show, Netizen Geram dengan Penanganan Keselamatan

Insiden Yuqi GIDLE pingsan saat syuting Keep Running memicu kemarahan publik atas kelalaian tim produksi terhadap keselamatan artis.
KPOPCHART.NET — Pada tanggal 27 Maret, Song Yuqi, anggota grup GIDLE, mengalami kelelahan ekstrem hingga pingsan saat mengikuti tantangan maraton larut malam.
Insiden ini memicu kemarahan publik karena dugaan kelalaian tim produksi dalam menangani keselamatan artis.
Sebuah video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan momen Yuqi tergeletak di tanah selama beberapa menit tanpa intervensi langsung dari staf produksi.
Baca Juga: Drama Korporat Paling Menegangkan! Inilah Alasan The Art of Negotiation Wajib Ditonton
Rekaman tersebut memperlihatkan bahwa alih-alih segera memberikan pertolongan medis, syuting tetap berlanjut seolah tidak terjadi apa-apa.
Hal ini membuat banyak pihak mempertanyakan standar keamanan yang diterapkan dalam acara tersebut.
Netizen pun menyoroti bahwa insiden ini bukan pertama kalinya terjadi dalam industri hiburan Tiongkok.
Baca Juga: Xiumin EXO dan Exy WJSN Tunjukkan Chemistry Menyenangkan di Pembuatan video Heo's Diner Terbaru
Mereka mengingat kembali kejadian tragis pada tahun 2019, di mana aktor Godfrey Gao meninggal dunia akibat kelelahan saat syuting acara Chase Me.
Publik menilai bahwa tragedi tersebut seharusnya menjadi pelajaran berharga bagi produksi acara hiburan, namun tampaknya kelalaian serupa masih terus terulang.
Di tengah sorotan publik, Yuqi akhirnya memberikan pernyataan melalui media sosial untuk menenangkan penggemarnya.
"Jangan khawatir! Saya baik-baik saja. Saya hanya beristirahat sebentar setelah mengeluarkan seluruh tenaga saya saat berlari menuju garis finis,” tulisnya
Ia pun menambahkan “Saya akan lebih memperhatikan kesehatan saya dalam rekaman berikutnya. Terima kasih atas perhatian kalian."
Meski pernyataan Yuqi berusaha meredakan kekhawatiran, kemarahan netizen tetap memuncak.
Banyak yang mengecam pihak produksi Keep Running karena dianggap tidak mengutamakan keselamatan peserta.
Hingga kini, tim produksi belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden tersebut, sementara tekanan publik agar ada perbaikan sistem keselamatan terus meningkat.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.