Samsung Sumbang 3 Miliar Won untuk Korban Kebakaran Besar di Gyeongsangbukdo dan Gyeongsangnamdo

Samsung menyumbang 3 miliar won serta bantuan darurat untuk mendukung pemulihan korban kebakaran hutan di Korea Selatan.
KPOPCHART.NET - Samsung Group mengumumkan pada 26 Maret bahwa mereka akan menyumbangkan 3 miliar won (sekitar Rp 33,92 miliar).
Bantuan ini diberikan untuk membantu pemulihan wilayah terdampak kebakaran hutan besar di Gyeongsangbuk-do dan Gyeongsangnam-do.
Donasi ini akan disalurkan melalui Palang Merah Korea dengan melibatkan delapan afiliasi Samsung.
Afiliasi tersebut meliputi Samsung Electronics, Samsung Display, Samsung SDI, Samsung Electro-Mechanics, Samsung SDS, Samsung Life Insurance, Samsung Fire & Marine Insurance, dan Samsung C&T Corporation.
Dana bantuan tersebut akan dialokasikan untuk operasi pemulihan di zona bencana khusus yang telah ditetapkan pemerintah, termasuk Sancheong dan Hadong di Provinsi Gyeongsang Selatan, Uiseong di Gyeongsang Utara, serta Ulju di Ulsan.
Selain dana tunai, Samsung juga akan mendistribusikan 1.000 paket bantuan berisi kebutuhan sehari-hari serta 600 tenda darurat bagi warga yang kehilangan tempat tinggal dan kini mengungsi di lokasi sementara.
Samsung telah lama berkontribusi dalam berbagai upaya bantuan bencana, baik di dalam negeri maupun luar negeri.
Pada 2023, perusahaan ini juga menyumbangkan jumlah yang sama melalui Palang Merah Korea untuk membantu korban kebakaran hutan di Chungcheong Selatan, Gyeongsang Utara, Jeolla Selatan, serta Gangwon.
Sementara itu, pada 2022, Samsung memberikan bantuan serupa untuk korban kebakaran hutan di Uljin dan Gangwon, serta korban banjir besar di Seoul, Gyeonggi, dan Gangwon.
Saat itu, perusahaan juga menyediakan paket bantuan darurat serta layanan pemeriksaan gratis untuk perangkat elektronik rumah tangga yang rusak akibat banjir.
Kebakaran yang terjadi sejak 22 Maret ini telah menelan 24 korban jiwa hingga pukul 16.00 pada 26 Maret, menurut Pusat Penanggulangan Bencana dan Keselamatan Korea.
Selain itu, 26 orang mengalami luka-luka, dengan 12 di antaranya dalam kondisi serius. Sekitar 27.000 warga juga terpaksa mengungsi akibat bencana ini.
Baca Juga: Kebakaran Hutan Menyebar Tidak Terkendali, Membakar Kuil dan Dua Situs UNESCO Terancam
Korban jiwa tersebar di berbagai wilayah, termasuk tujuh orang di Yeongdeok dan enam di Yeongyang, Gyeongsang Utara. Tiga orang lainnya meninggal di Cheongsong dan Andong.
Sebuah helikopter pemadam kebakaran jatuh di Uiseong saat berupaya memadamkan api, menewaskan pilotnya.
Tragedi ini juga merenggut nyawa empat petugas pemadam kebakaran yang sedang berjuang mengatasi kobaran api di Sancheong, Gyeongsang Selatan.
Sebagian besar korban tewas merupakan warga lanjut usia yang tidak sempat menyelamatkan diri dari api yang menyebar dengan cepat.
Pihak berwenang masih menyelidiki detail insiden ini, termasuk beberapa kasus tragis yang menimpa warga lanjut usia.
Di Andong, seorang pria berusia 80 tahun ditemukan tewas di dalam rumah yang hangus terbakar.
Di lokasi yang sama, seorang wanita berusia 70 tahun juga meninggal setelah keluarganya berusaha menyelamatkannya. Polisi menduga keduanya meninggal akibat menghirup asap.
Di Cheongsong, seorang wanita berusia 60-an ditemukan tewas dengan luka bakar di dekat mobilnya. Ia diduga meninggal saat berusaha melarikan diri dari kebakaran.
Upaya pemadaman masih berlangsung, sementara pemerintah dan berbagai pihak terus memberikan bantuan untuk membantu para korban yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda mereka.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.