← Kembali ke Blog
Big HitHYBEADORSource Music EntertainmentPLEDIS

Laporan Keuangan HYBE Labels 2024, Big Hit Music Raup Rp1 Triliun, HYBE Labels Japan Merugi

Michelle Dewi Oktaviona · March 23, 2025
Laporan Keuangan HYBE Labels 2024, Big Hit Music Raup Rp1 Triliun, HYBE Labels Japan Merugi

HYBE Labels merilis laporan keuangan 2024, mengungkap laba bersih tiap label. Big Hit Music unggul, sementara HYBE Labels Japan rugi besar.


KPOPCHART.NET - HYBE Labels resmi mengumumkan laporan keuangan tahun 2024 yang mengungkap performa finansial setiap anak perusahaannya.

Laporan ini mencakup total aset, kewajiban, penjualan, laba bersih, serta pendapatan komprehensif masing-masing label di bawah naungan HYBE.

Dari laporan tersebut, Big Hit Music yang menaungi BTS, TOMORROW X TOGETHER, dan Lee Hyun menjadi label dengan laba bersih tertinggi, mencapai 89,4 miliar KRW atau sekitar Rp1,007 triliun.

Baca Juga: Siapa Penerima Gaji Tertinggi di HYBE? Laporan Keuangan Ungkap Bang Si Hyuk Bukan yang Pertama

Di posisi kedua, Pledis Entertainment, yang menaungi Seventeen dan TWS, membukukan laba 66,3 miliar KRW atau setara Rp747 miliar.

Label lain yang mencatatkan keuntungan besar adalah BeLift Lab, yang membawahi ENHYPEN dan ILLIT, dengan laba 33 miliar KRW atau sekitar Rp372 miliar.

ADOR, yang menaungi NewJeans, meraih 23,9 miliar KRW atau sekitar Rp269 miliar.

Source Music, yang menaungi LE SSERAFIM, mencatatkan laba 6,5 miliar KRW atau sekitar Rp74 miliar.

Baca Juga: Jungkook BTS Jadi Korban! Saham HYBE Miliknya Dicuri Saat Wajib Militer

Sementara KOZ Entertainment, label dari BOYNEXTDOOR dan Zico, mengantongi keuntungan 865 juta KRW atau sekitar Rp9,7 miliar.

Namun, tidak semua anak perusahaan mencatat hasil positif.

HYBE Labels Japan, yang mengelola grup &TEAM, justru mengalami kerugian sebesar 3,4 miliar KRW, setara dengan Rp38,4 miliar.

Laporan ini memberikan gambaran bagaimana kinerja keuangan tiap label di bawah HYBE Labels dalam industri musik global.

Keberhasilan Big Hit Music menegaskan dominasi BTS dan TXT, sementara label lain seperti Pledis dan BeLift Lab juga menunjukkan kinerja finansial yang solid.

Namun, HYBE Labels Japan harus menghadapi tantangan besar dengan kerugiannya di tahun 2024.

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan