Min Hee Jin Menang Gugatan atas Komentar Negatif, Kompensasi Tertinggi Mencapai 100.000 Won

Min Hee Jin berhasil menuntut komentator jahat terhadap dirinya, kompensasi yang diterima jadi sorotan, tak sebanding dengan tuntutan.
KPOPCHART.NET — Mantan CEO ADOR, Min Hee Jin, berhasil memenangkan sebagian tuntutan hukum yang ia ajukan terhadap beberapa individu yang menuliskan komentar negatif terhadap dirinya.
Pengadilan memutuskan bahwa beberapa komentar tersebut memang melewati batas kebebasan berpendapat dan merugikan nama baiknya.
Dalam sidang yang dipimpin oleh Hakim Ahn Hyun Jin di Pengadilan Distrik Pusat Seoul, diputuskan bahwa delapan pemberi komentar jahat harus membayar ganti rugi kepada Min Hee Jin.
Baca Juga: Hwang Jung Eum Dipaksa Keluar dari Drama, Ungkap Pengalaman Pahit yang Mengubah Kariernya
Jumlah kompensasi yang diberikan bervariasi, dengan nilai tertinggi mencapai 100.000 won dan terendah 50.000 won per individu.
Jumlah ini jauh lebih kecil dibandingkan dengan tuntutan awal Min Hee Jin yang meminta ganti rugi sebesar 3 juta won dari masing-masing pelaku.
Salah satu komentar yang dianggap paling merugikan adalah frasa ‘미XX’, yang membuat penulisnya dikenakan denda maksimum sebesar 100.000 won.
Baca Juga: Seungri Burning Sun Mencoba Peruntungan di China Tuai Reaksi Dingin dari Warga Lokal
Sementara itu, komentar lain seperti “Aku ingin menjadi XX dengan kepalan tanganku,” dan “X seperti sepotong kotoran,” dikenakan ganti rugi sebesar 50.000 won.
Namun, beberapa komentar lainnya, seperti “Cunning X,” dianggap sebagai bentuk opini yang masih dalam batas kewajaran sehingga tidak dikenakan sanksi.
Baik pihak Min Hee Jin maupun para tergugat menerima putusan pengadilan tanpa mengajukan banding.
Keputusan ini juga menjadi acuan bagi gugatan lain yang masih berlangsung terhadap individu yang memberikan komentar serupa.
Di sisi lain, Min Hee Jin saat ini juga terlibat dalam sengketa hukum yang lebih besar dengan beberapa perusahaan di industri hiburan Korea, termasuk Belift Lab dan Source Music.
Selain itu, ia juga tengah menghadapi gugatan ganti rugi sebesar 100 juta won yang diajukan oleh mantan karyawan ADOR.
Dengan kemenangan sebagian dalam kasus ini, Min Hee Jin menunjukkan bahwa tindakan hukum terhadap komentar negatif di dunia digital bisa menjadi langkah penting untuk menjaga reputasi seseorang.
Kasus serupa di masa depan mungkin akan mengikuti jalur yang sama dalam menegakkan keadilan di era media sosial yang semakin berkembang.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.