← Kembali ke Blog
GwanjuUniversitas SungkyunkwanUniversitas Pendidik Gyeongin

Berdiri Sejak 118 Tahun Lalu, SD di Gwanju Menerima Murid Satu-Satunya dan Lakukan Upacara Penyambutan

Risma Evrylianti · March 17, 2025
Berdiri Sejak 118 Tahun Lalu, SD di Gwanju Menerima Murid Satu-Satunya dan Lakukan Upacara Penyambutan

Penurunan angka kelahiran, Sim Uin Jun jadi murid satu-satunya di SD Gwanju usai sekolah itu berdiri sejak 118 tahun lalu


KPOPCHART.NET - Sebuah Sekolah Dasar di Gwanju Jungang di Distrik Dong mengadakan upacara penyambutan siswa baru satu-satunya.

Tahun ini, sekolah dasar itu hanya memiliki satu-satunya siswa baru dan ini pertama kalinya sejak sekolah itu didirikan pada 1907.

Meski hanya memiliki satu siswa, para guru sibuk memeriksa urutan acara, menyiapkan video ucapan selamat, dan memastikan hadiah.

Baca Juga: Dermawan, Changmin TVXQ Donasikan 50 Juta Won untuk Bantu Pendidikan Anak di Korea Selatan

Mengingat kemungkinan ini adalah upacara masuk terakhir dari sekolah itu akibat penurunan angka kelahiran dan berkurangnya jumlah anak usia sekolah.

Siswa baru itu adalah Sim Ui Jun bersama sang ibu tiba di sekolah. Upacara kecil itu hanya dihadiri oleh mereka berdua, kepala sekolah, serta enam guru.

"Karena hanya ada satu siswa, sebagai kepala sekolah saya merasa sangat sedih dan menyesal. Tapi saya akan lebih memperhatikannya," saat Kepala Sekolah Gwanju Jungang memberikan surat izin dan hadiah.

Baca Juga: Hoshi SEVENTEEN Donasikan 100 Juta KRW untuk Dukung Fasilitas Pendidikan di Laos

Pesan video ucapan selamat yang dibuat oleh keluarga Sim juga diputar. Sim yang akan belajar tanpa teman sekelas selama setahun, mengungkapkan, "Saya baik-baik saja sendirian. Saya ingin bermain dengan kakak-kakak dari kelas lain." 

SD Gwangju Jungang memiliki sejarah 118 tahun. Namun, fenomena penurunan populasi di daerah pusat kota dan dampak dari angka kelahiran yang rendah membuat jumlah siswa yang sebelumnya hampir mencapai 4000 orang, kini hanya tinggal 23 orang.

Awalnya, ada tiga siswa baru, tetapi dua di antaranya pindah ke sekolah lain sebelum masuk, sehingga hanya Sim yang tersisa. 

Baca Juga: Deretan Selebriti Korea Ini Tak Perlu Wamil? Masalah Kesehatan, Pendidikan, hingga Tuntutan Ekonomi!

"Sebagian besar siswa yang ada adalah anak-anak dari penduduk asli sekitar. Sejak 2010-an, jumlah siswa terus menurun karena tidak ada lagi penduduk yang tinggal di sekitar sini," jelas Bae Chang Ho, Kepala Sekolah.

Pertama kali one on one antara guru dan murid, Kim Na Rae guru di SD itu menyebut, "Ini pertama kalinya saya mengajar satu siswa setelah sekitar 20 tahun menjadi guru, jadi saya merasa sangat gugup." 

Sekolah-sekolah dengan jumlah siswa baru yang sangat sedikit semakin meningkat di seluruh negeri. Berdasarkan data dari 17 Kementerian Pendidikan daerah, ada ratusan sekolah di seluruh negeri yang memiliki kurang dari 10 siswa baru. 

Baca Juga: Definisi Pendidikan Nomor Satu, Jeong Seunghwan ATBO Spill Kehidupan di Kampus Selama Seminggu!

Para ahli menyarankan agar untuk mengatasi krisis ini, dukungan pendidikan untuk siswa yang sudah ada dan dukungan administratif untuk menghidupkan kembali sekolah sangat diperlukan.

Profesor Yang Jeong Ho dari Departemen Pendidikan Universitas Sungkyunkwan menyarankan, "Pemerintah daerah harus mendukung agar lebih banyak siswa baru datang dengan memberikan bantuan tempat tinggal di sekitar sekolah, serta memprediksi kebijakan terkait dalam jangka panjang."

Profesor Park Ju Hyeong dari Departemen Pendidikan Universitas Pendidikan Gyeongin menambahkan, "Penting untuk membentuk jaringan antar sekolah sehingga siswa dapat belajar secara kolektif dan individu, dan Dinas Pendidikan harus merancang program yang mendukung hal tersebut."

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan