YouTuber Lee Jin Ho Bantah Bersekongkol dengan Kim Soo Hyun dalam Kasus Kim Sae Ron

YouTuber Lee Jin Ho dengan tegas membantah tuduhan bahwa ia bersekongkol dengan Kim Soo Hyun dalam upaya menjatuhkan Kim Sae Ron
KPOPCHART.NET - Mantan jurnalis yang kini menjadi YouTuber, Lee Jin Ho, membantah tuduhan bahwa ia bersekongkol dengan aktor Kim Soo Hyun untuk menyerang mendiang Kim Sae Ron. Ia menegaskan bahwa klaim tersebut tidak berdasar dan sepenuhnya keliru.
Kontroversi ini pertama kali diangkat oleh kanal YouTube Hoverlab, yang juga dikenal sebagai Garo Sero Institute. Tuduhan ini memicu petisi publik yang menuntut pembatasan konten YouTuber hiburan. Hingga Jumat, petisi tersebut telah mengumpulkan lebih dari 50.000 tanda tangan ambang batas agar dapat ditinjau oleh Komite Majelis Nasional Korea.
Pada Kamis, Lee Jin Ho mengunggah video berjudul "Menerima Perintah dari Kim Soo Hyun?" di kanal YouTube-nya untuk membantah klaim Garo Sero Institute.
Dalam video tersebut, ia menyatakan bahwa tuduhan dirinya membuat video tentang Kim Sae Ron atas arahan Kim Soo Hyun adalah "fitnah yang tidak berdasar."
Baca Juga: Esther Yu, Penggemar Setia Kim Soo Hyun, Frustrasi karena Kariernya Tertutup Skandal Idolanya
Lee Jin Ho menegaskan bahwa ia tidak pernah berkomunikasi dengan Kim Soo Hyun maupun perwakilan agensinya, Gold Medalist. Ia juga menjelaskan bahwa manajer yang ia hubungi saat membuat video tentang Kim Sae Ron tidak memiliki keterkaitan dengan agensi tersebut.
Lee Jin Ho juga menanggapi kritik terhadap video yang ia unggah mengenai kehidupan pribadi Kim Sae Ron.
Dalam video sebelumnya, ia menyebut bahwa Kim Sae Ron pernah mengunggah foto dirinya bersandar pipi dengan Kim Soo Hyun di media sosial sebagai bentuk pamer keberhasilan. Namun, ia menegaskan bahwa ia tidak pernah menyebut foto tersebut sebagai hasil rekayasa.
Lebih lanjut, Lee mengaku tidak mengetahui detail hubungan Kim Soo Hyun dan Kim Sae Ron, dan semua informasi yang ia peroleh berasal dari mantan manajer Kim Sae Ron.
Lee Jin Ho juga menghadapi reaksi keras atas upayanya menelepon langsung Kim Sae Ron dalam salah satu videonya dan mengkritiknya karena tidak menjawab panggilan tersebut. Menanggapi hal ini, Lee menjelaskan bahwa ia hanya mencoba menghubungi Kim Sae Ron satu kali pada 8 Januari.
Baca Juga: Analisis Masa Lalu Terkait Fitur Wajah Kim Soo Hyun Kembali Disorot, Begini Hasil Selengkapnya!
Selain itu, ia juga membela keputusannya untuk menghubungi keluarga Kim Sae Ron setelah pemakamannya. Lee mengklaim bahwa panggilan tersebut dilakukan pada 20 Februari, sehari setelah pemakaman, sebagai bentuk belasungkawa dan permintaan maaf.
Namun, dalam wawancara media sebelumnya, ayah Kim Sae Ron menyatakan bahwa putrinya sangat menderita akibat video yang dibuat oleh Lee Jin Ho, dan bahwa panggilan selama masa berkabung hanya menambah kesedihan keluarga mereka.
Lee Jin Ho mengisyaratkan akan mengambil langkah hukum terhadap Kim Se Ui dari Garo Sero Institute, yang pertama kali mengangkat tuduhan konspirasi ini. Ia menegaskan bahwa ia siap menjalani penyelidikan untuk mengungkap "kebenaran yang sesungguhnya," meskipun membutuhkan waktu lama.
Sementara itu, petisi nasional yang menuntut regulasi terhadap YouTuber yang mengungkap kehidupan pribadi selebriti semakin mendapat dukungan sejak kematian Kim Sae Ron pada 16 Februari.
Dalam petisi yang diajukan pada 24 Februari, sang penggugat menulis, "Ini adalah masalah sosial yang serius ketika jurnalis hiburan yang beralih menjadi YouTuber melecehkan selebriti hingga ke tingkat yang hampir seperti penguntitan. Seorang aktris muda kembali meninggal tragis akibat perlakuan seperti ini."
Petisi ini tampaknya secara spesifik ditujukan kepada Lee Jin Ho, yang diketahui telah mengunggah banyak video yang membahas kehidupan pribadi Kim Sae Ron.
Kalian dapat menyaksikan video penjelasan lengkap dari Lee Jin Ho di sini!






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.