← Kembali ke Blog
Myung Jae WanKim Ha NeulKepolisian Daejeon

Identitas Guru yang Menikam Siswa 8 Tahun di Daejeon Terungkap, Polisi Resmi Umumkan Informasi Pelaku

Michelle Dewi Oktaviona · March 13, 2025
Identitas Guru yang Menikam Siswa 8 Tahun di Daejeon Terungkap, Polisi Resmi Umumkan Informasi Pelaku

Polisi ungkap identitas Myung Jae Wan (48), guru yang membunuh siswa SD di Daejeon. Ia terancam penjara seumur hidup atau hukuman mati.


KPOPCHART.NET - Identitas pelaku penikaman tragis yang menewaskan seorang siswa kelas satu, Kim Ha Neul (8 tahun), di sebuah sekolah dasar di Daejeon bulan lalu akhirnya diumumkan ke publik.

Guru tersebut adalah Myung Jae Wan, pria berusia 48 tahun.

Kepolisian Metropolitan Daejeon mengumumkan pada 12 Maret bahwa keputusan untuk mengungkap identitas Myung diambil dalam sidang Komite Peninjauan Pengungkapan Informasi Pribadi yang berlangsung pada 11 Maret.

Baca Juga: Tragis! Guru SD di Korea Selatan Tikam Siswinya Hingga Tewas, Terungkap Pernah Lakukan Kekerasan

Keputusan ini mempertimbangkan tingkat kekejaman kejahatan, dampak yang ditimbulkan, serta pertimbangan keluarga korban. Identitas yang diungkap mencakup nama, usia, dan foto pelaku.

Menurut pernyataan kepolisian, Myung tidak keberatan dengan pengungkapan identitasnya. Pihak berwenang juga memastikan langkah-langkah mitigasi dampak bagi korban lainnya.

Identitasnya akan tersedia di situs web Kepolisian Daejeon hingga 11 April.

Insiden mengerikan ini terjadi pada 10 Februari sekitar pukul 17.50, ketika Myung diduga memancing Kim Ha Neul, yang saat itu baru pulang dari kelas bimbingan, ke dalam ruang audiovisual sekolah.

Di ruangan tersebut, ia menikam siswa tersebut hingga tewas. Setelah melakukan aksinya, Myung mencoba melukai dirinya sendiri dengan menusuk leher dan lengannya, sehingga harus mendapatkan perawatan medis.

Proses hukum terhadap Myung mengalami keterlambatan karena kondisinya yang memerlukan operasi dan perawatan intensif.

Polisi baru bisa mengeluarkan surat perintah penangkapan pada 7 Maret, dan ia resmi ditahan pada 8 Maret, tepat 26 hari setelah kejadian.

Baca Juga: Perundungan! Guru Terlibat? Undercover High School Seo Kang Joon Singgung Isu Sosial yang Tak Kunjung Usai

Pengadilan Distrik Daejeon kemudian mengeluarkan surat perintah penahanan dengan alasan risiko pelarian.

Dalam penyelidikan, Myung mengakui sebagian besar tuduhan. Ia diketahui menderita depresi dan sering mengambil cuti medis.

Ia mengungkapkan bahwa hanya dalam tiga hari setelah kembali bekerja, ia sudah merasa frustasi karena tidak diizinkan mengajar oleh wakil kepala sekolah.

Terkait pembunuhan ini, Myung mengaku bahwa ia telah memutuskan untuk mengakhiri hidupnya bersama dengan siswa yang terakhir meninggalkan kelas bimbingan pada hari itu.

Naas, Kim Ha Neul menjadi korban dari rencana tragis tersebut. Polisi meyakini bahwa kejahatan ini telah direncanakan sebelumnya.

Baca Juga: Terpergok Selingkuh, Pria Bunuh Sang Pacar Karena Ketahuan, Ajak Selingkuhan Untuk Ikut Terlibat

Myung diketahui telah mencari informasi mengenai senjata dan membeli pisau sepanjang 28 cm sebelum melakukan serangan.

Ia juga sempat membaca berita tentang kasus pembunuhan serupa pada hari kejadian, yang menimbulkan dugaan bahwa tindakannya terinspirasi oleh kasus lain.

Meskipun memiliki riwayat depresi dan beberapa kali mencoba bunuh diri, penyelidikan menunjukkan bahwa tindakan Myung bukan semata-mata akibat kondisi mentalnya.

Analisis profiler mengungkapkan bahwa kemarahannya yang dipicu oleh konflik di rumah dan tempat kerja akhirnya dilampiaskan kepada korban yang lebih lemah.

Pada 12 Maret, polisi resmi mendakwa Myung berdasarkan Undang-Undang Khusus tentang Hukuman bagi Kejahatan Kekerasan Tertentu atas tuduhan penculikan dan pembunuhan anak di bawah usia 13 tahun.

Dalam hukum Korea Selatan, kejahatan ini hanya memiliki dua kemungkinan hukuman: penjara seumur hidup atau hukuman mati.

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan