Dex Ungkap Masa-masa Sulit Saat Awal Merantau ke Seoul dan Makanan yang Membentuk Dirinya!

Di masa mudanya, Dex sempat merasakan tinggal di ruang boiler dan harus menghemat uang agar bisa makan dengan cukup.
KPOPCHART.NET - Pada 9 Maret 2025, kanal YouTube Lee Young Ja TV mengunggah video berjudul Makanan Spesial untuk Dex yang Disiapkan oleh Lee Young Ja.
Dalam video berdurasi 17 menit tersebut, Lee Young Ja memasak dakbokkeumtang (semur ayam pedas) berdasarkan resep yang pernah dibagikan oleh Dex.
"Dex pernah memberiku resep yang ia makan di masa-masa sulitnya," kata komedian berkacamata itu.
Baca Juga: Benarkah Sana TWICE Akan Kembali Ambil Alih Acara Fridge Interview Dari Dex?
Lee Young Ja sendiri memang dikenal lewat kontennya yang memasak makanan berdasarkan kenangan emosional sang tamu.
Sebelumnya, ia bertemu dengan Dex di ruang tunggu program Omniscient Interfering View, di mana Dex berbagi cerita menyentuh tentang hubungannya dengan dakbokkeumtang.
Pernah Hidup di Ruang Boiler Saat Merantau ke Seoul
Dex mengenang masa-masa awalnya sebagai seorang perantau saat pertama kali pindah ke Seoul dari kampung halamannya di Suncheon.
"Aku pertama kali datang ke Seoul saat berusia 21 tahun. Waktu itu aku bekerja sebagai pelatih renang, dan karena tidak punya cukup uang, aku tinggal di ruang boiler di basement pusat renang," kenang pria bernama asli Kim Jin Young itu.
Baca Juga: Usai Jisoo BLACKPINK Ungkap Tipe Ideal, Unggahan Terbaru Dex Jadi Sorotan Netizen karena Hal Ini!
Dex juga bercerita bahwa saat itu, ia hanya bisa makan dakbokkeumtang versi sederhana karena keterbatasan dana.
"Dulu, harga ayam untuk dakbokkeumtang sekitar 4.500 won dan sausnya 1.500 won. Aku makan begitu selama tiga bulan sambil mengumpulkan uang jaminan untuk pindah ke tempat yang lebih layak," cerita pria kelahiran 9 Juni 1995 itu.
Kenangan Sulit Membuat Dex Tak Lagi Memasak Dakbokkeumtang
Dex mengingat kembali bagaimana ia hanya bisa makan ayam, air, dan saus tanpa tambahan sayuran sama sekali karena kondisi keuangan yang terbatas.
Baca juga: Usai Jisoo BLACKPINK Ungkap Tipe Ideal, Unggahan Terbaru Dex Jadi Sorotan Netizen karena Hal Ini!
"Saat itu, makananku hanya air, ayam, dan saus. Tidak ada satu pun sayuran. Itu adalah pengalaman yang sangat sulit sekaligus sebuah kenangan," kata pemeran Yoon Dong In dalam film Tarot (2024) itu.
Karena kenangan berat tersebut, Dex mengungkapkan bahwa sejak saat itu, ia tidak pernah lagi memasak dakbokkeumtang.
"Andai dulu aku punya lebih banyak uang, aku pasti bisa membeli lebih banyak bahan dan menikmati makanan yang lebih enak. Aku sedikit menyesal soal itu," ujar Dex mengungkap salah satu penyesalan masa lalunya.
Namun, meskipun tak pernah lagi memasak hidangan berbahan dasar ayam itu, mantan anggota pasukan tentara UDT ini menyadari bahwa dakbokkeumtang sederhana yang ia makan di masa sulit itu mungkin adalah salah satu faktor yang membentuk dirinya hingga saat ini.
Baca juga: Benarkah Sana TWICE Akan Kembali Ambil Alih Acara Fridge Interview Dari Dex?
Meskipun kehidupannya saat itu sangat berat, MC talk show Dex's Fridge Interview ini tetap merasa bersyukur.
"Walaupun berat, aku tetap bersyukur bisa makan. Aku sebenarnya bisa saja meminta bantuan orang lain, tapi aku tidak melakukannya. Dan mungkin, pengalaman itu menjadi nutrisi yang membentukku menjadi seperti sekarang," ujar Dex dengan penuh makna.
"Versi Upgrade" dari Dakbokkeumtang untuk Menebus Masa Lalu
Demi "menebus" keinginannya di masa lalu, pria bertinggi 178,6 cm itu meminta Lee Young Ja untuk memasak dakbokkeumtang versi upgrade.
"Jadi, karena dulu aku tidak bisa menikmati makanan ini dengan baik, aku ingin Noona (Lee Young Ja) memasaknya dengan lebih banyak bahan dan membuatnya jadi lebih mewah. Aku ingin sedikit 'menebus' keinginanku yang belum tercapai dulu," kata Dex dengan tulus.
Lee Young Ja pun menuruti permintaan Dex dan memasak versi lebih lengkap dari hidangan tersebut.
Di akhir konten, wanita yang debut di industri hiburan Korea Selatan pada 1992 itu berkata bahwa kapanpun Dex ingin memakan hidangan tersebut, ia akan dengan senang hati membuatkannya.




Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.