Warga Korea Selatan akan mengadakan aksi unjuk rasa besar-besaran setelah pembebasan Yoon Suk Yeol

Warga Korea Selatan berkumpul melakukan aksi unjuk rasa melawan pembebasan Presiden Yoon Suk Yeol di Seoul.
KPOPCHART.NET - Pada Minggu (9/3), warga Korea Selatan berkumpul di Seoul untuk melakukan aksi unjuk rasa melawan pembebasan Presiden Yoon Suk Yeol.
Awalnya, polisi berencana mengerahkan 12.000 polisi anti huru-hara dari 192 unit kota Seoul, tetapi peningkatan jumlah dilakukan setelah pembebasan Presiden Yoon dari penahanan.
Sekitar 5.000 petugas polisi dimobilisasi di Mahkamah Konstitusi dan Lapangan Gwanghwamun pada sehari sebelum keputusan pengadilan. Namun bertambah menjadi 9.000 petugas pada hari putusan agar para pengunjuk rasa tidak dapat mengakses pengadilan.
40 unit polisi terpisah dikerahkan untuk menjaga tempat beresiko seperti kedutaan besar Amerika Serikat, Cina, Jepang, Rusia, Inggris dan Kanada, tempat tinggal hakim Mahkamah Konstitusi dan markas besar partai politik.
Menurut polisi, Gereja Sarang Jeil yang dipimpin pendeta aktivis konservatif, Jeon Kwang-hoon, berencana untuk mengadakan kebaktian di luar dekat kediaman presiden pada hari Minggu, pukul 11 pagi.
Angry Blue (kelompok sipil konservatif), menjadwalkan rapat umum menentang pemakzulan Yoon di Paviliun Bosingak pada jam 1 siang, lalu akan melanjutkan aksi di sepanjang jalan Jongno 3-ga.
Demonstrasi yang berlawanan dari kelompok aktivis yang menyerukan penggulingan Yoon, diadakan semalaman tepat di luar Istana Gyeongbok Seoul.
Pada pukul 11 pagi, kelompok tersebut berencana mengadakan konferensi pers di luar kompleks pemerintah terdekat untuk mengumumkan minggu “tindakan darurat” yang mendesak pemecatan Yoon dari jabatannya.
Pukul 2 siang, kelompok tersebut akan memulai pawai dari Museum Istana Nasional, dengan laporan kehadiran 100.000 orang yang menyebabkan penutupan sebagian jalan daerah tersebut.
Pukul 7 malam akan diadakan rapat umum di Gwanghwamun.
Aksi demonstrasi sudah diadakan selama berbulan-bulan sejak pengenaan darurat militer Yoon, Desember lalu.
Baca Juga: HOT TOPIC! IVE Hingga aespa Memimpin, Berikut Ranking Brand Reputation Girl Group Bulan Maret!
Pada Sabtu, dia dibebaskan dari pusat penahanan tempatnya ditahan atas tuduhan memimpin pemberontakan, setelah pengadilan memutuskan bahwa penahanannya tidak sah.
Para pejabat pada hari minggu mengatakan, sebuah langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya yang dipicu oleh penggerebekan pengadilan distrik Seoul baru-baru ini oleh pengunjuk rasa yang marah.***






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.