← Kembali ke Blog
NJZADORNewJeans

Klaim Penahanan Ilegal oleh Manajer NewJeans terhadap ADOR Ditolak Kementerian Ketenagakerjaan dan Tenaga Kerja

Pertiwi KCN · February 24, 2025
Klaim Penahanan Ilegal oleh Manajer NewJeans terhadap ADOR Ditolak Kementerian Ketenagakerjaan dan Tenaga Kerja

ADOR dinyatakan tak bersalah oleh Kementrian Ketenagakerjaan dan Tenaga Kerja atas klaim penahanan illegal manajer NewJeans (NJZ).


KPOPCHART.NET –   Kasus manajer A grup NewJeans (NJZ) yang melaporkan CEO ADOR Kim Joo Young atas penindasan di tempat kerja telah disimpulkan dengan hasil ‘tidak bersalah’.

Dilansir melalui Xsports News, melalui laporan Chosun Biz, pada Senin (24/02), Kantor Ketenagakerjaan dan Tenaga Kerja Regional Seoul menyelidiki kasus dugaan penindasan di tempat kerja yang dilayangkan terhadap CEO Kim Joo Young oleh mantan karyawan ADOR dan Manajer NewJeans.

Kementerian Ketenagakerjaan dan Tenaga Kerja memutuskan bahwa ADOR tidak bersalah usai tidak menemukan bukti dari tuduhan yang dilayangkan.

Baca Juga: Kakak Danielle NewJeans atau NJZ, Olivia Marsh yang Baru Debut Tersandung Dugaan Pencurian Kredit Lagu? Ini Faktanya!

Hal ini disebabkan tidak mungkin untuk mengonfirmasi adanya penindasan di tempat kerja hanya berdasarkan materi yang disampaikan oleh pelapor saja.

Diketahui bahwa setelah NewJeans mengumumkan pemutusan kontrak eksklusifnya dengan ADOR pada bulan November lalu, Manajer A menghubungi mitra periklanan tanpa ADOR.

ADOR mengklaim bahwa kontrak mereka dengan NewJeans masih berlaku dan memandang hal tersebut sebagai pelanggaran hukum dan melakukan audit terhadap Manajer A.

Manajer A mengajukan keluhan terhadap CEO Kim ke Kementerian Ketenagakerjaan dan Tenaga Kerja pada bulan Desember tahun lalu dan menyebutnya sebagai intimidasi di tempat kerja.

Baca Juga: Bang Si Hyuk Dituduh Cegah NewJeans Adakan Konser? ADOR Beberkan Fakta Sebenarnya

Dia mengklaim dalam wawancara bersama media bahwa ADOR membujuknya dengan berpura-pura mengadakan pertemuan bisnis, mengurungnya secara ilegal selama tiga jam dan memintanya untuk menyerahkan ponsel pribadinya.

Sebagai tanggapan, ADOR menyatakan, “Seorang karyawan yang bertanggung jawab atas manajemen artis secara langsung menghubungi mitra periklanan dan mendorong artis tersebut untuk menandatangani kontrak secara langsung tanpa melibatkan perusahaan.

Ini adalah tindakan kejahatan yang serius dan membantu artis melanggar kontrak eksklusifnya,” ungkap pihak ADOR.

Baca Juga: Dampak Konflik NewJeans, 5 Organisasi Musik Korea Desak Hukum Untuk Menghentikan Tampering

Ia menambahkan, “Kami menempatkan karyawan yang bersangkutan dalam status siaga dan menuntut pengembalian laptop, yang merupakan properti perusahaan. Selama proses ini, tidak ada pengurungan illegal atau perilaku pemaksaan lainnya.”

Pihak ADOR juga mengklaim bahwa mereka telah meminta wawancara beberapa kali untuk memberikan kesempatan pada Manajer A menjelaskan dirinya namun ditolak.

Sementara itu, kelima anggota NewJeans baru-baru ini mengumumkan nama panggung baru, NJZ, dan akan merilis lagu baru di panggung ComplexCon di Hong Kong pada 23 Maret mendatang.

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan