Sidang Pemakzulan Yoon Suk Yeol Dilaporkan Akan Resmi Digelar Pertengahan Januari Mendatang?

Sidang resmi pemakzulan Presiden Yoon Suk Yeol dilaporkan akan digelar pada pertengahan Januari 2025 mendatang. Kapan, ya?
KPOPCHART.NET - Menurut Mahkamah Konstitusi Korea pada (4/1/2025), sidang pemakzulan presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol akan resmi digelar pada pertengahan Januari mendatang, tepatnya pada (14/1/2025) dan Yoon Suk Yeol diharuskan untuk hadir.
Sebelumnya pada sidang persiapan kedua yang diadakan pada (4/1/2025), Hakim Lee Mi Seon yang memeriksa bukti dan argumen mengungkap bahwa pengadilan telah jadwalkan tanggal sidang formal pertama di tanggal 14 dan yang kedua di tanggal 16.
Ditetapkan 2 tanggal tersebut sebagai kontingensi jika Presiden Yoon Suk Yeol tidak hadir di sidang pertama.
Salah seorang pengacara Yoon Suk Yeol yang hadir dalam sidang persiapan mengungkap bahwa sidang pemakzulan harus dilakukan dengan hati-hati, jangan tergesa-gesa.
"180 hari adalah jangka waktu minimal yang dijamin bagi presiden. Para hakim, mohon jangan mengabaikannya dan pertimbangkanlah dengan saksama,” ungkap pengacara dari Yoon Suk Yeol.
Sebagian besar isu utama yang dibahas oleh pihak Yoon Suk Yeol juga tentang ketidakadilan prosedur yang dilakukan Majelis Nasional mengenai mosi pemakzulan, para pengacara juga menunjuk laporan media yang mereka klaim bermusuhan dengan Yoon Suk Yeol.
Baca Juga: Cara Yuri SNSD Dukung Para Penggemar di Aksi Pemakzulan Presiden Yoon Seok Yeol
Sebaliknya, komite investigasi pemakzulan di Majelis Nasional berpendapat bahwa tim hukum Yoon Suk Yeol memutarbalikkan hakikat persidangan dan menghina para hakim.
Ketua komite Jung Chung Rae juga mengungkap sebelum sidang bahwa pemberontakan tersebut masih ada dengan dibuktikan oleh penolakan Yoon Suk Yeol bekerja sama dengan pihak berwenang yang berupaya melaksanakan surat perintah penangkapannya.
Baca Juga: IU Dukung Penggemar yang Hadiri Unjuk Rasa Pemakzulan Presiden Yoon Seok Yeol dengan Berikan Ini
Namun, pengacara salah satu pengacara Yoon Suk Yeol membantah hal tersebut dengan mengungkap "Salah atau tidaknya Yoon Suk Yeol harus ada bukti, dan lebih baik tidak pakai kata 'pemberontakan'." ***






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.