← Kembali ke Blog
armyFans K-PopBTSpenculikan

Bikin Heboh, Fans K-pop Asal India Pura-Pura Diculik Demi Bertemu Member BTS

Ayu KCN · December 31, 2024
Bikin Heboh, Fans K-pop Asal India Pura-Pura Diculik Demi Bertemu Member BTS

Mau bertemu member BTS, fans K-pop asal India ini melakukan hal ekstrem berikut. Kok, bisa terpikir untuk melakukannya, ya?


KPOPCHART.NET - Ada-ada saja kelakuan fans untuk mendapatkan perhatian idolanya. Kali ini fans K-pop asal India melakukan tindakan ekstrem hanya demi bertemu dengan member BTS di Korea Selatan. Kira-kira apa yang mereka lakukan sehingga membuat heboh jagat hallyu?

Dilansir dari The Economic Times, tiga gadis di bawah umur berasal dari Distrik Dharashiv, Maharashtra, India memalsukan penculikan mereka hanya karena ingin bertemu langsung dengan member BTS. 

Tujuan pemalsuan penculikan tersebut agar ketiganya mendapatkan uang untuk perjalanan ke Korea Selatan. Ketiga fans BTS tersebut berusia 11 dan 13 tahun. Agar tujuan penculikan palsu tercapai, mereka berencana mencapai Kota Pune terlebih dulu. 

Baca Juga: Sebarkan Kebaikan! Penggemar V BTS Memberikan Donasi Ini Untuk Merayakan Ulang Tahun sang Idol

Untungnya, kepolisian setempat menggagalkan rencana ekstrem tersebut. Dilansir laman Indian Express, pihak penegak hukum mengetahui rencana itu ketika melakukan pencarian terhadap ketiga gadis berusia di bawa umur itu. Sebenarnya, seperti apa kronologi peristiwa penculikan palsu itu bisa terjadi?

Pada, 27 Desember 2024 lalu, Kepolisian Distrik Dharashiv menerima laporan tentang adanya tiga gadis yang dibawa paksa menggunakan van sekolah dari Omerga Taluka. Karena dugaan penculikan, Tak tanggung-tanggung pihak kepolisian pun langsung melakukan tindakan. 

Kepolisian Distrik Dharashiv pun langsung melacak sumber telepon laporan tersebut. Diketahui, telepon milik perempuan yang tengah berada di bus menuju Kota Pune.

Tentunya, ini membuat dicegat di daerah Mohol, Distrik Solapur dengan bantuan kepolisian setempat dan pemilik toko kelontong setempat. Tepatnya, di dekat halte bus Mohol.

Baca Juga: Chukkae! Jungkook BTS Meraih 2 Penghargaan di Dua Negara Yang Berbeda

Di situlah, ketiga anak perempuan tersebut ditemukan. Kemudian, mereka dibawa turun bus. Lalu, diantar ke kantor kepolisian terdekat untuk dilakukan introgasi dan penyelidikan kasus penculikan tersebut.

Dilansir dari Indian Express, ketiga anak perempuan tersebut akhirnya membeberkan rencana mereka dan mengakui penculikan palsu. Awalnya, mereka ingin mencari pekerjaan dan menghasilkan uang. Untuk itulah, mereka ingin mendatangi daerah Pune. 

Uang tersebut nantinya akan mereka tabung untuk perjalanan ke Korea Selatan. Tujuan mereka traveling ke sana adalah untuk bertemu langsung dengan member BTS. 

Setelah penjelasan panjang lebar tersebut, Kepolisian Omerga mempertemukan kembali ketiga fans BTS tersebut dengan kedua orang tua masing-masing. Orang tua mereka juga terkejut setelah dikabarkan soal rencana penculikan palsu tersebut. 

Baca Juga: BTS Ditipu Pemerintah? Dibebankan Bayar Biaya Konser Gratis hingga Diekploitasi

Pihak berwajib menegaskan, ketiga gadis di bawah umur tersebut memerlukan bimbingan orang tua. Hal ini supaya kejadian serupa tidak akan terulang lagi di kemudian hari. 

Tentunya, hal seperti ini menimbulkan kecemasan bagi banyak orang, terutama para orang tua. Apalagi mengingat BTS sangat terkenal secara global. Siapa tahu ada beberapa fans yang masih berusia di bawah umur melakukan percobaan ekstrem yang sama. 

Bahkan, beberapa fans garis keras alias sasaeng sempat dikabarkan menguntit para idol kesukaannya. Perlu ditekankan kalau hal tersebut dapat melanggar hukum. Terutama yang berhubungan dengan privasi seseorang. 

Baca Juga: Hormati Masa Berkabung Kecelakaan Pesawat Jeju Air, V BTS Tunda Perilisan Konten Ulang Tahunnya

Buat kamu yang merasa ngefans sama grup idol, seperti NCT, BTS, atau grup mana pun, jangan sampai terlewat batas. Ingat, penculikan palsu seperti ini tidak baik untuk ditiru. Hal ini karena bisa merugikan banyak pihak, termasuk diri sendiri.

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan