Jadi Viral, Koki Culinary Class Wars, Ahn Yoo Sung Kirimkan Makanan Ke Keluarga Korban Kecelakaan Pesawat Jeju Air

Koki Culinary Class Wars, Ahn Yoo Sung mendatangi sejumlah keluarga korban kecelakaan pesawat Jeju Air. Ini yang dilakukannya!
KPOPCHART.NET - Kecelakaan pesawat Jeju Air 7C2216 pada Minggu, 29 Desember 2024 lalu menarik perhatian banyak kalangan. Termasuk selebritis Korea Selatan. Salah satu yang bereaksi adalah salah satu koki di serial Netflix Culinary Class Wars, Ahn Yoo Sung.
Nama Ahn Yoo Sung sendiri menjadi viral. Bahkan, menggerakan hati banyak orang karena telah memberikan kenyamanan serta penghiburan bagi para anggota keluarga korban kecelakaan pesawat nahas tersebut.
Dilansir dari Chosun Biz, Ahn Yoo Sung secara pribadi datang ke Bandar Udara Internasional Muan, Korea Selatan. Ia juga mengirimkan makanan untuk para anggota keluarga korban yang berduka akibat kehilangan orang dicintai.
Koki yang memiliki restoran Jepang tersebut terlihat sampai di bandara tersebut pada pukul 16.00 waktu setempat bersama beberapa stafnya.
“Saya mendengar berita kecelakaan pesawat ini ketika berada di dalam dapur. Sebenarnya, saya ada jadwal syuting hari ini. Namun, saya memilih untuk datang bersama staf setelah membuat sejumlah gimbap,” jelas Ahn Yoo Sung tekait alasan kedatangannya.
Dilansir dari Koreaboo, pemilik restoran di Seo-gu, Gwangju Metropolitan City tersebut sudah menyiapkan 200 gimbap sejak tadi pagi. Sajian ini rencananya akan diberikan kepada para anggota keluarga korban kecelakaan pesawat Boeing 737-800.
Koki Ahn Yoo Sung juga berkolaborasi dengan pemilik restoran setempat, Yoon Yong Moon. Ia berkontribusi menambahkan 500 sajian gimbap. Hal ini dilakukan agar setiap keluarga korban mendapatkan makanan yang hangat dan mengenyangkan.
Baca Juga: Mengapa Bunga Krisan Putih Jadi Lambang Duka atas Tragedi Kecelakaan Pesawat Jeju Air di Korea?
Ternyata, kepedulian koki yang jago membuat sushi ini tak hanya sampai di situ, lho. Rencananya, pada tanggal 1 Januari 2025 mendatang atau di hari pertama tahun baru, ia ingin mempersiapkan sup kue beras untuk keluarga korban yang tengah berduka.
“Saya tidak memiliki bakat lain selain memasak. Jadi, saya merasa harus menjadi relawan melalui makanan. Hal ini agar saya merasa lebih tenang,” ungkapnya.
Rencananya, menu sup kue beras ini dijadwalkan akan dibuat oleh Asosiasi Koki dan juga Gwangju Metropolitan City. Sementara itu, convenience store 7-Eleven meluncurkan menu Tamago Sand dan Tamago Gimbap. Nama ini terinspirasi dari Koki Ahn.
“Saya berencana membeli sekitar 500 sajian tersebut di 7-Eleven Cabang Bandara Muan. Saya pun akan memberikan kepada mereka setiap hari hingga situasi membaik,” ujarnya.
Baca Juga: Hormati Masa Berkabung Kecelakaan Pesawat Jeju Air, V BTS Tunda Perilisan Konten Ulang Tahunnya
Dalam kunjungan tersebut, chef Ahn menyampaikan perasaan hatinya terkait tragedi kecelakaan Jeju Air 7C2216. Menurutnya, kejadian ini mempengaruhi bangsa Korea Selatan. Semua orang merasa terhubung dengan para korban.
Bahkan, salah seorang produser yang pernah bekerja sama dengan Ahn Yoo Sung juga menjadi korban dalam kecelakaan maut tersebut.
“Para korban semuanya pasti terhubung dengan keluarga dan orang terdekat kita. Semuanya pasti tahu seseorang yang menjadi korban. Walau hanya sebatas mengenal saja. Bahkan, PD yang bekerja saya di acara itu dinyatakan meninggal dunia. Hati saya terasa sangat berat,” ungkapnya penuh kesedihan.
Perlu diketahui, keluarga korban kecelakaan pesawat Jeju Air berkumpul di Bandar Udara Internasional Muan untuk mendapatkan informasi terkait korban. Mereka menunggu hasil investigasi dan identifikasi dari pihak-pihak berwenang.
Baca Juga: Komedian Park Na Rae Tunjukkan Kepedulian Mendalam, Berikan Donasi untuk Korban Kecelakaan Jeju Air
Sebelumnya, pesawat Jeju Air 7C2216 diduga sementara menabrak burung di dekat tempat pendaratan. Hal ini diduga membuat terjadinya kerusakan pada mesin pendaratan burung besi tersebut.
Akibatnya, pesawat ini gagal mendarat. Kemudian, menabrak dinding pembatas landasan pacu udara Bandara Muan. Akhirnya pesawat pun mengalami ledakan dan terbakar.
Jeju Air 7C2216 ini rencananya akan mendarat di Bandara Muan sekitar pukul 09.00 waktu setempat dari Bangkok, Thailand. Sayangnya, pesawat yang membawa 175 penumpang dan 6 kru kabin tersebut mengalami kejadian tragis.
179 korban tewas sudah diidentifikasi, sedangkan 2 orang luka-luka masih dalam perawatan di rumah sakit. Tentunya, ini menjadi duka yang mendalam pada akhir tahun 2024 ini.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.