Sebelum Kecelakaan Fatal, Penumpang Jeju Air Sempat Kirim Pesan KakaoTalk Mengerikan ke Anggota Keluarga

Berita duka, penumpang Jeju Air kirim pesan KakaoTalk mengerikan beberapa menit sebelum kecelakaan fatal
KPOPCHART.NET - Sesaat sebelum terjadi kecelakaan fatal sebuat pesawat Jeju Air, seorang penumpang sempat memberikan pesan kepada anggota keluarganya (29/12).
Seorang anggota keluarga tersebut berbagi pesan itu kepada News1.
Setelah kecelakaan pesawat yang mengerikan, upaya penyelamatan terus berlanjut di Bandara Internasional Muan.
News1 membagikan gambar pesan mengerikan dari seorang penumpang yang berada di dalam pesawat tersebut.
Pada tanggal 29 Desember 2024, sekitar pukul 09.07 (KST), sebuah pesawat Jeju Air yang membawa 181 orang (175 penumpang dan 6 awak) dari Bangkok ke Muan gagal mendarat hingga mengakibatkan banyak korban.
Sejak saat itu, media berita Korea melaporkan bahwa pesawat tersebut tidak dapat menggunakan roda pendaratannya.
Berdasarkan rekaman saksi yang menunjukkan pesawat tersebut meluncur di landasan pacu, tidak dapat mengurangi kecepatan, sebelum keluar dari landasan pacu dan menabrak tembok.
Sementara itu, seorang anggota keluarga penumpang pesawat itu mengungkapkan rangkaian pesan KakaoTalk terakhir yang mereka terima.
Kepada News1, anggota keluarga itu menyebutkan bahwa mereka tidak dapat menghubungi penumpang itu sejak saat itu.
Penumpang : Tunggu sebentar.
Penumpang : Seekor burung tersangkut di sayapnya…
Keluarga : Hah?
Penumpang : …jadi kita belum bisa mendarat.
Keluarga : Sejak kapan?
Penumpang : Baru saja.
Penumpang : Haruskah saya meninggalkan surat wasiat?
Pesan yang mengerikan itu menunjukkan bahwa ada "serangan burung," atau istilah penerbangan yang merujuk pada tabrakan antara pesawat dan satu atau lebih burung.
Namun, belum ada yang konfrimasi dari pihak berwenang di lokasi kecelakaan dan pakar penerbangan lainnya sedang berupaya mengonfirmasi penyebab kecelakaan tersebut.
Sementara itu, informasi terkini dari Bandara Internasional Muan kini mengonfirmasi sedikitnya 62 orang tewas.
Sebuah laporan berita Yonhap mengutip pernyataan dari Departemen Pemadam Kebakaran Jeonnam bahwa "Dari 181 orang, 2 orang telah diselamatkan, dan sebagian besar diduga tewas."






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.