← Kembali ke Blog
nctBTSSeventeenTWICEBLACKPINK

Sudah 5 Generasi, Berikut Perubahan Budaya Kpop Sejak Gen 1 Hingga Gen 5

Andi Asril KCN · December 11, 2024
Sudah 5 Generasi, Berikut Perubahan Budaya Kpop Sejak Gen 1 Hingga Gen 5

Setelah berjalan lima generasi, ada sederet budaya Kpop yang berubah secara signifikan dan menjadi standar baru di industri ini


KPOPCHART.NET - Saat ini industri musik Kpop telah memasuki generasi ke-5, lanskap industri telah berevolusi secara cepat dan dramatis.

Dari ukuran grup, sifat dukungan penggemar dan bahkan proses produksi musik itu sendiri telah banyak elemen yang mengalami transformasi signifikan.

Meskipun popularitas global Kpop dulunya tak terbayangkan, kini popularitasnya telah menjadi kekuatan budaya Korea Selatan di seluruh dunia.

Baca Juga: KG VCHA Menyebut Industri Musik Kpop Sangat Buruk! Momo TWICE Kembali Disorot?

Mari kita cermati lebih spesifik mengenai beberapa pergeseran budaya dari generasi ke generasi, dengan membandingkan generasi awal Kpop dengan era saat ini.

1. JUMLAH ANGGOTA

Pada masa-masa awal Kpop, dari akhir tahun 1990-an hingga awal tahun 2000-an (generasi ke-1 dan ke-2), grup biasanya memulai debutnya sebagai trio atau kuartet.

Misalnya, girl group legendaris generasi pertama seperti Fin.K.L dan S.E.S masing-masing beranggotakan tiga hingga empat orang.

Baca Juga: Viral! Tzuyu TWICE Ternyata Lulusan Psikologi, Dan Saat Ini Telah Menyelesaikan S2 Sebagai Master of Psychology?

Artis solo juga lebih menonjol; ada tokoh seperti Se7en, BoA, dan Rain yang mendominasi tangga lagu kala itu.

Namun, dengan debut idola generasi kedua seperti Girls Generation (dengan sembilan anggota) dan Super Junior (awalnya debut dengan dua belas anggota), industri mulai merangkul konsep grup yang lebih besar.

Tren ini semakin menguat dengan kedatangan generasi ketiga dan keempat, dengan grup seperti SEVENTEEN (tiga belas anggota), NCT (jumlah anggota yang dapat terus diperluas), dan bahkan grup generasi kelima terkini yang sering kali menampilkan enam, tujuh anggota atau lebih.

Baca Juga: Tahta Tertinggi Masih Dipegang Oleh TWICE, Survey Jepang Rilis Top 5 Girl Group Kpop Terfavorit

Alasan di balik perubahan ini adalah multifaset grup yang lebih besar memungkinkan variasi yang lebih besar dalam penampilan, koreografi yang lebih kompleks, dan jangkauan kreasi konten yang lebih luas.

2. LIGHTSTICK DAN BUDAYA FANDOM

Evolusi budaya fandom adalah indikator lainnya tentang bagaimana KPop telah berubah dari generasi ke generasi.

Selama generasi pertama, ketika grup seperti G.O.D, Shinhwa, dan H.O.T aktif, penggemar sering melambaikan balon warna-warni, setiap grup memiliki warna tersendiri yang mewakili fandom mereka kesatuan visual ini sederhana, namun bermakna.

Baca Juga: JYP Entertainment Masuk Dalam Top 3 Sebagai Perusahaan Terbaik Di Dunia?

Pada akhir generasi kedua dan ketiga, lightstick resmi menjadi aksesori wajib bagi para penggemar.

Perangkat ini, yang sering kali dirancang rumit dengan nama, logo, dan warna grup, menjadi simbol identitas masing-masing penggemar.

Saat ini, lightstick berteknologi tinggi dapat disinkronkan dengan panggung konser untuk menciptakan pertunjukan cahaya yang memukau, dan berfungsi sebagai barang koleksi yang dipamerkan dengan bangga oleh penggemar.

Lightstick juga berkontribusi pada pengalaman konser yang lebih mendalam dan memukau secara visual, yang semakin mempererat ikatan antara artis dan basis penggemar global mereka.

Baca Juga: Wow! BLACKPINK Akan Kembali Melaksanakan World Tours Pada Tahun 2025 Mendatang

3. DURASI LAGU

Jika mendengarkan lagu Kpop generasi pertama dari grup seperti S.E.S atau Sechskies, anda akan sering menemukan lagu yang durasinya lebih dari tiga hingga empat menit, lengkap dengan intro, bridge, dan cerita berlapis.

Sebaliknya, banyak lagu generasi kelima yang durasinya berkisar sekitar dua hingga tiga menit, terkadang sama sekali tidak memiliki bridge.

Perubahan ini dapat dikaitkan dengan perubahan kebiasaan pendengar, yang dipengaruhi oleh platform streaming dan konten berdurasi pendek di media sosial.

Baca Juga: Bertemu Dengan 3 Anggota TWICE, Hyeri Merasa Sangat Nyaman dan Akrab

Kebutuhan untuk menarik perhatian pendengar dengan cepat telah mendorong produser untuk fokus pada hook yang menarik sejak awal, meminimalkan waktu henti dalam lagu.

Di era di mana persaingan untuk menarik perhatian pendengar sangat ketat, lagu yang lebih pendek memastikan pemutaran berulang dan peningkatan kinerja tangga lagu.

Format baru ini juga memudahkan penggemar untuk berbagi klip musik di media sosial, yang berkontribusi pada viralitas dan jangkauan global.

Baca Juga: Dituduh Melakukan Gugatan Palsu, KG VCHA Membantah Pernyataan JYP USA

4. STREAMING DAN PENGAKUAN GLOBAL

Pada awalnya, dominasi tangga lagu domestik merupakan ukuran utama kesuksesan bagi artis-artis Kpop.

Bisa meraih posisi "all-kill" di tangga lagu Korea seperti Melon, Mnet, dan Soribada dianggap sebagai pencapaian yang sangat besar.

Namun, seiring dengan munculnya generasi ketiga Kpop yang mulai dikenal secara global, sebagian besar berkat artis-artis seperti BIGBANG, EXO, BLACKPINK, TWICE dan BTS, membuat parameter kesuksesan pun berubah.

Sekarang, mengamankan posisi teratas di tangga lagu Billboard, peringkat iTunes, dan daftar Top 50 Spotify sama pentingnya dengan pencapaian di tangga lagu domestik.

Baca Juga: Billboard Menobatkan Lagu Girl Group Ini Sebagai Lagu Kpop Terbaik 2024

Bagi idola generasi kelima, performa streaming di seluruh dunia adalah metrik yang sangat penting bagi mereka.

Grup Kpop merilis musik secara serentak di semua platform streaming utama, dengan harapan untuk menjadi tren tidak hanya di Korea tetapi juga di AS, Eropa, Amerika Selatan, dan sekitarnya.

Pendekatan global ini telah memengaruhi musik itu sendiri, menggabungkan lebih banyak lirik bahasa Inggris, lebih banyak genre, dan kolaborasi internasional.

Hasilnya adalah genre yang melampaui batasan bahasa lebih dari sebelumnya, dan membuat perlahan ciri khas Kpop mulai terkikis.

Baca Juga: Semakin Bersinar, Haewon NMIXX Terpilih Sebagai Model Iklan Untuk Brand Kecantikan Ini

5. MAKEUP, FASHION, DAN VISUAL

Konsep visual selalu menjadi bagian penting dari identitas Kpop, namun, bandingkan eyeliner yang berani, pakaian panggung yang penuh warna, dan penampilan yang sangat bergaya dari generasi sebelumnya (pikirkan 4MINUTE atau 2NE1) dengan estetika yang lebih bersahaja dan alami yang dipopulerkan oleh grup-grup baru seperti NewJeans.

Ada pergeseran yang jelas ke arah mode jalanan yang minimalis dan tren tata rias yang lebih halus yang mencerminkan perubahan standar mode global.

Idola masa kini sering mempromosikan penampilan yang "keren tanpa usaha", memadukan gaya jalanan yang modis dan riasan yang lebih bersih dan alami yang menarik bagi khalayak luas.

Baca Juga: Tzuyu TWICE Akui Telah Operasi Plastik: Saya Telah Melakukannya Saat Masih...

Ini bukan hanya tentang gaya pribadi, merek dan identitas visual memainkan peran besar dalam menarik sponsor, kolaborasi mode, dan kehadiran di acara internasional seperti Met Gala atau Paris Fashion Week.

6. PENGANTAR DAN BRANDING DENGAN FRASA SINGKAT

Pengenalan slogan pernah menjadi ciri khas grup Kpop, yang menyediakan cara yang berkesan dan menyenangkan untuk menyapa penonton.

Penggemar lama dengan senang hati mengingat kalimat seperti "One in a million, hello we are TWICE!" dari TWICE atau "What's up! We're 2NE1" dari 2NE1 yang percaya diri.

Baca Juga: Chaeyoung TWICE Diduga Akan Menjadi Anggota Selanjutnya Yang Debut Solo, Berikut Alasannya

Sapaan yang energik ini membantu grup membangun karakter dan identitas mereka sejak awal wawancara atau kegiatan di atas panggung.

Sebaliknya, banyak grup generasi kelima memilih intro yang lebih sederhana, terkadang hanya menghitung mundur dan menyebutkan nama mereka, yang menekankan citra yang ramping dan modern.

Perubahan ini mungkin terjadi karena perubahan preferensi audiens, konsumsi konten yang lebih cepat, dan internasionalisasi Kpop.

Dengan penggemar di seluruh dunia, grup berfokus pada sapaan yang dapat diterima secara universal yang melampaui batasan bahasa.

Baca Juga: Penggemar Garis Keras! Taehyun TXT Salting Saat Ketemu Anggota TWICE Di Acara Lee Youngji

Bahkan para veteran industri pun memperhatikannya, seperti yang terlihat pada acara varietas khusus di mana idola yang lebih tua mengungkapkan keterkejutan bahwa beberapa pendatang baru tidak memiliki slogan khas.

Perubahan ini mencerminkan bagaimana industri memprioritaskan kecepatan, pencitraan global, dan pendekatan.

• PERUBAHAN LAIN YANG MENONJOL

Di luar perubahan-perubahan utama ini, ada perubahan-perubahan kecil lain yang perlu disebutkan.

Periode pelatihan, misalnya, telah menjadi lebih terspesialisasi dan mengglobal, banyak idola saat ini memiliki latar belakang internasional atau menerima pelatihan di luar negeri sebelum debut.

Baca Juga: NewJeans Tampil Secara Individual Meski dalam Konflik Kontrak

Keterlibatan media sosial yang dulunya minim, kini telah memudahkan serta menjadi landasan interaksi idola dan para penggemar.

Platform seperti Instagram, Twitter (X), TikTok, dan Weverse memungkinkan idola dan agensi untuk berkomunikasi langsung dengan penggemar, berbagi konten di balik layar, dan membangun hubungan yang lebih personal dengan audiens mereka.

Selain itu, distribusi dan penjualan album telah meluas, album fisik tetap populer di kalangan kolektor, tetapi penjualan digital, merchandise edisi khusus, fanmeeting virtual, dan tur global telah mendiversifikasi aliran pendapatan.

Baca Juga: Di Tengah Konflik Pemutusan Kontrak, Manajer NewJeans Tuduh CEO ADOR Lakukan Perundungan di Tempat Kerja

Seiring terus berkembangnya Kpop, perubahan bertahap ini membentuk industri yang lebih luas, inklusif, dan dinamis daripada sebelumnya.

Singkatnya, generasi ke-5 Kpop mewakili era dengan jangkauan global yang lebih luas, perubahan estetika, keterlibatan penggemar yang lebih banyak, dan serangkaian standar kesuksesan yang terus berkembang.

Dengan memahami perubahan ini, penggemar dapat lebih menghargai asal-usul Kpop, di mana ia sekarang, dan ke mana ia akan menuju di masa depan.

Bagaimana menurut kamu?

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan