← Kembali ke Blog
Laporan internal Hybe bocorHYBEhiburan

Sejumlah Orang Berpengalaman Lebih dari 15 tahun di Bisnis Hiburan Tanggapi Isi Dokumen Internal HYBE

Meiky Sylviana · October 28, 2024
Sejumlah Orang Berpengalaman Lebih dari 15 tahun di Bisnis Hiburan Tanggapi Isi Dokumen Internal HYBE

Pendapat 3 orang yang telah berpengalam lebih dari 15 tahun dalam bisnis hiburan terkait kontroversi laporan internal HYBE


KPOPCHART.NET - Saat audit pemerintah komprehensif oleh Komite Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Majelis Nasional Korea Selatan (24/10), dokumen internal HYBE yang berisi kritik mengejutkan terhadap agensi hiburan lain dan idola mereka dipertanyakan.

Min Hyung Bae, anggota Majelis Nasional memperoleh dan mengungkapkan dokumen yang berjudul "laporan industri musik mingguan".

Laporan itu menampilkan reaksi komunitas daring yang kasar dan berkualitas rendah tentang idola K-Pop dari agensi hiburan lain, yang dikatakan telah dikumpulkan oleh karyawan HYBE.

Baca Juga: Terbongkar Obrolan Internal HYBE Komentari Fisik NCT Dream dan Stray Kids Picu Amarah Penggemar

Sementara beberapa bagian laporan itu telah dipublikasikan, tetapi Min Hyung Bae menolak untuk mengungkapkan dokumen lengkapnya, mengklaim isinya terlalu menjijikkan untuk dibagikan.

Laporan tersebut mencakup kritik eksplisit dan blak-blakan terhadap artis lain, termasuk idola di bawah umur.

Kim Tae Ho, COO HYBE dan CEO Belift Lab, yang menghadiri audit atas nama Bang Si Hyuk menyatakan pendapat dalam dokumen tersebut dengan mengatakan, "bukan pendapat HYBE atau evaluasi resmi."

Baca Juga: Gaya Rambut Chaewon LE SSERAFIM Dinilai Jiplak Winter aespa, Begini Komentar Knetz!

COO HYBE itu menyatakan bahwa pendapat tersebut dikumpulkan dan disusun untuk tujuan pemantauan daring.

Hal ini kemudian menimbulkan pertanyaan dari penggemar K-Pop. Apakah semua perusahaan manajemen membuat laporan semacam itu tentang industri tersebut?

Bila demikian, apa isi informasi perusahaan pesaing dalam laporan yang diserahkan kepada atasan? Apakah perusahaan lain juga mengambil komentar internet yang tidak sopan sebagai "data"?

Baca Juga: Gunakan Slogan EXO, KNetz Sampai Ejek Grup Jepang AndTeam Hingga Berikan Kritikan ke HYBE

Pers Korea Joy News 24, bertanya kepada beberapa orang dalam bisnis hiburan dengan pengalaman lebih dari 15 tahun untuk menjawab pertanyaan tersebut.

Insider A, mengatakan kepada Joy News 24 bahwa sebelumnya mereka belum pernah melihat materi pemantauan seperti laporan internal HYBE itu.

Insider A menjelaskan, "karena sudah lama berkecimpung di industri hiburan, saya belum pernah melihat materi pemantauan seperti itu."

"Untuk memantau secara efektif, Anda biasanya akan menganalisis tim yang sukses, melaporkan sesuatu seperti, 'berikut ini alasan mengapa grup ini berhasil, jadi kita perlu meningkatkannya di area tersebut' atau 'Mari kita tinjau bagaimana grup ini menanggapi krisis' dan mempelajari apa yang harus lebih kita waspadai'," kata Insider A.

Ia melanjutkan, "Itulah yang bisa Anda sebut laporan tren industri. Dokumen yang terungkap selama audit pemerintah tampak lebih seperti kumpulan komentar masyarakat, sekadar bahan gosip untuk bahan tertawaan murahan."

Insider A menambahkan bahwa memantau bisnis pesaing adalah hal yang "wajar". Meski begitu, Ia merasa sulit untuk mempercayai bahwa dokumen internal tersebut adalah sesuatu yang dikirimkan kepada eksekutif tingkat C.

Personel lain, Insider B, juga mengklaim bahwa mengkompilasi kritik adalah praktik yang tidak pernah terdengar.

"Selama saya bekerja di berbagai perusahaan hiburan, saya tidak pernah mengumpulkan data yang mengkritik artis dari perusahaan lain. Meskipun benar bahwa saya telah memeriksa artikel dan reaksi komunitas saat artis kami debut, mencatat ekspresi atau rasio negatif, (tapi) saya tidak pernah melaporkan pendapat netizen individu tersebut," kata Insider B.

"HYBE bersikeras bahwa materi yang dipublikasikan hanya menampilkan bagian-bagian yang provokatif yang disatukan. Namun, hal itu tidak menghilangkan fakta bahwa konten tersebut masih disertakan dalam dokumen," pungkas Insider B.

Insider B juga menjelaskan menurut pengalamannya, "di sebagian besar industri, laporan seperti ini dipotong atau dihilangkan. Jika ada kritik eksplisit terhadap artis lain dalam sebuah laporan, pedoman internal biasanya menyarankan agar tidak merekam atau membagikannya. Selain itu, saya pikir informasi yang dikumpulkan dari komunitas daring adalah kumpulan data yang sangat ambigu untuk digunakan," tutup Insider B.

Kepada Joy News 24, personel ketiga, menurut Insider C sebagian besar bisnis hiburan menganggap 1 sama lain sebagai pesaing, tetapi juga mitra.

HYBE membuat dokumen yang meremehkan dan merendahkan sesama artis K-Pop, itu sangat berbahaya.

"Ada kalanya kita membagikan evaluasi verbal terhadap berbagai artis dan perusahaan mereka setelah menonton konten yang baru dirilis. Namun, ini adalah pertama kalinya saya menemukan kasus di mana evaluasi semacam itu—yang negatif—telah diubah menjadi laporan resmi untuk materi bisnis," kata Insider C.

"Ini sangat berbahaya. Kita semua mungkin adalah pesaing dalam industri yang sama, tetapi kita juga merupakan mitra dalam memajukan industri ini. Kita seharusnya tidak membuat dokumen yang meremehkan dan merendahkan sesama artis dan perusahaan K-Pop," pungkas Insider C.

HYBE mencoba mengeluarkan pernyataan resmi terkait dokumen tersebut, namun pernyataan tersebut dihapus setelah Kim Tae Ho dimarahi atas audit tersebut.

HYBE kemudian mengeluarkan pernyataan kedua, namun bukan tentang dokumen itu sendiri.

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan