Heboh! HYBE Diduga Curi Uang dari Pendapatan NewJeans untuk Dukungan kepada Anak Perusahaan Game?

Muncul dugaan bahwa HYBE mencuri uang pendapatan milik NewJeans untuk dukungan kepada anak perusahaan game-nya, HYBE IM. Kok bisa?
KPOPCHART.NET - Muncul lagi dugaan bahwa HYBE mencuri uang pendapatan NewJeans untuk anak perusahaan game-nya, HYBE IM.
Dilansir dari DealSite, ini semua berawal dari pengakuan HYBE IM bahwa mereka menerima uang sebanyak 4 miliar won (45 miliar rupiah) dari ADOR yang merupakan sesama afiliasi.
HYBE IM dan ADOR mengumumkan pada akhir September 2024 bahwa memang betul adanya transaksi internal 4,2 miliar won di antara mereka pada kuartal ketiga tahun ini.
Baca Juga: Lakukan Wawancara dengan Majalah Elle Korea, Intip Keseruan NewJeans Mereview Berbagai Meme!
Sebanyak 4,1 miliar won HYBE IM ambil dari ADOR. Namun, di sisi lain, penjualan yang diakui ADOR dari HYBEIM hanya sebesar 90 juta won (1 miliar rupiah).
Diketahui bahwa tujuan adanya transaksi tersebut adalah untuk royalti game yang menimbulkan kecurigaan bahwa HYBE mencoba membesarkan penjualan bisnis game-nya itu menggunakan ADOR yang saat itu tengah alami lonjakan penjualan dari NewJeans.
Sebelumnya pada bulan Agustus lalu, HYBE IM telah meng-upgrade layanan baru dengan mengenalkan NewJeans ke dalam game Rhythm HYBE.
Baca Juga: Semakin Menyala, NewJeans Berhasil Masuk Nominasi MTV Europe Music Awards 2024 Kategori Ini!
NewJeans sendiri tentunya berada di bawah naungan ADOR yang seharusnya mereka ikut andil penjualan tersebut.
Seorang informan pasar kemudian mengungkap bahwa HYBE telah mencoba mengambil puluhan miliar won dari penjualan ADOR setiap kuartal, tapi HYBE IM, yang pada saat itu belum berdiri sendiri, mengaku penjualan tersebut untuk tujuan transaksi yang tidak jelas.
"Jika ini berlanjut, masalah akan terus muncul, seperti penurunan jumlah pendapatan yang seharusnya diterima artis." ungkap informan pasar tersebut.
Baca Juga: Masih Berkonflik, KNetz Mulai Bandingkan antara Kubu yang Mendukung Min Hee Jin dengan HYBE!
Tentu saja ini masih dugaan, bahkan seorang pejabat HYBE mengungkap, "Sulit mengonfirmasi detail spesifik tentang pengungkapan perdagangan orang dalam."






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.