Tuduhan Penyerangan di Masa Lalu Kembali Muncul Setelah Insiden Penyerangan yang Melibatkan Jessi

Tuduhan lain kembali muncul setelah insiden penyerangan kepada penggemar yang tertuju pada Jessi dan kelompoknya.
KPOPCHART.NET - Jessi dihadapkan dalam keterlibatannya mengenai penyerangan kepada seorang penggemar.
Namun, klaim lain kembali muncul dan mengatakan jika ini bukan pertama kalinya.
Pada (16/10), melalui siaran Crime Chief JTBC mengungkapkan jika seorang informan mengaku juga diserang oleh Jessi dan kelompoknya.
Seorang informan A mengungkapkan jika mereka diserang saat berada di club Itaewon pada tahun 2013.
Baca Juga: Jessi Angkat Bicara dan Meminta Maaf Atas Insiden Dugaan Penyerangan Terhadap Fans
A mengklaim bahwa mereka menderita luka-luka yang memerlukan perawatan medis selama 2 minggu.
Mereka mengaku jika Jessi memegang tangan mereka mencegah untuk mereka melarikan diri.
Namun, Jessi membantah tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa dia hanya mencoba menghentikan perkelahian antara teman-temannya.
“Kami bertemu di toilet, dan mereka berkelahi tanpa alasan dan menyerang saya," ungkap A.
Ia menambahkan, “Jessi dan teman-temannya memukul saya dan mencoba memasukkan wajah saya ke dalam toilet. Mereka mengambil tas saya dan menyuruh saya berlutut dan meminta maaf agar tas saya kembali.”
Baca Juga: Jessi Dikabarkan Telah Menandatangani Kontrak Eksklusif dengan Agensi Baru, Dirikan Label Sendiri?
A sendiri merupakan seorang warga keturunan Korea-Amerika. Ia menjelaskan bahwa mereka diserang sekitar sebulan sebelum meninggalkan Korea.
Mereka harus membatalkan kasus tersebut karena komitmen pekerjaan dan rencana penerbangan yang telah diatur sebelumnya, sehingga menyulitkan untuk menempuh jalur hukum.
"Jessi tidak pernah mengakui bahwa dia tidak pernah memukul saya. Dia jelaas-jelas melakukannya. Saya hanya membatalkan kasus ini karena saya sedang bersiap ke AS untuk bekerja dan tidak punya pilihan lain," ungkap A.
A juga mengkritik pernyataan Jessi dimana ia mengungkapkan bahwa penyerang telah meninggalkan Korea.
"Mereka juga mengatakan hal yang sama saat itu," kata A. Ia kemudian bertanya "Apakah penyerang tersebut orang Tionghoa? Itu lelucon."
A kemudian memberikan pesan dukungan kepada korban penyerangan dan keluarganya.
"Saya mengerti apa yang anda alami. Ini menghancurkan hati saya dan saya harap anda cepat pulih baik secara fisik maupun mental," kata A.
Pada (29/09), Jessi terlibat kasus penyerangan lain di mana seorang penggemar berusia 18 tahun, yang diidentifikasi sebagai B, dilaporkan meminta foto kepada Jessi di sebuah gang.
Salah seorang di kelompok Jessi diduga mengumpat kepada B dalam bahasa inggris dan menghadangnya.
Baca Juga: Jessi Pasang Badan Untuk Jennie BLACKPINK Usai Dikritik Saat Debut Runway di Fashion Show Jacquemus
Sementara itu, Jessi dengan sopan menolak permintaan penggemar tersebut.
Setelah B pergi, seorang pria lain dari grup tersebut diduga memukul wajah B.
Saya dipukul, tetapi tidak ada reaksi nyata. Bahkan dalam video, Jessi hanya berdiri di sana menonton.
Saya penggemarnya, tetapi melihat itu membuat saya sangat kecewa," ungkap B.
B merasa kecewa dengan hal yang di lakukan oleh idolanya tersebut.
Jessi menanggapi dengan menjelaskan bahwa dia telah menolak permintaan penggemar itu dua kali dengan sopan karena sudah larut malam.
"Saya sangat terkejut dengan situasi itu sehingga saya tidak dapat merawat penggemar itu dengan baik saat itu," ungkap Jessi.
Pada (16/10), Jessi hadir di Kantor Polisi Gangnam untuk dimintai keterangan mengenai kasus penyerangan tersebut.
Sebelum masuk, ia mengatakan, "Saya berharap mereka menemukan orang yang memukul mereka dan membuat mereka diadili."






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.