← Kembali ke Blog
HYBEADOR

HYBE dituduh Tutupi Kematian Salah Satu Kayawannya Berdasarkan Hasil Audit Pemerintah

Andini KCN · October 16, 2024
HYBE dituduh Tutupi Kematian Salah Satu Kayawannya Berdasarkan Hasil Audit Pemerintah

Hasil audit temukan hal mengejutkan dimana HYBE dituduh menutupi kasus kemantian salah satu karyawannya.


 

KPOPCHART.NET - Pemerintah berhasil temukan hasil tak terduga ketika mengaudit HYBE.

Pasalnya pemerintah berhasil menemukan jika HYBE tutupi kematian salah satu karyawannya.

Pada (15/10), pemerintah oleh Komite Lingkungan Hidup dan Perburuhan Majelis Nasional melakukan sebuah audit.

Dalam audit tersebut, mereka menyebutkan salah satu temuan.

Baca Juga: Girl Group NewJeans Terlihat Dikecualikan oleh HYBE Labels Lewat Hal Ini

Menurut Perwakilan Jung Hye Kyung dari Partai Progresif menyebutkan insiden kematian karyawan HYBE tahun 2022.

Hal ini di temukan ketika mereka mengintrogasi CEO ADOR, Kim Joo Young.

CEO ADOR dipanggil sebagai saksi terkait masalah ketenagakerjaan seperti perundungan di tempat kerja.

Perwakilan Jung bertanya kepada CEO ADOR mengenai hal ini.

"Saya menerima informasi bahwa pada bulan Juni 2022, seorang karyawan HYBE pingsan saat bekerja di kantor dan dibawa ke rumah sakit, kemudian ia meninggal dunia. Benarkah demikian?" tanya Perwakilan Jung.

Baca Juga: Perseteruan HYBE dan ADOR Belum Usai, Min Hee Jin Ungkap Kesaksian Dugaan Penjiplakan atas NewJeans

CEO ADOR kemudian menjawab, "Pada bulan September 2022, seorang karyawan pergi beristirahat di ruang tidur siang sekitar pukul 5 sore setelah mengatakan bahwa mereka akan beristirahat sejenak."

"Sayangnya, mereka ditemukan pingsan dan dibawa ke rumah sakit, di mana mereka meninggal dunia secara tragis karena penyakit pribadi beberapa hari kemudian," imbuhnya.
Perwakilan Jung Hye Kyung kemudian membalas jika hasil temuan dari tim audit berbeda.

Baca Juga: Ribuan Penggemar NewJeans Ajukan Protes Kepada HYBE dan ADOR Karena Hal Ini

"Anda mengklaim itu adalah penyakit pribadi, tetapi kami melihat ini sebagai kematian akibat terlalu banyak bekerja," kata Perwakilan Jung.

Ia menambahkan, "HYBE telah memperluas anak perusahaannya dan mengelola beberapa grup idola secara bersamaan, termasuk menangani jadwal di luar negeri, yang sering kali mengharuskan karyawan bekerja siang dan malam."

Menurut Perwakilan Jung, Layanan Kompensasi dan Kesejahteraan Pekerja Korea mengatakan jika tidak ada permohonan kompensasi kecelakaan industri yang diajukan.

"Meskipun Anda mengklaim itu karena penyakit pribadi, kami yakin ini adalah sesuatu yang seharusnya diselidiki dan kemungkinan besar disebabkan oleh terlalu banyak bekerja. Apakah HYBE mencoba menutupi kematian akibat terlalu banyak bekerja?" tanya Perwakilan Jung kembali.

Baca Juga: HYBE diterpa Isu Bangkrut, Bang Si Hyuk Masih Harus Lakukan Hal Ini Untuk Tepati Janji Dengan Lee Soo Man

CEO Kim membantah tuduhan tersebut dan berkata, "HYBE tidak akan pernah menutupi masalah seperti itu."

Perwakilan Jung kemudian bertanya bukankah karyawan tersebut menjalani otopsi.

CEO Kim menjawab jika hal tersebut adalah keputusan orang tua karyawan tersebut.

Medengar hal itu, Perwakilan Jung berkata, " Begitulah cara kalian menutupinya yakni melalui kesepakatan dengan keluarga yang ditinggalkan. Mohon berikan kami rincian lengkap tentang insiden tersebut."

Dalam sesi audit yang sama, perundungan internal di tempat kerja HYBE juga dibahas.

Salah satu anggota NewJeans, Hanni dipanggil sebagai referensi karena "kontroversi orang buangan NewJeans" baru-baru ini.

CEO Kim mengakhiri dengan mengatakan, "Kami akan dengan saksama memperhatikan berbagai kekhawatiran yang muncul dan memberikan lebih banyak perhatian untuk ke depannya. Kami akan mendengarkan lebih saksama para artis seperti Hanni dan memastikan hak asasi manusia mereka dilindungi, sehingga mereka dapat sepenuhnya mengejar impian dan aspirasi mereka."

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan