Kurang Profesional dalam Bekerja Jadi Psikiater, Ibu dari Mendiang Pasien Yang Jae Woong Angkat Bicara

Ibu dari mendiang pasien Yang Jae Woong angkat bicara mengenai kematian anaknya di wawancara eksklusif Dispatch, seperti apa, ya?
KPOPCHART.NET - Tampaknya ujian pernikahan memang benar adanya, seperti yang dialami oleh Hani EXID yang baru mengumumkan akan menikah dengan psikiater Yang Jae Woong.
Diduga Yang Jae Woong bersikap kurang profesional sebagai psikiater hingga membuat salah satu pasiennya meninggal dunia.
Sebelumnya, pada 27 Mei 2024, korban meninggal dunia di Rumah Sakit W di Bucheon dan setelah diotopsi, kematiannya adalah murni karena obstruksi usus, sebuah penyakit di mana usus tersumbat karena saraf dan makanan tidak dapat melewatinya hingga menyebabkan perut kembung, sembelit, dan muntah.
Baca Juga: Hani EXID dan Psikiater Yang Jae Woong Dikonfirmasi Sedang Berpacaran
Kematian korban yang terbilang mendadak membuat sang ibu naik pitam dan mengadakan aksi unjuk rasa di depan rumah sakit dengan tujuan meminta kejelasan tentang kematian anaknya, tetapi pihak rumah sakit seakan-akan tak peduli hingga sang ibu akhirnya melapor ke polisi.
Secara eksklusif Dispatch melakukan wawancara dengan ibu korban pada tanggal 1 Agustus 2024 mengenai kronologi meninggalnya sang anak yang terbilang mendadak tersebut.
"Awalnya anak saya dibawa oleh saya ke rumah sakit itu karena saya menonton banyak siaran Yang Jae Jin dan Yang Jae Woong dan saya percaya pada mereka. Tapi Yang Jae Woong ternyata tak pernah merawat siapapun dan mengatakan bahwa dia hanya menjalani perawatan sore tiga hari seminggu," ungkap sang ibu korban dalam wawancara tersebut.
Ibu korban juga mengaku bahwa selama anaknya dirawat di sana selama 17 hari, ia tak pernah menerima kabar kemajuan apapun dari anaknya, padahal sebelumnya dokter mengatakan bahwa mereka akan mengawasi.
"Perasaan saya mulai tidak enak ketika saya bicara di telepon dan kalimatnya ketika bicara semakin tak jelas. Saya meminta kepala perawat untuk tidak memberinya obat penenang, tapi mereka malah memberinya bahkan ketika anak saya sudah meninggal," lanjutnya.
Ibu korban mengaku bahwa benar dirinya tak melihat secara langsung perawatannya, tetapi saat ia mengecek rekaman CCTV setelah anaknya meninggal, ia melihat anaknya diikat di satu ruangan dan diberi obat penenang. Pihak rumah sakit membuat anaknya tak bisa bercerita banyak kepada ibunya sendiri.
"Anak saya bilang bahwa ia mengeluh sakit perut hingga jatuh ke lantai. 2-3 hari sebelum meninggal, perutnya bengkak seperti wanita hamil, mimisan, dan hilang kesadaran," ungkap ibu korban.
Ibu korban juga mengaku bahwa meskipun anaknya memang mengeluh sakit perut, pihak rumah sakit membiarkannya terikat di ruang isolasi dan menelantarkannya. Ia sempat meminta pihak rumah sakit menelepon 119, tetapi mereka tak bertindak apapun.
"Kematian anak saya sudah pasti disebabkan karena kelalaian rumah sakit, anak saya ditelantarkan sampai meninggal. Saya harap mereka yang terlibat akan bertanggung jawab. Harap perhatikan hukuman seperti apa yang mereka terima!" tegas ibu korban.
Hingga 4 hari setelah kematian korban, beredar kabar bahwa Hani EXID akan menikah dengan Yang Jae Woong dan ibu korban bermaksud untuk memberitahu publik mengenai kematian anaknya yang disebabkan oleh kelalaian rumah sakit tersebut.




Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.