Mental Terganggu? Tetangga Tewas Ditebas Pria dengan Katana

Seorang pria di Korea Selatan tebas tetangganya dengan katana. Korban meregang nyawa setelah kejadian.
KPOPCHART.NET - Kasus kriminal datang dari Korea Selatan, yang mana terjadi kasus pembunuhan mengejutkan.
Terdapat seorang korban berusia 40 tahunan yang menjadi korban dalam kasus tersebut.
Kasus tersebut terjadi pada tanggal 29 Juli 2024 KST, yang dimana seorang pria berinisial Baek menjadi tersangka.
Baca Juga: BMW Astra Used Car Tepis Stigma yang Beredar Perihal Resale Value BMW Bekas
Baek yang berusia 37 tahun, ditahan setelah menghabisi nyawa korban sekitar pukul 11.30 KST.
Baek dan korbannya, Kim, diketahui tinggal di komplek apartemen yang sama yang saling kenal, walau tak dekat.
Melalui kronologi yang dibagikan oleh pihak kepolisian, Baek memicu perkelahian dengan Kim di trotoar dekat komplek mereka.
Baca Juga: Pernah Jadi Korban Bullying, Komedian Park Seul Gi Ungkap Perasaannya Usai di DM Penggemar Begini?
Saat Kim akan menghubungi polisi, Baek menyerang Kim dengan senjata, yaitu Katana berukuran 80 cm.
Setelah penyerangan tersebut, Baek dengan segera kembali ke rumahnya, sementara Kim dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.
Baek yang kembali ke rumahnya dengan segera diringkus pihak kepolisian setelah 1 jam pasca kejadian.
Baca Juga: Jo Jung Suk Takjub dengan Penampilan Dirinya Versi Wanita dalam Film Pilot: sangat cantik
Diketahui bahwa Korea Selatan memiliki aturan, bilah pisau/pedang yang memiliki panjang lebih dari 15cm harus di data oleh kepolisian.
Katana yang digunakan oleh Baek ternyata sudah terdaftar sebagai 'dekorasi'.
Baek juga ternyata telah melalui berbagai pemeriksaan saat mendaftarkan katana tersebut.
Pemeriksaan tersebut antara lain pemilik tidak pernah mengalami epilepsi atau penyakit mental, pernah jadi pecandu alkohol, ataupun pecandu narkoba.
Bagi mereka yang memiliki riwayat sebagai narapidana dengan hukuman kurang dari 5 tahun juga dilarang memiliki senjata tersebut.
Walau Baek memiliki riwayat yang bersih, pihak kepolisian berencana untuk melakukan tes narkoba kepadanya.
Namun terdapat pernyataan dari tetangga Baek yang bisa menjadi pemicu dari sikap pria tersebut.
Diketahui Baek yang pekerja keras di perusahaan besar di Seoul, telah keluar dari perusahaannya disusul konflik dengan bos-nya.
Setelah keluar dari perusahaan, baek sering berteriak dan memaki dirinya sendiri.
Dia juga sering menantang anak-anak di taman bermain komplek untuk adu pedang dengan katana yang ia miliki.
Sementara sang korban, Kim, bekerja di salah satu kantor di Seoul, single-father dengan dua anak laki-laki berusia 9 dan 4 tahun.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.