Sempat Kritis Karena Keracunan Pestisida Saat Makan Siang, Seorang Lansia Meninggal Dunia!

Seorang lansia yang sempat kritis di rumah sakit meninggal dunia usai keracunan pestisida saat makan siang, berikut kronologinya!
KPOPCHART.NET - Seorang lansia meninggal dunia akibat keracunan pestisida saat sedang makan siang!
Dilansir dari EDaily, kejadian bermula pada tanggal 15 Juli 2024 lalu, sekitar 41 warga lansia yang sedang menghadiri pusat lansia sedang makan siang bersama di sebuah restoran bebek di Bonghwa, Gyeongbuk, Korea Selatan.
Namun, terdapat kandungan pestisida dari kopi yang diminum 4 dari 41 lansia tersebut yakni etofenprox dan terbuphos hingga keempat lansia tersebut keracunan.
Baca Juga: Ngeri! Tubuh Tak Bernyawa Seorang Pria Ditemukan di Sungai Han, Terikat Dumbbell!
Salah satu lansia (sebut saja Nenek A) yang merupakan korban terakhir dirawat di rumah sakit setelah mengalami gejala 3 hari usai kejadian dan sempat kritis hingga akhirnya meninggal dunia.
Korban selanjutnya (sebut saja Tuan A) mengalami kesulitan bernapas dan serangan jantung dan saat ini sedang menerima perawatan intensif di Rumah Sakit Andong saat sudah tak sadarkan diri.
Lebih lanjut pihak yang berwajib menyelidiki produk-produk dalam restoran tersebut yang sekiranya juga mengandung pestisida.
Baca Juga: Dukun yang Menasihati Min Hee Jin dalam Pemilihan Anggota NewJeans Menghilang dari Publik?
Pihak yang berwajib juga menyelidiki bahwa kemungkinan kasus ini terjadi adalah konflik dan dendam dari seseorang.
Meskipun hingga saat ini masih menjadi misteri siapakah pelaku di balik adanya pestisida dalam minuman tersebut.
Pihak berwajib juga akan menyelidiki dengan mengidentifikasi tersangka beserta motif pelaku dalam melakukan hal tersebut.
Baca Juga: Harga Saham HYBE Terjun Bebas Usai Umumkan Wajah Baru CEO Ganti Park Ji Won, Disebut Paling Rendah!
"Kami sedang menyelidiki dengan berbagai kemungkinan terbuka, kami belum mengidentifikasi pelaku. Akan segera kami ungkap hasil investigasinya," ungkap seorang pejabat dari tim investigasi khusus.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.