Merek Lokal Korea Sebut RIIZE Miliki Desain Mirip untuk Barang Merchandise Jepang, KNetz Kritik SM

KNetz kritik SM Entertainment setelah salah satu merek lokal Korea sebut desain mercandise Jepang RIIZE mirip
KPOPCHART.NET - Baru-baru ini, RIIZE menjadi sorotan setelah diduga lakukan plagiat dengan salah satu merek lokal Korea.
RIIZE dikabarkan menjiplak salah satu desain mereka yang di untuk penjualan barang merchandise Jepang.
Bahkan merek lokal Korea tersebut sampai buka suara terkait plagiat desain yang dilakukan SM Entertainment ke RIIZE.
Baca Juga: Hyoyeon Girls Generation Sebut Saham SM Entertainment Sekarang Dimiliki 2 Grup Populer ini
Dilansir dari Kbizoom, melalui situs Instiz seorang OP bagikan sebuah unggahan salah satu merek lokal Korea yakni BIT BY BIT.
OP mengatakan kalau RIIZE telah melakukan plagiat desain untuk keluaran merchandise Jepang baru mereka.
Dalam unggahan yang bagikan OP, pemilik desain yakni BIT BY BIT mengungkapkan kalau salah satu merchandise RIIZE membuat merek lokal tersebut kecewa.
Baca Juga: KNetz Sebut Pertemuan Hingga Rumor Kencan Jennie BLACKPINK, Mingyu SEVENTEEN dan Jungkook BTS Palsu
Bentuk merchandise RIIZE yang berupa gantungan kunci tersebut berbentuk hati dengan 2 kotak di dalamnya berwarna orange.
Sedangkan milik BIT BY BIT memiki bentuk yang serupa hanya saja berbeda warna yakni warna merah.
Merek lokal tersebut bahkan sampai menyamakan dari segi bentuk dan ukuran, dan mengatakan kalau berbeda, seharusnya proporsi milik RIIZE akan berbeda dengan BIT BY BIT.
Baca Juga: YG Entertainment Umumkan Jadwal World Tour Concert 2NE1, CL: Tempat Kami Bermula
Namun, dalam unggahan BIT BY BIT proporsi desain RIIZE justru persis bahkan ukuran kotak juga sama.
Merek BIT BY BIT mengatakan kalau mereka sudah ajukan paten desain tersebut di Korea, karena mereka membuat cetakannya sendiri.
Tetapi merek lokal BIT BY BIT tersebut tak menyalahkan RIIZE , karena mereka menjualnya di Jepang bukan di Korea, sehingga BIT BY BIT tidak dapat ambil tindakan.
Melihat hal tersebut, KNetz justru mengkritik tindakan SM yang ternyata sudah lama terjadi atas kemiripan desain merchandise artis dengan merek lokal.
"Wow, SM tidak pernah berubah padahal sudah dipatenkan, perusahaan besar seharusnya memiliki ide yang luas",
"Ini bukan pertama kali, SM juga pernah membuat desain merchandise EXO mirip dengan desain merek tumbler Stanley, dan ini sudah lama terjadi",
"SM benar-benar, agensi itu sebenarnya tahu kalau desainya di patenkan, makanya dijual di Jepang",
"Ini menyebalkan, aku tahu bagaimana perasaan pemilik desain itu saat tahu barangnya dijual di luar Korea",
"Ketulusan SM memang benar-benar tidak bisa dipercaya, desain merchandise artisnya selalu bermasalah".
Bagaimana menurut kalian?






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.