Penggemar Alami Gegar Otak Usai Diserang Penjaga Keamanan Bandara, Agensi CRAVITY Minta Maaf

Agensi yang menaungi boy group CRAVITY minta maaf usai salah satu penggemar terkena serangan dari penjaga keamanan bandara.
KPOPCHART - Nasib nahas harus menimpa salah satu penggemar CRAVITY yang terkena serangan dari penjaga kemananan bandara.
Ya, seorang penggemar boy group CRAVITY mengungkap bahwa dirinya alami gegar otak usai terkena serangan penjaga kemanan di bandara.
Sebelumnya, CRAVITY baru saja melangsungkan konser dan promosi di Jepang pada tanggal 23 Juni 2024 lalu.
Baca Juga: Resmi! CRAVITY Umumkan Buka Akun Aplikasi TikTok Versi China Douyin, Follow Sekarang Juga!
Hingga JTBC memberitakan bahwa seorang penggemar yang berada di sana mendapat perlakuan tak menyenangkan dari penjaga keamanan bandara dan mengalami gegar otak.
Kejadian bermula ketika penggemar tersebut sebelumnya mengungkap bahwa dirinya didorong dan kepalanya dipukul saat CRAVITY tengah memasuki bandara domestik.
Penggemar tersebut telah mengadukan kejadian itu atas tuduhan penyerangan, tetapi nahas, penggemar tersebut didiagnosis mengalami gegar otak.
Baca Juga: CRAVITY Pamerkan Pesonanya dalam MV Teaser untuk Single Jepang SHOW OFF!
Dilansir dari News1, pada tanggal 22 Juli 2024, Starship Entertainment selaku agensi yang menaungi CRAVITY meminta maaf lewat fan cafe resmi mereka.
"Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada mereka yang terkena dampak dan kepada para penggemar atas kontroversi yang disebabkan oleh perilaku tidak pantas dari penjaga keamanan yang melakukan tugasnya untuk melindungi CRAVITY di bandara dalam perjalanan kembali dari konser dan promosi di Jepang pada tanggal 23 Juni lalu." ungkap Starship Entertainment.
Tak hanya meminta maaf, Starship Entertainment juga mengungkap bahwa setelah mereka tahu kejadiannya, mereka langsung memutus hubungan kerja dengan perusahaan keamanan terkait.
Baca Juga: Hyeongjun Cravity Bagikan Keseruan Jadi Pembawa Acara Musik SBS The Show untuk Pertama Kalinya
Mereka juga akan memperbaiki protokol keamanan dan pelatihan keamanan yang lebih baik lagi agar kejadian seperti ini tak terulang.***






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.