Tetap Ngotot Tuduh NewJeans Jiplak Lagunya, Band Shakatak Sewa Ahli Musik Untuk Membuktikannya

Tetap ngotot dengan tuduhan plagiat yang dialamatkan kepada NewJeans, Band Shakatak menyewa ahli musik untuk menganalisisnya
KPOPCHART.NET - Tuduhan plagiarisme yang dialamatkan pada NewJeans kini memasuki babak baru.
Mengutip Sedaily melalui Naver, band Inggris Shakatak yang mengklaim bahwa girl group NewJeans menjiplak lagu mereka akan menyewa seorang ahli musik untuk melakukan verifikasi obyektif.
Menurut industri musik pada tanggal 20 Juli, Shakatak membuat pernyataan resmi ini dan mengumumkan niat mereka untuk merespons dengan tegas masalah plagiarisme ini.
Baca Juga: Masalah Hak Kekayaaan Intelektual, Cafe Yang Rayakan Ultah Debut Ke-2 NewJeans Resmi Dibatalkan
Shakatak mengatakan di media sosial resminya sekitar pukul 21:30 pada tanggal 19 waktu Korea, "Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada semua penggemar Korea yang mengirimkan pendapat mereka mengenai penggunaan (tidak sah) terhadapa lagu 'Easier Said Than Done' dalam beberapa waktu terakhir."
Selanjutnya Wise Music Group selaku penerbit musik global menyatakan jika pihaknya akan menyewa seorang ahli musik untuk menanggapi
situasi tersebut.
Selain itu, Shakatak mengatakan, "Kami akan terus menyampaikan berita kepada Anda." Serta menyatakan keinginannya untuk secara aktif membuktikan kecurigaan bahwa lagu "Bubble Gum" menjiplak "Easier Said Than Done."
Baca Juga: NewJeans Dituduh Menjiplak Band Asal Inggris, ADOR Selaku Agensi Gercep Rilis Pernyataan Resmi!
Sebelumnya menanggapi dugaan plagiarisme yang muncul pada Mei lalu, Shakatak menunjuk firma hukum dalam negeri dan mengirimkan sertifikasi konten pada pertengahan Juni yang berisi "Hentikan penggunaan 'Bubble Gum' dan membayar royalti."
Kemudian pihak ADOR selaku agensi NewJeans mengatakan "'Bubble Gum' tidak menggunakan komposisi Shakatak tanpa izin, dan meminta orang yang mengangkat masalah tersebut untuk menyerahkan laporan analisis yang kredibel, dan Shakatak akan menanggapinya."
Wise Music Group Inggris, yang mewakili Shakatak, juga menyampaikan keluhan berupa surat resmi yang berisi hal-hal berikut: “Harap periksa dan pahami dengan cermat bahwa itu berisi informasi seperti penghentian penggunaan, pelaporan keuntungan, perubahan pemegang hak, jaminan tertulis, kompensasi dll."
Namun, menanggapi permintaan tambahan yang diminta pihak ADOR untuk laporan analisis yang kredibel, mereka menunjukkan keinginan untuk membuktikannya melalui pakar musik.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.