Kolaborasi dengan NCT Kena Boikot Penggemar KPop, Starbucks Beri Tanggapan: Kami Membenci..

Manajer komunitas global Starbucks beri tanggapan soal kolaborasi dengan NCT yang kena boikot penggemar KPop
KPOPCHART.NET - Aksi pemboikotan yang dilakukan oleh para penggemar KPop terhadap kolaborasi NCT dengan merek kopi terkenal, Starbucks akhirnya ditanggapi lebih lanjut.
Dilansir dari Koreaboo, Manajer komunitas global Starbucks menanggapi dan mengklarifikasi terkait posisi perusahaan dalam situasi darurat kemanusiaan tersebut.
Melalui e-mail, ia mengklarifikasi bahwa Starbucks tidak termasuk dalam daftar boikot resmi yang disediakan oleh gerakan BDS (Boikot, Divestasi, Sanksi) yang dipimpin Palestina dan menekankan sikap resmi perusahaan tentang konflik di Timur Tengah.
"Starbucks adalah perusahaan global yang berkomitmen untuk menyediakan tempat di mana setiap orang merasa diterima dan merasa memiliki, di mana pun di dunia,"
"Kami membenci kebencian dan sangat menolak kekerasan terhadap orang yang tidak bersalah,"
"Meskipun pernyataan palsu tersebar melalui media sosial, Starbucks tidak pernah berkontribusi pada operasi pemerintah atau militer dengan cara apa pun," tulis manajer Starbucks.
Selanjutnya, pihak Starbucks juga menyinggung terkait partisipasinya dalam upaya bantuan di Gaza melalui kolaborasi dengan Alshaya Starbucks dan Starbucks Indonesia.
Namun, aksi pemboikotan Starbucks secara global masih dilanjutkan karena ada beberapa permasalahan yang belum terselesaikan.
Salah satunya adalah tentang mantan CEO Starbucks yakni Howard Schultz, yang masih menjadi pemegang saham utama perusahaan.
Schultz diketahui merupakan pendukung vokal zionisme yang pada 2021 menginvestasikan sebanyak 1,7 miliar dolar pada start-up keamanan siber Israel bernama Wiz.
Namun CJPME (Canadians for Justice and Peace in the Middle East) menegaskan bahwa Starbucks tidak memberikan dukungan keuangan langsung kepada Israel dan tidak mengoperasikan toko apa pun di sana sejak tahun 2003.
Meskipun banyak penggemar K-Pop yang mengetahui informasi-informasi di atas, seruan pemboikotan Starbucks tetap ada, dan disebut sebagai bagian dari boikot organik yang didorong oleh gerakan BDS.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.