Putusan Pengadilan Keluar, Min Hee Jin Pertahankan Posisi Sebagai CEO ADOR dan Menangkan Gugatan terhadap HYBE

Min Hee Jin menangkan gugatan terhadap HYBE terkait hak suara pemecatan dirinya dalam putusan pengadilan pada Kamis (30/05).
KPOPCHART.NET – Pengadilan memutuskan mendukung CEO ADOR Min Hee Jin dalam gugatan yang diajukan terhadap HYBE atas putusan sementara yang melarang penggunaan hak suara.
Pada Kamis (30/05), Divisi Penyelesaian Sipil 50 Pengadilan Distrik Pusat Seoul mengeluarkan keputusan yang mengutip gugatan perintah sementara yang diajukan Min Hee Jin terhadap HYBE untuk melarang penggunaan hak suara.
Pengadilan memutuskan bahwa ”klaim dan materi yang diajukan sampai saat ini tidak cukup menjelaskan alasan pemecatan atau pengunduran diri (untuk CEO Min Hee Jin) yang diklaim oleh HYBE.”
Baca Juga: Jurnalis Koneksi Min Hee Jin Ini Mainkan Peran atas Kontroversi Kim Garam dan BTS!
Pihak perwakilan Min Hee Jin mengatakan bahwa HYBE memutuskan hal ini berdasarkan klausul dalam perjanjian pemegang saham yang ditandatangani antara Min Hee Jin dan HYBE pada bulan Maret lalu.
Perjanjian tersebut dinyatakan bahwa “tindakan harus diambil dengan hak suara dari saham yang dipegang agar ADOR dapat mempertahankan posisinya sebagai CEO dan direktur eksekutif selama 5 tahun sejak tanggal pendirian.”
Berdasarkan keputusan pengadilan pada hari ini, HYBE tidak akan dapat menggunakan hak suaranya atas pemecatan CEO Min Hee Jin pada rapat umum pemegang saham ADOR yang dijadwalkan pada tanggal 31 besok hari.
Saham ADOR 80% dimiliki oleh HYBE, 18% oleh Min Hee Jin, dan 2% oleh rekan dekat Min Hee Jin.
Satu hal yang menarik untuk diteliti yakni apakah petisi yang diajukan oleh perwakilan Min Hee Jin memiliki peran besar dari keputusan pengadilan.
Sebelumnya, seluruh anggota NewJeans dan orang tua, serta 10.000 penggemar NewJeans telah mengajukan petisi untuk mendukung Min Hee Jin.
Namun, karena perintah yang diajukan oleh Min Hee Jin hanya berlaku untuknya, kemungkinan besar dewan direksi ADOR akan tetap mengalami pergantian pada rapat umum.
Diperkirakan kedua belah pihak akan mengalami kesulitan untuk mencapai kesepakatan mengenai isu-isu penting yang harus diputuskan oleh dewan direksi.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.