Sindir ARMY Lewat Lagu, Ternyata Lagu Pied Piper Milik BTS Terinspirasi Dari Kisah Dalam Dongeng Loh!

Sindir ARMY Lewat Lagu, Ternyata Lagu Pied Piper Milik BTS ini Terinspirasi Dari Kisah Dalam Dongeng
KPOPCHART.NET - Mustahil rasanya jika kalian tak mengenal boy group asal Korea Selatan BTS.
Kumpulan 7 pemuda yang punya berjuta prestasi dan penggemar ini mampu membuat warganet khususnya ARMY selalu jatuh hati lagi dan lagi.
Kecintaan ARMY terhadap BTS selalu menjadi perbincangan publik, karena ARMY mampu melakukan segala hal untuk sang artis dari mulai membuat sang artis menang karena voting mereka hingga menurunkan voting terhadap acara yang mungkin mereka anggap meremehkan sang idola.
Perlakuan ARMY yang diibaratkan pelindung BTS ini membuat BTS menciptakan lagu sindiran halus untuk ARMY yang amat mencintainya.
Lagu "Pied Piper" adalah salah satu lagu Kpop yang paling subversif berisi sindiran halus. "Pied piper" ternyata terinspirasi dari sebuah judul buku dongeng asal Jerman karya Robert Browning dengan judul "The Pied Piper Of Hamelin".
Dongeng yang menceritakan tentang piper yang merupakan seorang peniup seruling berpakaian warna-warni. Ia datang ke Kota Hamelin untuk memberantas hama tikus dengan cara meniup seruling ajaibnya.
Baca Juga: Wow! Semua Member BTS Menjadi Solois yang Masuk dalam Kategori ini di Spotify
Walikota Hamelin berjanji akan memberi piper imbalan apabila ia telah selesai melakukan tugasnya. Sayangnya setelah hama tikus tersebut hilang pemerintah mengingkari janjinya dengan menolak untuk memberi piper imbalan.
Piper merasa marah dan meninggalkan kota, sebagai balas dendam, ia akhirnya memanfaatkan kekuatan sihirnya untuk memikat anak-anak di kota. Sementara orang-orang dewasa berada di dalam gereja, anak-anak mulai mengikuti Piper ke dalam hutan dan tak pernah kembali.
Dalam lagu ini BTS dianggap sang Piper itu sendiri. BTS berfokus pada aspek paling kuat yang dimiliki oleh Piper.
Jika piper mampu menghipnotis para anak-anak melalui serulingnya maka BTS mampu memikat banyak orang melalui lagu-lagu dan pesona mereka. Sedangkan anak-anak dalam konteks ini adalah para fans khusunya ARMY.
Jungkook membuka lagu seolah menunjukkan sifat ganda dari "Pied Piper" yang tak hanya bisa menolong tapi mampu menghancurkan.
"Aku semakin menyukainya karena itu buruk, kamu juga sudah tahu itu. Kita tak bisa menghentikannya sekarang (kau tak bisa berhenti) jadi cobalah sedikit lebih jujur (padaku)" penggalan lirik yang dinyanyikan oleh Jungkook itu mencoba mendesak penggemar mengakui pengaruh yang ia miliki dengan jujur.
Dalam lagu ini pula BTS menegur ARMY agar mereka tidak berlebihan dan mengetahui batas.
"Sekarang berhentilah melihatku dan belajarlah untuk ujian, Orang tua dan atasanmu tak suka padaku, video clip yang sudah kamu tonton dan tweet, V app dan 'Bon Voyage' aku tahu kamu menyukainya. Tapi, apa yang kamu lakukan? Berhentilah, kamu bisa menganalisa MV nya nanti."
Lewat penggalan lirik tersebut pula RM sang Leader meminta penggemar untuk fokus terlebih dahulu pada apa yang menjadi prioritas agar tak terbengkalai. Karena menjadi fans terkadang kita lupa waktu karena terlalu fokus terhadap sang idola.
Baca Juga: Lagu BTS Ini Punya Pengaruh Besar Terhadap Kesehatan Mental, Psikiater Korea Jelaskan Tekniknya
Jika fans mampu bertanggung jawab terhadap prioritas mereka maka lagu ini bukan menjadi hukuman melainkan hadiah, "kamu tidak sedang dihukum, kemarilah aku adalah surgamu."
BTS ingin para ARMY menjadi orang yang bertanggung jawab bisa mengatur waktu dan memilah apa yang seharusnya diutamakan.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.