Rangkuman Skandal Tabrak Lari Kim Ho Joong dalam Keadaan Mabuk Hingga Dibanjiri Petisi Tuntut Pengusiran

Setelah kasus Kim Ho Joong terungkap, papan buletin KBS dibanjiri petisi permisa yang menuntut pengusiran Kim Ho Joong
KPOPCHART.NET - KBS sedang mempertimbangkan penampilan penyanyi Kim Ho Joong, yang ditahan dan diselidiki karena dicurigai melakukan tabrak lari dalam keadaan mabuk.
Dikutip dari liputan Star News (28/05), KBS berencana mengadakan rapat komite peninjau peraturan penampilan siaran untuk Kim Ho Joong pada tanggal 29.
Sudah 20 hari sejak Kim Ho Joong mengalami kecelakaan saat minum dan mengemudi. Keputusan diharapkan diambil pada hari peninjauan atau keesokan harinya.
Baca Juga: Akibat Kasusnya, Laman Fan Cafe Kim Ho Joong Mendadak Diprivat?
KBS telah menetapkan tindakan ilegal atau tidak bermoral yang menyebabkan kontroversi sosial sebagai subjek peninjauan peraturan untuk penampilan siaran.
Jika komite pemutaran film menentukan bahwa orang yang bersangkutan mempunyai masalah, maka akan mengambil langkah seperti rekomendasi untuk tidak tampil, penangguhan sementara penampilan (dalam kasus dakwaan perdata atau pidana), atau peraturan mengenai penampilan di siaran, tergantung pada tingkat keparahan kasusnya.
Setelah kejahatan Kim Ho Joong terungkap, papan buletin petisi pemirsa KBS dibanjiri petisi yang menuntut pengusiran Kim Ho Joong.
Program hiburan KBS 2TV Stars' Top Recipe at Fun-Staurant mengedit seluruh penampilan Kim Ho Joong dan juga mengambil tindakan untuk melarang penggunaan nama acara dan logo World Union Orchestra Super Classic: Kim Ho-joong & Primadonna dimana Kim Ho Joong muncul.
Menurut polisi, Kim Ho Joong didakwa atas tuduhan melarikan diri setelah menyebabkan kecelakaan saat bertabrakan dengan taksi yang melaju di jalan di Apgujeong, Gangnam, Seoul sekitar pukul 23.40 KST (09/05).
Kim Ho Joong dianggap gagal mengambil tindakan setelah kecelakaan berdasarkan Undang-Undang Lalu Lintas Jalan.
Setelah kecelakaan itu, Kim Ho Joong tidak membereskan tempat kejadian dan pindah ke sebuah hotel dekat Guri, Gyeonggi. Ia muncul di hadapan polisi keesokan harinya, 17 jam kemudian, sekitar pukul 16.30 KST.
Sementara itu, Manajer A pergi ke kantor polisi terlebih dahulu dan secara tidak benar mengakui bahwa dialah yang mengemudikan mobil tersebut, sehingga menyebabkan kebingungan dalam penyelidikan polisi.
Terungkap bahwa Kim Ho Joong akhirnya mengaku mengemudi setelah diinterogasi oleh polisi yang mengonfirmasi pemilik kendaraan tersebut.
Polisi percaya bahwa Kim Ho Joong, Lee Gwang Deuk, CEO agensinya Think Entertainment, General Manager Jeon, dan Manajer A secara sistematis mencoba menutupi mengemudi dalam keadaan mabuk Kim Ho Joong dengan mencoba berganti pengemudi.
Diketahui, kartu memori kotak hitam yang menempel pada kendaraan Kim Ho Joong telah dilepas oleh Tuan Jeon yang tiba lebih dulu di lokasi kecelakaan.
Pada saat penyelidikan awal polisi, Kim Ho Joong membantah dugaan mengemudi dalam keadaan mabuk. Namun pada tanggal 19, 10 hari setelah kecelakaan, dia mengakui dan meminta maaf.
Sudah 10 hari sejak kecelakaan itu, Kim Ho Joong berkata, "Saya dengan tulus meminta maaf karena menyebabkan luka dan kekecewaan pada banyak orang karena penilaian yang salah."
Ia menambahkan, "Saya sangat menyesal dan merenung. Saya akan dengan setia berpartisipasi dalam penyelidikan polisi. Saya menundukkan kepala sekali lagi dan meminta maaf."
Setelah itu, Kim Ho Joong mendatangi Kantor Polisi Gangnam di Seoul (21/05) untuk diinterogasi, dan ditangkap tiga hari kemudian (24/05).






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.