HYBE Libatkan Pledis Dalam Kasusnya, CARAT Marah Atas Klaim Han Seong Soo Pada SEVENTEEN

HYBE libatkan Han Seong Soo dalam ajukan petisi ke pengadilan hingga CARAT dibuat geram atas pengakuan ini.
KPOPCHART.NET - Kasus antara HYBE dan Min Hee Jin semakin memanas dan tidak kunjung temukan titik ujung.
Kemarin (24/5), beredar kabar bahwa HYBE ajukan petisi berisi kritikan untuk Min Hee Jin dan menggandeng semua anak perusahaannya.
Dilansir melalui Naver menurut industri hukum dan musik ditanggal (24/5), selain ketua HYBE yaitu Bang Si Hyuk, pendiri Pledis Han Seong Soo, So Seong Jin dari Source Musik resmi ajukan petisi ke pengadilan.
Selain itu beberapa nama yang terlibat mulai dari produser Pdogg, Direktur Son Seong Duk, Direktur Kim Seong Hyun dan produser Slow Rabbit juga turut serta ajukan petisi.
Dalam konflik ini, penggemar akui geram atas kelakuan HYBE yang melibatkan artis mereka untuk ajukan petisi, khususnya SEVENTEEN.
Dalam Naver yang ditulis oleh Reporter Lee Je Hoon kemarin (24/5) menyebutkan tentang Han Seong Soo yaitu pendiri Pledis
Baca Juga: Selain Bunnies, Min Hee Jin Mendapat Dukungan Dari Beragam Tokoh, Termasuk Penulis Webtoon dan CEO
Master Professional tersebut yang menjadikan SEVENTEEN sebagai penyanyi rekaman baru dengan penjualan album tahunan.
Di mana angka yang dihasilkan sebanyak 16 juta kopi.
Atas pengakuan tersebut, CARAT dibuat geram dan meninta SEVENTEEN untuk keluar dari Pledis Entertainment.
Padahal Selama Ini SEVENTEEN adalah grup yang memproduksi lagunya sendiri.
Hal ini membuat CARAT marah dan ajukan ptotes pada HYBE serta Pledis Entertainment.
Dengan Menaikkan hastag "한성수 방시혁이랑 손잡고 한강가 (Han Seong Soo dan Bang Si Hyuk berpegangan tangan di sepanjang Sungai Han).
Tidak hanya itu, CARAT juga trendingkan "LEAVE SEVENTEEN ALONE" di Twitter.
Keterlibatan Master Professional Han Seong Soo dalam pembuatan petisi ini, membuat nama SEVENTEEN ikut terseret dalam masalah.
Tidak hanya itu, beberapa artis HYBE juga ikut terlibat karena agensi ini gandeng beberapa direktur anak perusahaannya.
Bahkan hingga para produser di bawah naungan HYBE.
Bagaimana menurut kalian?






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.