Label AOMG Alami Kemerosotan, Imbas dari Gagal Perbarui Kontrak Artis Hingga Masalah Internal Perusahaan

kisah AOMG yang telah berkembang pesat dengan mewakili dunia hip-hop dan R&B, kini ditinggalkan artis besarnya
KPOPCHART.NET - AOMG (Above Ordinary Music Group) merupakan label rekaman asal Korea Selatan yang dikenal dengan label hip-hop, didirikan oleh Jay Park pada tahun 2013.
Sejumlah besar artis hip-hop seperti Gray, Simon Dominic, Loco, dan Ugly Duck bergabung dalam naungan label AOMG.
Ketika perusahaan ini didirikan, kegilaan audisi hip-hop terjadi di Korea Selatan dan AOMG bertambah besar. Secara khusus, program MBN Sign Here pada tahun 2019, disiarkan dengan tujuan memilih artis baru AOMG, hal ini juga merupakan contoh pengaruh AOMG baik di dalam maupun di luar industri.
Baca Juga: Debutkan ILLIT dan TWS, HYBE Labels Laporkan Hasil Kuartal Pertama Tahun 2024, Alami Penurunan?
Tidak hanya di kancah hip-hop, tetapi AOMG juga membuktikan dirinya sebagai merek global dengan keberhasilan berbagai konser, tur dunia, dan berbagai acara tidak hanya di pasar domestik tetapi juga di pasar internasional.
Saat ini AOMG sedang menghadapi kemerosotan karena banyaknya artis ternama yang gagal memperbarui kontraknya, rumor karena masalah internal perusahaan, dan perubahan sistem.
Banyak artis yang disebut-sebut sebagai pilar perusahaan secara bergantian terus hengkang beberapa bulan belakangan ini. Pertama, CEO DJ Pumpkin yang memimpin perusahaan selama kurang lebih enam tahun sejak 2018 juga mengundurkan diri dari jabatannya.
Selain itu, adanya kontroversi iklan dengan penyanyi Minoy pada bulan februari tahun ini yang disampaikan oleh Minoy melalui siaran langsung. Hal itu terjadi karena adanya suasana tidak nyaman antara Minoy dan AOMG.
Selain itu, tiga hari setelah kabar pengunduran diri DJ Pumpkin, Gray, Woo Won Jae , Lee Hi, dan GooseBumps mengumumkan pemutusan kontrak eksklusif mereka.
Disusul oleh Simon Dominic yang sudah mengumumkan niatnya untuk keluar dari perusahaan pada bulan lalu dan dikabarkan sedang menjalani prosedur likuidasi. Code Kunst juga mengakhiri kontrak eksklusifnya di bulan yang sama.
Karena ini adalah perusahaan hiburan, berita mengenai tidak ada perpanjangan kontrak dengan artis mereka bukanlah hal yang mengejutkan. Namun fakta artis AOMG yang meninggalkan perusahaan secara berturut-turut membuat AOMG saat ini tidak memiliki artis "pilar" yang mampu memimpin perusahaan, patut menjadi perhatian di kalangan penggemar hip-hop.
Tentu saja AOMG masih memiliki artis-artis seperti Loco, Yugyeom GOT7, Coogi, Hoody, Punchnello, dan Minoy. Non musisi termasuk Atlet Jung Chan Sung dan penulis Kian84.
AOMG bukanlah label independen, CJ ENM Entertainment sebagai perusahaan induknya. Sulit untuk mendiskusikan krisis yang akan terjadi pada AOMG, bahkan eksistensi perusahaan tersebut. Selain itu, musik AOMG yang unik dan canggih masih cukup menarik perhatian publik.
Namun, tantangan AOMG tetap ada yaitu artis-artis yang tersisa tidak dapat menunjukkan aktivitas musik yang aktif, dan isu produksi serta perhatian publik lebih rendah dibandingkan dengan artis-artis yang keluar dari perusahaan. Sehinggas ada kemungkinan artis-artis yang ada saat ini akan hengkang dari AOMG.
Dari sudut pandang perusahaan, prioritas harus diberikan untuk mengidentifikasi penyebab pasti kegagalan artis dalam memperbarui kontrak. Kegagalan memperbarui kontrak pada akhirnya menyebabkan tidak adanya visi baru dan masalah komunikasi.
Perhatian terfokus pada apakah AOMG akan mendapatkan kembali reputasinya di masa lalu dan mengambil lompatan untuk maju.




Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.