Perlakuan Staf ke Penggemar saat TWS Lakukan Syuting Music Video di Hongkong Tuai Pro-kontra

Perlakuan staf TWS ke penggemar saat mereka sedang melakukan syuting MV di Hongkong menuai pro dan kontra
KPOPCHART.NET – TWS telah membuat para penggemar antusias dengan kabar comeback mereka yang akan segera hadir.
TWS merupakan boy group rookie yang beranggotakan enam orang dan berada di bawah naungan Pledis Entertainment.
Selama seminggu terakhir, TWS dilaporkan sedang melakukan syuting music video di Hongkong untuk comeback mereka pada bulan Juni mendatang.
Baca Juga: Terungkap! Kepribadian Kim Soo Hyun Queen of Tears yang Berbeda Bikin Tercengang
Di tengah antusiame comeback, proses syuting music video TWS justru menuai pro dan kontra.
Kontroversi ini berasal dari perlakuan staf TWS yang dinilai kurang sopan terhadap penggemar.
Seorang penggemar TWS baru-baru ini membagikan pengalamannya di sosial media Threads.
Baca Juga: Kim Ji Won dan Byeon Woo Seok Alami Krisis Identitas Gegara Queen of Tears dan Lovely Runner
Penggemar tersebut menceritakan bahwa dia dan pera penggemar lainnya melihat TWS sedang berada di Kota Kennedy pada tanggal 2 Mei lalu.
Namun, alih-alih menceritakan momen bahagianya bertemu TWS, penggemar ini justru mengungkapkan kekecewaannya terhadap sikap para staf TWS yang dirasa sangat buruk.
Menurutnya, staf tersebut terus menyuruh para penggemar untuk pergi dengan cara yang kasar.
Bahkan ketika dia mencoba mengambil foto dari apartemennya, staf tersebut berlari ke arahnya untuk memarahi dan mengusirnya.
Untungnya, kekecewaannya mereda ketika TWS berkata, “Pasti berat bagi kalian semua. Terima kasih semuanya.”
Di hari yang sama, penggemar lain di Threads juga turut membagikan pengalaman yang serupa.
Sang penggemar menceritakan bahwa staf melarangnya untuk berkeliaran dan menanyakan apakah dirinya tinggal di sekitar area tersebut.
Meski penggemar telah menjelaskan bahwa dia hanya ingin lewat untuk pulang, namun staf bersikeras untuk mengikutinya hingga sampai rumah.
Beberapa orang berpendapat bahwa hal ini merupakan tindakan protektif dari staf terhadap artisnya.
Namun, banyak orang yang justru mempermasalahkan hal tersebut karena dianggap kasar dan bahkan sudah menyalahi undang-undang yang berlaku.
Kalau menurut pendapat kalian bagaimana?






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.