← Kembali ke Blog
ADORHYBE LabelBig Hit Music

Menurut Laporan, Anak Perusahaan HYBE Label Banyak Kehilangan Uang di Tahun 2023 dan Hanya Segini yang Terima Laba

Andini KCN · May 5, 2024
Menurut Laporan, Anak Perusahaan HYBE Label Banyak Kehilangan Uang di Tahun 2023 dan Hanya Segini yang Terima Laba

Meaki HYBE Label mengalami keuntungan namun ternyata beberapa anak perusahaan mereka yang mengalami laba negatif.


KPOPCHART.NET - HYBE Label mengadakan rapat dimana mereka mengumumkan pendapat mereka selama kuartal pertama tahun 2024.

Dalam rapat tersebut dikatakan jika HYBE tlh mengalami banyak keuntungan melalui berbagai penjualan.

Kali ini, total penjualan dari masing-masing anak perusahaan dari HYBE Label telah dibagikan secara online.

Banyak penggemar yang terkejut dengan hasil yang telah di bagikan mereka tersebut.

Baca Juga: Sikap Diam HYBE ke BTS, Karangan Bunga Duka dari ARMY Berjejer di Depan Gedung, Ini Arti Tulisan di Setiap Bunga!

Hal ini dikarenakan dari banyaknya anak perusahaan yang telah dilaporkan tersebut terdapat 17 anak perusahaan yang mempunyai laba bersih negatif tahun 2023.

Menurut laporan tersebut, dari 17 anak perusahaan hanya enam perusahaan yang mendapatkan laba positif.

Dan berikut adalah nama perusahaan yang mendapat laba secara postif di tahun 2023.

1. Big Hit Music dengan total penjualan pada 2023 adalah 552,3 miliar Won atau sekitar 6,5 triliun Rupiah (berdasarkan kurs hari ini), sedangakan laba bersihnya adalah 140,3 miliar Won atau sekitar 1,65 triliun Rupiah.

2. HYBE Japan dengan total penjualan 504,2 miliar Won atau sekitar 5,93 triliun Rupiah. Laba bersih mereka ialah 49,8 miliar Won atau sekitar 586,4 miliar Rupiah.

Baca Juga: CEO HYBE Tanggapi Multi-label Error dan Ungkap Akan Akhiri Konflik Secara Baik

3. Pledis Entertaiment dengan total penjualan 327,1 miliar Won atau sekitar 3,85 triliun Rupiah. Laba bersih sebesar 60,2 miliar Won atau sekitar 708,9 miliar Rupiah.

4. ADOR dengan total penjualan 110,2 miliar Won atau sekitar 1.29 triliun. Mereka memperoleh laba bersih sebesar 26,5 miliar Won atau sekitar 312 miliar Rupiah.

5. Source Music dengan total penjualan 61,1 miliar Won atau sekitar 719,5 miliar Rupiah. Dengan perolehan laba bersih sebesar 12,1 miliar Won atau sekitar 142,4 miliar Rupiah.

6. Weverse Japan dengan penjualan sebesar 110,2 miliar Won atau sekitar 738,3 miliar Rupiah dan perolehan laba mereka ialah 4,5 miliar Won atau sekitar 52,9 miliar Rupiah.

7. HYBE IM (pengembangan dan pasokan perangkat lunak game) dengan total penjualan pada tahun 2023 adalah 30,8 miliar Won atau sekitar 362,6 miliar Rupiah , sedangkan laba bersih adalah -20,9 miliar Won atau sekitar -246,1 miliar Rupiah.

Baca Juga: Kementerian Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata Ungkap Akan Selidiki Kecurigaan Tentang Penimbunan Musik dari BTS

8. Weverse America dengan total penjualan pada tahun 2023 adalah 17,0 miliar Won atau sekitar 200,1 miliar Rupiah, sedangkan laba bersih adalah -1,9 miliar Won atau sekitar -22,3 miliar Rupiah.

9. Supertone (pengembangan dan pasokan perangkat lunak aplikasi) dengan total penjualan pada tahun 2023 adalah 2,3 miliar Won atau sekita 27 miliar Rupiah sedangkan laba bersih adalah -6,6 miliar Won atau sekitar -77,7 miliar Rupiah.

10. Binary Korea (pengembangan dan pasokan perangkat lunak sistem) dengan total penjualan pada tahun 2023 adalah 0 miliar Won, sedangkan laba bersih adalah -3,8 miliar Won atau sekitar -44,7 miliar Rupiah.

11. XING CAN SHENG SHI (agen manajemen) dengan total penjualan pada tahun 2023 adalah 3,0 miliar Won atau sekitar 35,3 miliar Rupiah sedangkan laba bersih adalah -300 juta Won atau sekitar -3,53 miliar Rupiah.

Melihat hal ini para penggemar menanggapi dengan beragam komentar.

"Hanya ada beberapa label yang menghasilkan uang?", "Mengapa ada begitu banyak perusahaan yang tidak berguna?", "Mengapa mereka berkecimpung dalam bisnis game?".

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan