Patahkan Opini Publik Tentang BTS Dapat Perlakuan Khusus, Simak Pernyataan Direktur Administrasi Tenaga Kerja Militer

Patahkan Opini Publik Tentang BTS Dapat Perlakuan Khusus, Simak Pernyataan Direktur Administrasi ini
KPOPCHART.NET - "BTS juga berangkat wajib militer" ungkapan dari Direktur Administrasi Tenaga Kerja Militer tersebut sangat mematahkan opini publik tentang BTS pasti mendapatkan perlakuan spesial di militer.
Kepala Administrasi Tenaga Kerja Militer mengungkapkan kemungkinan penghapusan sistem dinas militer khusus untuk personel olahraga dan seni. Dia juga mengatakan bahkan sekelas BTS pun mendaftar wajib militer.
Dilansir dari Yonhap News pada tanggal 2 Mei kemarin Komisaris Lee mengatakan bahwa dibandingkan dengan saat sistem layanan tambahan (pengecualian militer) termasuk personil seni dan olahraga, diperkenalkan ada banyak hal dilingkup militer pada saat itu.
Baca Juga: Intip Fakta Menarik Jimin BTS, si Vokalis Imut Bersuara Merdu yang Mungkin Belum Diketahui Para ARMY
"Mengenai perlakuan khusus di wajib militer bagi pelaku seni dan olahraga ini mungkin akan dihilangkan," kata Komisaris Lee.
"Inipun belum diputuskan dan mungkin ada beberapa opsi, kriteria penentuan rencana mana yang optimal adalah keadilan kewajiban di dinas militer dan tingkat opini masyarakat," ujarnya.
Ia pun menilai BTS aktif dalam menjalankan tugasnya di militer. "Memberikan sinyal yang sangat positif" dalam hal keadilan dalam memenuhi kewajiban wajib militer.
Komisaris Lee mengatakan, "publik memyaksikan para anggota BTS dengan rajin menjalani wajib militer setelah terpilih untuk misi khusus polisi militer (SDT) atau asisten kamp pelatihan."
Bahkan lagu-lagu BTS berada di tanggal lagu Billboard 'wajib militer'. Jika mereka menjadi grup yang utuh lagi, popularitas mereka akan semakin meningkat prediksinya.
Tunjangan dinas militer khusus didirikan pada tahun 1973 dengan tujuan memungkinkan seniman dan talenta khusus yang berkontribusi pada kemajuan prestise nasional dan pengembangan budaya untuk bertugas sebagai personel olahraga dan seni di dinas militer.
Meskipun ini merupakan bentuk dinas alternatif namun dinilai lebih mendekati pengecualian militer dibanding dengan tamtama biasa.
Sementara itu kontroversi yang mendukung dan menentang sistem ini terus berlanjut di masyarakat Korea. Itu sebabnya keputusan yang Komisaris Lee ungkapkan masih membutuhkan tinjauan ulang.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.