← Kembali ke Blog
HYBEILLITNewJeans

Profesor Ini Khawatir NewJeans dan ILLIT Akan Cepat Mengalami Kejatuhan Jika Hal Ini Terus Terjadi

Raini KCN · May 1, 2024
Profesor Ini Khawatir NewJeans dan ILLIT Akan Cepat Mengalami Kejatuhan Jika Hal Ini Terus Terjadi

Seorang profesor mengungkapkan NewJeans dan ILLIT akan cepat mengalami kejatuhan jika hal ini terus dilakukan


KPOPCHART.NET - NewJeans dan ILLIT, dua grup baru besutan HYBE ini meraih popularitasnya dengan sangat cepat.

Keduanya sama-sama menciptakan berbagai rekor terbaru di berbagai chart musik meski belum lama debut.

Jika dipandang sekilas, keduanya nampak memiliki konsep yang mirip satu sama lain.

Baca Juga: Lagu Solo Dari Album Face Jimin BTS Kini Mencapai Prestasi Penghargaan Terbaru Pada Bulan April

Baik ILLIT maupun NewJeans, punya lagu-lagu yang easy listening, yang berkat hal tersebut mampu membuat grupnya naik pesat dengan waktu yang sangat singkat.

Kemiripan antara NewJeans dan ILLIT ini memunculkan kekhawatiran besar mengenai penurunan daya saing.

Konsep yang mirip tersebut juga dinilai ahli bertolak belakang dari tujuan HYBE, yaitu untuk menciptakan sinergi dengan warna-warna yang berbeda.

Baca Juga: Jadi Ambassador Louis Vuitton, Song Joong Ki Lakukan Interview dengan Majalah Arena Bahas Filmografinya

Jika konsep antar grup yang mirip seperti ILLIT dan NewJeans terus bermunculan dan hanya mengejar popularitas belaka, beberapa khawatir bahwa Kpop akan bernasib sama seperti Jpop yang jatuh dalam sekejap.

Dilansir dari Edaily Korea, seorang profesor menejemen hibutan dari Institut Media dan Seni Dong Ah, Shim Hee Cheol, berkata, "Kata 'pop' dalam 'Kpop' sebagian menyiratkan bahwa itu populer."

"Tetapi jika Anda hanya mengejar elemen populer, Anda bisa kehilangan daya saing Anda dalam sekejap ketika tren berubah," pungkasnya.

Baca Juga: Park Sung Hoon Ungkap Alasan Mengapa Ia Jadi Kurus Usai Queen of Tears Berakhir

Shim Hee Cheol juga mengatakan bahwa agar Kpop tidak bernasib sama dengan Jpop, maka perusahaan multi label dan multi produksi harus mempunyai strategi.

Masalah Min Hee Jin dan HYBE menjadi perhatian yang serius karena terjadi di perusahaan besar di industri musik.

HYBE, sebagai multi label dianggap bisa mempercepat generalisasi musik Kpop jika grup yang mirip seperti NewJeans terus muncul.

"Jika Anda menyalin NewJeans, semua orang akan menjadi NewJeans, dan ini akan membawa hasil yang buruk pada perusahaan jangka panjang," ucap Min Hee Jin pada konverensi pers beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Buktikan Popularitasnya, BOYNEXTDOOR Akan Tampil di Summer Sonic 2024 Bahkan Sebelum Memulai Debut Jepang

Beberapa tahun terakhir, musik yang easy listening digunakan untuk mendongkrak popularitas dengan cara yang instan.

Hal tersebut memunculkan kekhawatiran mendalam tentang 'produksi massal idola tipe pabrik'.

Adanya audisi juga disebut bisa mempercepat transformasi Kpop menjadi sebuah pabrik, dimana para juri akan memilih peserta sesuai ekspektasi publik dibanding menemukan artis baru.

Baca Juga: Terungkap! Inilah Alasan Sebenarnya Mengapa Lee So Man Tinggalkan SM Entertainment Saat Ini

Sementara itu, para ahli juga menyorot produksi musik Amerika seperti Taylor Swift, Olivia Rodrigo, dan Victoria Monet.

Dimana para penyanyi tersebut menulis lagu dan musiknya sendiri sehingga menciptakan persaingan yang lebih beragam.

Kritikus musik populer, Lim Jin Mo, berkata, "Kpop dikenal dari segi visual dan performanya, namun dalam situasi di mana ia tidak memiliki daya persuasif artistik."

"Saya khawatir fakta bahwa tatanan budaya tidak normal akan menjadi hal yang buruk, dipublikasikan dan berdampak negatif pada masa kejayaan Kpop," katanya.

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan