Perseteruan Min Hee Jin VS HYBE Kian Memburuk, CEO ADOR Gagal Hadiri Rapat Dewan Direksi!

Perseteruan Min Hee Jin dan HYBE terpantau semakin memburuk, kini CEO ADOR gagal hadiri rapat dewan.
KPOPCHART.NET - Sejak kemunculan kabar perseteruan Min Hee Jin dengan HYBE pada Senin (22/04), hingga kini berita tersebut masih menjadi salah satu topik yang hangat dibicarakan.
HYBE yang pada tanggal 22 April lalu meluncurkan audit mendadak, mengklaim bahwa Min Hee Jin mencoba mengambil alih hak manajemen ADOR.
Kabar tersebut semakin panas kala semakin hari semakin muncul rumor yang melibatkan HYBE dan juga Min Hee Jin.
Baca Juga: ILLIT Tunjukkan Popularitas yang Kian Meningkat di Tengah Huru-hara yang Terjadi dalam Internal HYBE
Sementara baru-baru ini, Senin (29/04) media Korea melaporkan bahwa Min Hee Jin gagal meghadiri rapat dewan direksi HYBE.
Kegagalan tersebut disebabkan oleh Min Hee Jin yang menolak turut serta dalam rapat tersebut.
Berdasarkan laporan, ada dua alasan mengapa Min Hee Jin menolak panggilan rapat.
Alasan pertama, dikarenakan ilegal bagi HYBE untuk mengajukan permintaan pergantian CEO sekaligus dewan direksi ADOR.
Alasan kedua dikarenakan konvensi direksi yang telah diaudit juga berada di luar hak HYBE sehingga diklaim ilegal.
Penjelasan singkatnya, audit HYBE terhadap ADOR beserta manajemennya dianggap belum sesuai.
Baca Juga: Tuntut Perlindungan, Penggemar LE SSERAFIM Kirim Truk Protes ke Gedung HYBE Usai Tuduhan Min Hee Jin
Namun mereka sudah meminta konvensi dewan direksi, termasuk ADOR dengan tujuan untuk mempercepat proses pemecatan terhadap Min Hee Jin dan direkturnya.
Kilas balik pada Kamis (25/04), HYBE mengajukan permintaan kepada pengadilan untuk menggelar rapat pemegang saham darurat apabila panggilan rapat dewan direksi gagal.
Rencana cadangan mereka bertujuan memberhentikan Min Hee Jin sebagai CEO sekaligus mengubah dewan manajemen ADOR.
Menurut praktik bisnis dan hukum, rapat pemegang saham darurat akan membutuhkan waktu setidaknya 8-9 minggu untuk dilaksanakan.
HYBE mengungkap sesuai dengan anggaran dasarnya, bahwa mereka berwenang mengaudit kinerja direksi sekaligus menyerukan konvensi direksi.
Karena hal itu pula HYBE tidak memahami alasan CEO ADOR tidak menanggapi panggilan tersebut.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.