← Kembali ke Blog
HYBESMADORLee Soo ManBang Shi Hyuk

SM Entertainment Dibebankan Biaya Pajak Imbas Beri Komisi ke Lee Soo Man di Tengah Konflik HYBE dan ADOR

Egi Nurcahyani · April 27, 2024
SM Entertainment Dibebankan Biaya Pajak Imbas Beri Komisi ke Lee Soo Man di Tengah Konflik HYBE dan ADOR

SM Entertainment dikenakan pajak besar karena komisi berlebih kepada Lee Soo Man, menimbulkan pertanyaan dalam konflik dengan HYBE dan ADOR


KPOPCHART.NET - Dalam lanskap industri hiburan yang dinamis, SM Entertainment kini berada di bawah sorotan karena pemungutan pajak yang signifikan yang timbul dari pembayaran komisi yang dianggap berlebihan kepada Lee Soo Man.

Situasi ini menjadi lebih rumit dengan adanya konflik yang sedang berlangsung antara HYBE dan ADOR.

Menurut laporan terbaru, SM Entertainment telah dikenakan biaya pajak yang besar setelah ditemukan bahwa perusahaan telah memberikan komisi yang tidak proporsional kepada Lee Soo Man.

Keputusan ini menimbulkan pertanyaan tentang praktik keuangan dalam industri hiburan dan bagaimana hal itu dapat mempengaruhi hubungan antara label besar dan produser mereka.

"Kami menghadapi tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya, pembayaran komisi kepada Lee Soo Man adalah sesuai dengan kontribusi signifikannya terhadap perusahaan, dan kami sedang meninjau semua opsi kami untuk menanggapi keputusan pajak ini," kata seorang juru bicara SM Entertainment.

Baca Juga: Sejak Syuting Reap What You Sow, Cara Pandang DO EXO Tentang Petani Berubah: Tetapi Setelah Mencoba...

Pemungutan pajak ini terjadi di tengah persaingan yang memanas antara SM Entertainment dan HYBE, yang baru-baru ini mengakuisisi saham mayoritas di SM, serta ADOR, sebuah sub-label yang didirikan oleh mantan eksekutif HYBE.

Konflik ini telah menarik perhatian publik dan media, dengan spekulasi tentang bagaimana hal itu akan mempengaruhi masa depan K-pop dan dinamika kekuasaan dalam industri.

Dalam konteks ini, pembayaran komisi yang besar kepada Lee Soo Man telah menimbulkan debat tentang keadilan dan transparansi dalam pembagian keuntungan di industri hiburan.

"Pembayaran ini tidak hanya mempengaruhi posisi pajak kami tetapi juga mempengaruhi persepsi publik terhadap perusahaan," tambah juru bicara tersebut.

Sebagai kesimpulan, situasi pajak SM Entertainment menyoroti pentingnya tata kelola perusahaan yang baik dan kebutuhan untuk menyeimbangkan kompensasi dengan tanggung jawab fiskal.

Sementara perusahaan menavigasi konflik internal dan eksternal, mata dunia tetap tertuju pada bagaimana mereka akan menangani tantangan ini dan dampaknya terhadap industri hiburan secara keseluruhan.

SM Entertainment menghadapi tantangan berat berupa tagihan pajak senilai 200 miliar won (~Rp2.357.073.914.000,00).

Baca Juga: CEO ADOR, Min Hee Jin Ternyata Masih Sempat Cosplay Jadi Minji NewJeans Pas Conferensi Pers

Keputusan ini diambil setelah terungkap bahwa perusahaan telah membayar komisi berlebihan kepada Lee Soo Man, produser utama mereka sebelumnya, yang memicu kewajiban pajak yang signifikan.

Pada Sabtu, 27 April 2024, diketahui bahwa SM Entertainment telah membayar lebih dari 60 miliar won (~Rp707.122.174.200) kepada Lee Soo Man selama lima tahun sejak 2015, yang merupakan 6% dari penjualan 192 album yang diproduksi olehnya.

Hal ini memicu penyelidikan pajak intensif oleh Administrasi Pajak Nasional, yang menghasilkan pemungutan pajak sebesar 20,216,660,000 Won (Rp238.260.809.571,04).

Jumlah ini merupakan 3.19% dari modal sendiri SM Entertainment pada tahun 2019, yang mencapai sekitar 6,327 miliar Won (Rp74.566.033.269,39).

SM Entertainment menantang keputusan ini, menyatakan bahwa itu tidak adil, tetapi permohonan mereka untuk peninjauan pajak ditolak.

Perusahaan berargumen bahwa mengingat peran dan kontribusi Lee Soo Man, ia berhak menerima lebih banyak daripada produser umum di industri yang sama.

Baca Juga: You Quiz on the Block Turut Terseret Konflik CEO NewJeans Min Hee Jin dengan HYBE Labels Saat ini

Namun, Dewan Peninjauan Pajak memutuskan bahwa, meskipun keahlian Lee Soo Man mungkin unik, tidak seperti hak cipta atau merek dagang, sulit untuk melihat bahwa SM Entertainment telah menerima dan menggunakan keahlian tersebut.

Oleh karena itu, mereka memutuskan bahwa SM tidak berkewajiban membayar royalti untuk keahlian tersebut di luar biaya layanan.

Lebih lanjut, terungkap bahwa jumlah yang diterima Lee untuk layanan tertentu adalah tujuh kali lebih banyak daripada yang diterima oleh produser umum lainnya di industri, seperti Bang Si Hyuk, ketua HYBE.

Dewan menilai bahwa sementara Bang Shi Hyuk dan lainnya tidak hanya menyediakan layanan serupa tetapi juga menanggung tanggung jawab manajemen, menerima lebih banyak dari mereka dianggap tidak adil.

Sehubungan dengan ini, SM Entertainment menyatakan bahwa mereka akan mengambil waktu yang cukup untuk mempertimbangkan tanggapan mereka.

Baca Juga: Bomi Apink Terancam Absen dari Acara Perpisahan Queen of Tears Imbas Ditahan Oleh Polisi Indonesia

Selama masa kerjanya di SM Entertainment, komisi berlebihan yang dibayarkan kepada Lee selalu menjadi topik kontroversial.

Lee Soo Man, melalui perusahaannya Like Planning, telah menerima lebih dari 20 miliar Won (~Rp235.707.391.400) setiap tahun.

Meskipun kreativitas produser sangat penting bagi perusahaan konten K-pop, pembayaran hampir sepertiga dari laba operasi dianggap berlebihan dan terus mendapat kritik karena merusak nilai perusahaan.

Hal ini juga memicu reaksi keras dari pemegang saham minoritas.

Sementara itu, Lee, setelah menyerahkan saham SM Entertainment ke HYBE, berhasil mengumpulkan lebih dari 500 miliar Won (~Rp5.892.684.785.000).

Baca Juga: Viral Video Hyoyeon SNSD dan Bomi Apink Joget Saat Dikabarkan Ditahan Polisi Perkara Pick Me Trip In Bali

Dengan kekayaan besar ini, ia terlibat dalam berbagai aktivitas investasi, termasuk investasi besar-besaran di perusahaan bioteknologi dan perusahaan kendaraan otonom Cina yang mengembangkan taksi drone.

Diketahui bahwa Lee Soo Man telah berinvestasi di puluhan perusahaan.

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan