Kurang Sukses dengan Girl Group, Ini Deretan Grup Wanita yang Debut di Bawah Naungan HYBE Labels

Girl group yang dibentuk dibawah naungan HYBE Labels selalu terkena kontroversi yang berujung merugikan perusahaan
KPOPCHART.NET – Keberhasilan Big Hit Entertainment dalam membangun HYBE Labels yang sekarang tidak terlepas dari peran boy group BTS yang sukses berkarir hingga ke kancah internasional.
Kepercayaan penuh Bang Shin Hyuk terhadap potensi dari masing-masing member BTS telah membuat boy group ini menjadi kebanggaan tidak hanya untuk agensi namun juga menjadi kebanggaan negara Korea Selatan.
Di sisi lain, girl group yang dibentuk oleh Big Hit Entertainment tidak mengalami keberhasilan yang cukup signifikan dan kebanyakan berakhir dengan skandal dan kontroversi.
Baca Juga: Menakjubkan, V BTS Terpilih sebagai Idol Kpop Populer Tertampan di Jepang
Berikut adalah beberapa girl group yang didebutkan oleh Big Hit Entertainment yang kini telah menjadi HYBE Labels dan sub agensinya hingga saat ini :
GLAM
GLAM merupakan girl group pertama yang dibentuk Big Hit Entertainment sebelum menjadi HYBE Labels yang sekarang. Girl group tersebut dikelola bersama dengan Source Music dan melakukan debut resminya pada tahun 2012 silam.
Di tahun 2014, salah satu member GLAM, yaitu Dahee terlibat aksi kejahatan berupa pemerasan kepada aktor terkenal Lee Byung Hun dan hasilnya idol wanita tersebut menerima hukuman percobaan selama 2 tahun.
Girl group tersebut akhirnya dibubarkan dan para trainee wanita dari Big Hit Entertainment dipindahkan ke Source Music termasuk SinB dan Eunha yang baru menjadi trainee di Big Hit Entertainment.
Baca Juga: Anggota BTS Ternyata Pernah Jadi Penari Latar Girl Grup GLAM
Sejak saat itu Big Hit yang sekarang menjadi salah satu anak perusahaan HYBE Labels tidak pernah mendebutkan artis wanita manapun termasuk girl group.
LE SSERAFIM
LE SSERAFIM memulai debutnya pada tahun 2022 di bawah anak perusahaan HYBE Labels, yaitu Source Music. Kurang dari waktu sebulan setelah mereke debut, salah satu member LE SSERAFIM, Kim Garam menjadi pusat kontroversi karena terlibat dalam tuduhan kasus kekerasan di sekolah.
Source Music selaku agensi LE SSERAFIM memberikan pernyataan bahwa Kim Garam bukanlah pelaku melainkan korban dan bahkan berusaha melindungi temannya dari perundungan di sekolah.
Netizen pada saat itu tidak mempercayai klaim dari Source Music dan Kim Garam dengan terpaksa harus meninggalkan LE SSERAFIM pada saat itu.
Setelah kejadian tersebut, perlahan-lahan LE SSERAFIM mulai meraih kesuksesan yang cukup signifikan hingga akhir tahun 2023.
Baca Juga: 5 Member LE SSERAFIM Pulang ke Korea, Fashion Airport yang Kompak Tertutup Jadi Sorotan
Di awal tahun 2024, girl group tersebut kembali menjadi sorotan publik karena video encore di suatu acara musik yang menunjukkan kemampuan vokal yang kurang dari beberapa member LE SSERAFIM.
Kontroversi pun kian memanas setelah girl group tersebut dikonfirmasi tampil di acara musik internasional Coachella.
Penampilan LE SSERAFIM di Coachella menjadi bahan kritikan yang tiada habisnya oleh para netizen lokal dan internasional.
LE SSERAFIM menjadi sasaran kritik, dengan berbagai komentar yang menyebut mereka “Tuli nada”, “Tidak berbakat”, “Sombong”, dan sebagainya.
NewJeans dan ILLIT
Kontroversi terbaru datang dari dua girl group yang dikelola oleh anak perusahaan berbeda dari HYBE Labels. NewJeans yang dikelola oleh ADOR serta ILLIT yang dikelola oleh BeLift Lab.
Min Hee Jin yang merupakan CEO dari ADOR menuduh ILLIT telah meniru NewJeans dari segi konsep hingga koreografi saat mereka debut.
Sebelum mendapat tuduhan tersebut, girl group ILLIT juga sempat diterpa kontroversi terkait penampilan encore mereka yang dinilai buruk di masa awal debut mereka.
Dari semua girl group di atas, dapat dilihat bahwa hampir setiap girl group yang debut di bawah naungan HYBE Labels tidak terlepas dari kontroversi yang berujung merugikan label tersebut.
Hal ini tentunya menimbulkan pertanyaan apakah HYBE seharusnya fokus mendebutkan idol boy group saja ketimbang idol girl group yang selalu berujung masalah.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.