Benarkah Min Hee Jin Merasa Pencapainnya Tanpa Campur Tangan HYBE? Wawancara dengan Cine21 Kembali Diungkit!

Publik dikejutkan dengan berita bahwa Min Hee Jin diminta mundur dari ADOR, wawancaranya bersma Cine21 kembali diungkit
KPOPCHART.NET - Min Hee Jin, CEO ADOR Entertainment saat ini sedang menghadapi dengan kontroversi dengan label induknya, HYBE.
Pada Tanggal 22 April 2024, tim audit HYBE Label mendatangi kantor ADOR dengan tuduhan bahwa anak agensinya tersebut berupaya mencuri hak manajemen.
Tim audit juga mengambil aset komputer perusahaan ADOR dan mengamankan pernyataan tatap muka.
Baca Juga: FNC Entertainment Umumkan Girl Group Cherry Bullet Resmi Bubar Setelah 5 Tahun
HYBE dikatakan telah mengetahui melalui informasi bahwa Tuan A dan yang lainnya telah merencanakan dan melaksanakan rencana untuk merebut hak pengelolaan.
HYBE memegang saham sebanyak 80%, sementara ADOR 20%, Min Hee Jin selaku CEO adalah pemegang saham terbesar kedua.
Buntut dari kabar tersebut, muncul pemberitaan bahwa HYBE meminta Min Hee Jin meninggalkan HYBE.
Sementara itu, wawancara Min Hee Jin dengan Cine21 berkaitan dengan bergabungnya dirinya bersama HYBE kembali diperbincangkan.
Pada wawancara tersebut, Min Hee Jin mengatakan bahwa ia menjadi CEO sekaligus produser umum secara independen.
Min Hee Jin juga mengatakan bahwa telah mendapatkan banyak pengalaman setelah berkarir selama 20 tahun sebagai produser.
Baca Juga: Doyoung NCT Memanjakan Penggemar dengan Mengadakan Acara Live Khusus untuk Merayakan Debut Solonya
Min Hee Jin menyebutbahwa ia menjadi tahu hal-hal apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam industri.
Sebelum bergabung dengan HYBE, Min Hee Jin mengatakan ia memiliki banyak pilihan.
Ia juga menyebut, "Strategi pengelolaan label terperinci yang sebenarnya setelah jumlah investasi ditentukan dan investasi dilakukan sepenuhnya merupakan kebijakan label, dan tidak ada hubungannya dengan HYBE."
"Pada saat itu, saya mempunyai beragam pilihan, dan di mana pun saya berinvestasi, ketentuan 'kemandirian kreatif' dan 'non-intervensi' akan menjadi yang pertama, jadi sebenarnya tidak ada alasan untuk memilih HYBE," ungkapnya.
Dalam hal tersebut, tentunya akan timbul pertanyaan mengapa pada akhirnya Min Hee Jin memilih HYBE.
"Namun saya enggan menjelaskannya karena wawancara kali ini mungkin mengarah ke konteks yang sedikit berbeda," jelasnya.
Min Hee Jin juga menekankan bahwa HYBE tidak bisa ikut campur dalam pembelanjaan keuangan dan produksi ADOR.
"HYBE tidak dapat memastikan rencana produksi ADOR atau bagaimana uang tersebut akan dibelanjakan," tuturnya.
Ia melanjutkan, "Sebab, otonomi operasional terjamin. Anggaran kami tidak jauh berbeda dengan perusahaan atau label lain. Ini karena saya merencanakan anggaran produksi berdasarkan pengalaman anggaran dan riset pasar."
Pernyataan-pernyataan Min Hee Jin tersebut disorot kembali oleh OP di situs Theqoo.
OP menyebut bahwa sepanjang wawancara, dapat ditarik kesimpulan bahwa Min Hee Jin mengklaim telah mencapai segala sesuatunya sendiri tanpa campur tangan HYBE.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.