← Kembali ke Blog
mualafAyana MoonmasjidDaud Kim

Ayana Moon Minta Donatur Waspada Usai Daud Kim Viral Karena Kumpulkan Donasi untuk Bangun Masjid: Jangan…

Umi Choiriyah · April 18, 2024
Ayana Moon Minta Donatur Waspada Usai Daud Kim Viral Karena Kumpulkan Donasi untuk Bangun Masjid: Jangan…

Daud Kim kumpulkan donasi untuk bangun masjid, Ayana Moon minta para donatur untuk lakukan hal-hal ini


KPOPCHART.NET - Ayana Moon dan Daud Kim adalah dua influencer mualaf asal Korsel yang cukup terkenal di Indonesia.

Keduanya menuai banyak perhatian usai Ayana Moon diduga merespon viralnya Daud Kim yang mengumumkan bahwa dirinya akan membangun masjid dengan hasil donasi yang ia kumpulkan.

Sebelumnya, Daud Kim membagikan unggahan bahwa ia sudah membeli tanah untuk pembangunan masjid di Korea Selatan.

Baca Juga: YouTuber Mualaf Kontroversial Asal Korea Selatan Ini Viral Karena Kumpulkan Donasi untuk Bangun Masjid!

Saat ini ia masih terus mengumpulkan donasi untuk pembangunan masjid yang bisa dikirimkan ke Paypal dan rekening bank pribadinya.

Namun beberapa netizen merasa ragu karena Daud Kim sebelumnya pernah terlibat berbagai kontroversi.

YouTuber mualaf tersebut pernah diduga telah mencoba melakukan rudapaksa, melakukan KDRT, mendatangi klub malam dan memanfaatkan agama sebagai konten saja.

Baca Juga: Fakta Mengejutkan Agensi Baru Jo Bo Ah XYZ Studio, Salah Satunya Disebut Mendompleng KeyEast Entertainment

Dari beberapa kontroversi di atas, Daud Kim telah meminta maaf secara publik tentang dugaan rudapaksa melalui YouTube yang kini telah dihapus.

Di sisi lain, ada influencer mualaf asal Korea Selatan lain, Ayana Moon, yang seolah memberikan tanggapan atas viralnya program donasi membangun masjid milik Daud Kim.

Ayana Moon mengunggah 3 Instagram story dalam bahasa Inggris yang menjelaskan tentang bagaimana program donasi seharusnya dilakukan.

Baca Juga: Sukses Menggelar Tour Pada Solo Debut Pertama, Mantan Anggota GIDLE ini Siap Mengeluarkan Lagu Baru

Pertama Ayana Moon mengingatkan bahwa donasi tak seharusnya dikirimkan ke rekening pribadi dan donatur harus melakukan cross check terlebih dahulu.

“Berkali-kali saya ingatkan, jangan mentransfer uang ke rekening pribadi dan mohon jangan menyalahkan orang lain jika terjadi sesuatu.

Periksa juga latar belakangnya apakah dia pernah terlibat kejahatan (seperti percobaan rudapaksa atau kekerasan dalam rumah tangga, dll),” tulis Ayana.

Ayana Moon kemudian menjelaskan bahwa di Korea Selatan, seseorang tidak bisa mengumpulkan donasi lebih dari 10 juta won (sekitar 117 juta rupiah).

“Berdasarkan Hukum di Korea, setiap individu TIDAK BISA membuka donasi di bawah rekening pribadi jika jumlahnya lebih dari 10 juta won, meskipun itu untuk tujuan keagamaan.

'Siapa pun yang gagal mendaftar, atau mendaftar melalui penipuan atau metode ilegal lainnya dan mengumpulkan donasi, akan dihukum penjara hingga 3 tahun atau denda hingga 30 juta won (Pasal 16, Ayat 1)'

Kita semua perlu belajar tentang Amanah. Semoga Allah SWT melindungi kita dari dosa,” lanjut Ayana.

Ayana juga menambahkan bahwa sebagai seorang donatur, seseorang berhak mendapatkan rincian penggunaan uang donasi yang telah diberikan.

“Omong-omong, kalau kamu seorang donatur, kamu BERHAK MEMINTA orang tersebut untuk membuka semuanya secara transparan. Kita harus memeriksa setiap sennya. 

Jangan lupakan hakmu. Kedutaan dan Kepolisian lebih dekat dari yang Anda harapkan!” Tutup Ayana di slide pertama.

Baca Juga: Jadi Member ILLIT Terpopuler di China, Penjualan Album Individu Disebut Paling Tinggi di Antara Rookie!

Pada slides kedua, Ayana Moon menjelaskan cara memonitor penggunaan uang donasi yang telah terkumpul.

“Saya tidak mendesak Anda untuk melaporkan (program donasinya), tetapi saya minta untuk tetap memantau dan bertanya.

 1. Kita perlu mengetahui rencana pastinya. (misal jumlah pasti anggarannya - jika ada yang benar-benar ingin membangun, pasti ia sudah bertanya kepada kontraktor mengenai estimasi pembangunan masjid.)

 2. Berapa banyak yang telah dia kumpulkan sejauh ini? Kenapa perlu budget UNLIMITED? Para donatur harus mengetahui perkiraan jumlah pembangunan masjid. Membangun masjid BUKAN sebuah investasi.

 3. Perlu diketahui juga bagaimana orang tersebut dapat mengelola sisa uangnya setelah membangun masjid.

 4. Mengapa orang tersebut membuka akun PRIBADI? Padahal banyak unsur ilegal/ketidaknyaman?

 5. Saya merekomendasikan orang tersebut untuk DIPANTAU oleh Federasi Muslim Korea (KMF) dan Imam Besar Masjid Pusat Seoul.

Untuk umat kita dan untuk menjaga Amanah,” jelas Ayana.

Di slide terakhir, Ayana Moon menuliskan pendapat pribadinya tentang pembangunan masjid di Korea Selatan. 

“Sebagai seorang muslim, saya selalu berharap agar kita memperbanyak ruang ibadah dan Masjid, namun, selalu ada prosedur (tertentu) khususnya di negara non-Muslim. 

Seperti yang teman-teman saya tahu, saya telah melakukan beberapa pekerjaan untuk Sertifikat halal, dll dengan pemerintah. Karena semua pekerjaan penting dan rahasia TIDAK PERNAH bisa dibagikan di media sosial.  

Namun, isu terkini ini membuat saya terkejut. Dan cukup banyak orang mulai bertanya apakah mungkin untuk melakukan donasi dengan rekening pribadi karena dapat merusak reputasi umat Islam secara umum di masyarakat Korea.

Ini tentang AMANAH.

Saya dengan tulus berdoa untuk umat kita, namun hati-hati.

Dan siapapun TIDAK perlu membujuk atau mencoba membuktikan sesuatu KEPADA SAYA, TAPI KEPADA PARA DONATUR YANG TULUS LAINNYA. Saya bukan Tuhan dan saya tidak bisa menghakimi orang lain.” Terang wanita dengan 3,6 juta followers di Instagram itu.

Ayana Moon kemudian kembali mengingatkan tentang hak donatur tentang rincian penggunaan uang donasi.

“Namun, DONATUR mempunyai hak untuk mengetahuinya .Berapa luas tanahnya, berapa banyak uang yang dikumpulkan, berapa banyak yang akan digunakan, dan bagaimana dengan sisa uangnya? Apakah Anda akan mengirimnya kembali ke para donatur?

Jangan membaginya kepada saya tetapi kepada donatur Anda. TIAP. SEN.NYA.

Setiap donasi biasa memiliki sasaran yang dituju (jumlah uang). Sasarannya tidak bisa UNLIMITED. Kami juga harus memikirkan bagaimana kami dapat menangani sisa uangnya. Semoga semuanya baik-baik saja dan lancar, Amin,” tutup Ayana.

Di sisi lain, Daud Kim belum mengunggah rincian penggunaan uang donasi dengan alasan sedang berada di Indonesia dan belum bisa mengurusnya saat ini.

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan