Solois HOLLAND Curi Perhatian, Setelah Berikan Komentar Seputar Keadaan Industri Musik KPop dan Budaya Idol di Korea Saat Ini!

Merasa sedih dengan keadaan industri musik KPop dan budaya idol di Korea saat ini, solois HOLLAND unggah postingan yang berisi kritikan.
KPOPCHART.NET - Melihat popularitas musik KPop dan banyaknya idol dari Korea yang semakin berkembang secara global, membuat solois HOLLAND berkomentar.
Melalui akun X (Twitter) @HOLLAND_vvv, solois HOLLAND mencurahkan rasa sedihnya terhadap keadaan industri musik KPop dan budaya idol di Korea saat ini.
Pada postingan pertama, solois HOLLAND menuliskan, "Banyak artis yang berakar pada musik R&B, jazz, dan elektronik menjual lagu kepada artis KPop untuk mencari nafkah atau mencari pekerjaan lain untuk mendapatkan uang dan berinvestasi dalam musik mereka sendiri.
Saya melakukan hal yang sama. Dan banyak artis yang menyerah untuk membuat musiknya sendiri", ungkapnya.
Berlanjut pada postingan kedua yang berisi, "Dunia musik di Korea, bersama dengan artis solo, berada dalam krisis dan transisi.
Sebagian besar investor dan agensi sibuk memproduksi idola KPop, sementara sebagian besar pengiklan memprioritaskan jumlah dan uang daripada citra merek dengan memesan idola Kpop.
Meskipun hal ini dianggap wajar, sebagai seseorang di industri ini, saya merasa hal ini menyedihkan", jelasnya.
Kemudian pada postingan terakhir HOLLLAND menuliskan "Jarang sekali agensi KPop memberikan kesempatan kepada idola untuk berkembang sebagai artis.
Semua orang hanya mengikuti tren, meniru musik populer dari luar negeri, dan hanya fokus menghasilkan uang dengan menciptakan emosi fanatik yang mirip dengan hubungan pseudo-romantis. Sungguh menyedihkan", ungkapnya di akhir postingan.
Sontak saja, postingan yang diunggah HOLLAND membuat penggemar KPop terbagi menjadi dua kubu.
Sebagian dari penggemar KPop, ada yang menyetujui pemikiran HOLLAND dan sebagian lagi tidak setuju dengan hal tersebut.
Sementara itu, HOLLAND merupakan idol gay pertama di Korea Selatan yang berhasil debut sebagai solois pada tahun 2018.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.