Waduh! Jungkook BTS Dituduh Lakukan Pemalsuan Streaming Spotify dan iTunes, Perbuatan Fans Atau Agensi?

Fans China dituduh lakukan pemalsuan streaming lagu Seven, Jungkook BTS. HYBE pun diduga buat metode inflasi streaming di Spotify dan iTunes
KPOPCHART.NET - Jungkook BTS baru-baru ini mendapat tuduhan pemalsuan angka streaming di Spotify dan penjualan lagunya di iTunes.
Tak dapat dipungkiri bahwa kesuksesan lagu terbarunya "Seven" dari album "Golden" sangat luar biasa, baik di chart musik domestik maupun pasar global.
Namun, kesuksesan ini malah mendapat keraguan usai penggemar China Jungkook BTS diduga membuat streaming palsu di AS dengan menggunakan VPN dan kampanye pembelian massal.
Beberapa penggemar Jungkook yang lainpun membela mereka dengan mengklaim bahwa lagu “Seven” telah menjadi viral di berbagai sosial media, khususnya TikTok.
“Lagu-lagu Jungkook diputar di setiap toko, klub, variety show, turnamen olahraga, konser orang lain di seluruh dunia, di-cover oleh beberapa idol di acara penghargaan," bela seorang penggemar.
"Bahkan lagu-lagu Jungkook sering disebut oleh para idol, aktor dan atlet setiap hari. Pasti susah jadi antis atau pembencinya di dunia ini, lmao,” lanjutnya.
Namun, tuduhan pemalsuan streaming Spotify dan iTunes untuk Jungkook tidak hanya berhenti di perbuatan penggemar saja.
Pasalnya, muncul dugaan agensi Jungkook, Bighit Entertainment dan labelnya, HYBE telah melakukan 'metode inflasi' di platform streaming tersebut.
HYBE dituduh sengaja merilis banyak versi, remix, dan cover lagu "Seven" milik Jungkook dalam jumlah berlebihan.
Baca Juga: Selalu Tak Tertebak! Jungkook BTS Menyukai Video Cover AI Lagu Dirinya Sendiri
Hingga saat ini, lagu "Seven" terdapat 5 versi di iTunes, 5 versi di Amazon, 5 versi di Qobuz, 5 versi di 7digital, 8 versi di Apple Music, dan 9 versi di Spotify.
Metode inflasi berlebihan ini diduga mempermudah 'streaming farms' untuk mengeksploitasi playlist dan meningkatkan streaming.
Selain itu, beberapa versi yang sama juga telah dirilis pada kedua platform Spotify dan Apple Music sekaligus, dinilai belum pernah terjadi sebelumnya.
Rilisan yang sama itu membuat maknae BTS itu terus bertengger di tangga lagu global dengan jumlah yang meningkat.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.