Punya Gangguan Panik, Peran Jung Ye Eun di Age of Youth 2 Beri Tips Hilangkan Trauma dalam Adegan di Dramanya

Peran Jung Ye Eun di Age of Youth 2 yang mengidap gangguan panik karena trauma, berikut caranya menyembuhkan dirinya selain dari psikiater.
KPOPCHART.NET – Age of Youth merupakan drama Korea yang memiliki 2 season yang rilis pada tahun 2016 dan 2017.
Di season 1, salah satu pemainnya yang bernama Jung Ye Eun (Han Seung Yeon) memiliki karakter ceria karena memiliki kekasih yang tampan.
Namun, di season 2 Ye Eun mengidap gangguan panik karena trauma dari sang mantan kekasihnya di season 1 yang ternyata selain tampan, juga tempramental, cemburuan, dan tak pernah menghargai Ye Eun.
Baca Juga: Age of Youth 2 : Kelanjutan Masalah Hidup 5 Gadis Indekos dengan Teror Balas Dendam yang Mengerikan
Di samping itu, Ye Eun seringkali mendapatkan pesan teror yang menyebut bahwa Ye Eun itu murahan dan tidak pantas hidup.
Hal ini mengharuskan Ye Eun melakukan pemulihan mental dengan rajin ke psikiater untuk menyembuhkan gangguan panik.
Selain lewat psikiater, inilah yang membuat Ye Eun sembuh dari gangguan panik dan traumanya:
Baca Juga: Drama 'Age of Youth' Bersiap Garap Season Kedua, Netizen Minta Hwayoung Keluar
1. Yakin bahwa semuanya akan baik-baik saja
Hadapi semuanya dengan yakin dan berusahalah untuk melawan rasa takutmu.
Itulah yang dilakukan Ye Eun di episode 3 ketika dirinya kembali masuk kuliah setelah cuti cukup lama karena fokus pemulihan.
2. Ajak teman ke luar bersama agar merasa terlindungi
Jika kalian masih merasa takut ke luar rumah atau indekos sendirian, ajaklah temanmu agar merasa terlindungi, ini akan membuatmu terhindar dari tubuh yang sering gemetaran akibat efek dari gangguan panik.
Baca Juga: Ditawari Peran di 'Age of Youth 2', Park Hye Soo Lebih Pilih Main Film Bersama D.O EXO?
Seperti yang dilakukan Ye Eun di episode 2 saat ia harus mengantar paket ke toserba, ia diantar oleh Eun Jae karena masih takut pergi sendirian.
3. Boleh bersedih, asal jangan berlarut-larut
Di episode 9, terkuak siapa pelaku pengirim pesan teror tersebut, yang membuat Ye Eun tak menyangka dan bersedih hingga kecewa.
Rasa sedih itu berlarut-larut hingga membuat dirinya tidak nafsu makan dan jadi pemurung untuk waktu yang lama.
Namun, itu semua tak terjadi kala Yi Na mampir ke indekos dan membelikan teman-temannya es krim yang membuat Ye Eun kembali tersenyum.
Intinya, kita boleh bersedih akan sesuatu, tapi jangan berlarut-larut.
4. Buka hati untuk orang baru
Ye Eun yang memiliki trauma pada pria, semakin lama, semakin sembuh setelah bertemu dengan seseorang di kampusnya.
Seorang mahasiswa jurusan teknik yang ternyata memiliki masa lalu yang sepahit Ye Eun.
Meski pada awalnya Ye Eun takut pada pria ini, ia semakin menyadari bahwa pria ini baik hingga akhirnya bersedia menyembuhkan luka di hati dan mental Ye Eun.
Jadi, jangan terlalu takut untuk buka hati kepada orang baru.
5. Siapkan senjata kecil
Pergi kemana-mana sendiri juga tidak menjamin akan aman.
Siapkan senjata-senjata kecil seperti semprotan air cabe, alat setrum, dll.
Di episode 7, teman Ye Eun yang dari jurusan teknik memberikan alat setrum buatannya kepada Ye Eun untuk berjaga-jaga.
Dan benar saja, Ye Eun gunakan alat itu untuk melawan rampok yang merampok kosnya.
6. Jauhi orang-orang toxic
Orang-orang toxic Ye Eun tidak hanya sang mantan kekasih, melainkan orangtuanya.
Orangtuanya mengharuskan Ye Eun menjaga pola makannya agar berat badannya tidak bertambah, bahkan jika berat badannya naik sedikitpun, Ye Eun terbiasa langsung berolahraga untuk menurunkannya kembali.
Semua itu Ye Eun mulai hentikan meski mendapat risiko dijauhi orangtuanya.
Faktanya, meninggalkan semua itu membuat Ye Eun lebih mencintai dirinya sendiri apa adanya dan menganggap orangtuanya hanya butuh waktu agar bisa kembali menerimanya.
Jadi, intinya gangguan panik atau kecemasan dapat diatasi juga dari pikiran dan hati kita.
Semakin positif pikiran kita dalam menjalani hidup, semakin kecil pula kemungkinan penyakit itu datang lagi.
Bagaimana cukup membantu, kan? Jangan lupa untuk tonton dramanya dari season 1!






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.